Arti Warna Biru pada Bendera ASEAN dan Sejarahnya

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jika mengamati bendera ASEAN, setiap lambang dan warna biru pada bendera ASEAN memiliki arti.
ASEAN sendiri merupakan tempat perkumpulan bangsa-bangsa di daerah Asia Tenggara. ASEAN lahir pada tanggal 8 Agustus 1967, diinisiasi oleh lima pemimpin Menteri Luar Negeri dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura dan Thailand.
Simak penjelasan selengkapnya mengenai bendera ASEAN berikut ini.
Arti Warna dan Lambang Bendera ASEAN
Logo ASEAN terdiri dari 10 batang padi yang merepresentasikan 10 anggota ASEAN, yakni Indonesia (8 Agustus 1967); Malaysia (8 Agustus 1967); Singapura (8 Agustus 1967); Thailand (8 Agustus 1967); Filipina (8 Agustus 1967); Brunei Darussalam (8 Januari 1984); Vietnam (28 Juli 1995); Lao PDR (23 Juli 1997); Myanmar (23 Juli 1997); dan Kamboja (30 April 1999).
Pada intinya, logo pada bendera ASEAN melambangkan ASEAN yang stabil, damai, bersatu dan dinamis. Berikut penjelasan lebih detailnya mengenai arti warna dan lambang bendera ASEAN
Warna biru melambangkan perdamaian dan stabilitas. Warna ini digambarkan sebagai lingkaran dan kata ASEAN pada logo.
Warna merah melambangkan keberanian serta dinamika yang membentuk semangat perjuangan mencapai satu visi dan misi. Merah menjadi warna dasar dalam lambang ASEAN.
Warna kuning melambangkan kemakmuran dan kesejahteraan diwakili oleh warna kuning yang terdapat pada bentuk padi.
Warna putih melambangkan kesucian dan memiliki bentuk lingkaran yang melengkapi setiap bentuk lambang yang lain.
Lingkaran melambangkan kesatuan ASEAN.
Ikatan rumpun padi melambangkan harapan pada tokoh pendiri ASEAN agar asosiasi tersebut secara bersama-sama terikat dalam persahabatan dan kesetiakawanan sosial.
Baca Juga: Sejarah dan Makna Bendera Sang Merah Putih
Sejarah Logo ASEAN
ASEAN lahir melalui penandatanganan Deklarasi Bangkok di Thailand. Lima negara pendiri ASEAN adalah: Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, dan Filipina.
Menyusul berikutnya sebagai anggota ASEAN adalah Brunei Darussalam (1984), Vietnam (1995), Laos dan Myanmar (1997), dan Kamboja (1998).
Saat awal didirikan, ASEAN belum memiliki lambang bendera. Namun seiring berjalannya waktu, ASEAN akhirnya memiliki logo enam batang padi yang melambangkan lima anggota pendiri, dan kata ASEAN ditulis di bawah bendera tersebut.
Latar belakang logonya berwarna putih, batas lingkaran dengan tulisan ASEAN berwarna cyan, dan lingkaran berwarna kuning cerah. Tangkainya berwarna kecoklatan keemasan.
Logo tersebut melambangkan solidaritas ASEAN dan komitmennya untuk bekerja sama demi aspirasi dan kesejahteraan rakyatnya. Hal ini juga menggambarkan kepatuhan ASEAN terhadap konsep perdamaian dan stabilitas regional dalam konteks global.
Namun, logo pertama itu hanya bertahan selama 23 tahun, sejak 1971 hingga 23 Juli 1994. Kemudian ASEAN mengubah logonya dengan memperlihatkan bendera biru, enam batang padi, namun tanpa tulisan ASEAN di bawahnya. Eksistensi logo ASEAN ini hanya bertahan sekitar tiga tahun, yaitu dari 23 Juli 1994 hingga 31 Mei 1997.
Akhirnya, pada 31 Mei 1997 dibuatlah logo baru yang sampai saat ini masih digunakan.
(DEL)
