Arti Studi Literatur dan Ciri-cirinya sebagai Teknik Pengumpulan Data

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada beragam teknik yang bisa digunakan untuk mengumpulkan data dalam suatu penelitian. Salah satunya adalah studi literatur. Sebelum menggunakannya, arti studi literatur perlu dipahami terlebih dahulu.
Selain artinya, ciri-ciri teknik tersebut juga perlu diketahui. Dengan demikian, teknik ini bisa dibedakan dengan teknik lainnya dengan mudah.
Arti Studi Literatur sebagai Teknik Pengumpulan Data
Menurut buku Metodologi Penelitian Ekonomi dan Bisnis Islam, Azharsyah Ibrahim (2023: 197), Nasir menjelaskan bahwa arti studi literatur adalah sebagai berikut
Teknik pengumpulan data dengan mengadakan studi atau telaah terhadap berbagai literatur, seperti buku, dokumenter, catatan-catatan, dan laporan-laporan yang ada hubungannya dengan masalah yang akan dipecahkan.
Dengan teknik ini, penelitian akan mempunyai ulasan sistematis tentang kajian literatur serta hasil penelitian sebelumnya yang masih berkaitan dengannya. Tujuannya antara lain sebagai berikut:
Memperoleh informasi tentang beragam aspek dari suatu masalah yang sudah diteliti sebelumnya
Meelaah beragam teori dasar yang relevan dengan masalah terkait
Mencari beragam informasi yang relevan dengan masalah terkait
Menelaah berbagai hasil penelitian yang berkaitan dan sudah dilakukan sebelumnya
Ciri-Ciri Studi Literatur
Ada beragam ciri-ciri yang membedakan studi literatur dengan teknik pengumpulan data lainnya. Berikut ciri-ciri tersebut.
1. Tak Dibatasi Ruang serta Waktu
Peneliti akan menggunakan informasi statis sehingga penelitiannya tidak dibatasi ruang dan waktu. Maksudnya, data yang digunakan telah tersimpan dalam bentuk suatu dokumen sehingga informasinya akan selalu tetap.
2. Berupa Teks
Data yang digunakan peneliti akan berupa angka atau teks karena berasal dari sumber literatur, bukan pengetahuan dari suatu peristwa di lapangan.
3. Biasanya Berasal dari Sumber Sekunder
Data yang diambil oleh peneliti biasanya berasal dari sumber sekunder atau tangan kedua. Dengan kata lain, datanya tidak orisinil dari tangan pertama yang mengalami kejadian langsung di lapangan.
4. Siap Pakai
Peneliti akan menggunakan data-data yang sudah siap dipakai dan tidak perlu ke mana-mana. Jadi, peneliti hanya butuh menelaah sumber-sumber literatur yang digunakan.
Baca juga: Penjelasan Metode Pengumpulan Data dalam Membuat Penelitian
Jari, arti studi literatur adalah teknik pengumpulan data yang menggunakan beragam literatur. Misalnya adalah buku hingga laporan berkaitan dengan masalah yang diteliti. (LOV)
