Arti Warna Helm Proyek dan Jenis-jenis APD dalam Pekerjaan

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apakah kamu tahu arti warna helm proyek itu apa? Yap, warna pada helm proyek memang mengandung makna. Jadi, kamu harus tahu agar lebih paham tugas dan urutan komando para pekerja proyek.
Secara umum, ada delapan warna helm proyek yang biasanya ditemukan. Yuk, simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.
Apa Makna Warna Helm Proyek?
Berikut jenis dan arti warna helm proyek yang harus kamu ketahui.
1. Kuning
Warna helm proyek kuning berarti penggunanya merupakan pekerja umum atau subkontraktor. Warna kuning yang mencolok akan membuat mereka mudah terlihat apabila ada kendaraan yang berlalu-lalang di area proyek.
2. Oranye
Warna helm proyek oranye artinya orang tersebut merupakan tamu perusahan yang ingin mengontrol atau memeriksa proses pembangunan yang sedang berlangsung.
3. Biru
Helm proyek berwarna biru biasanya dipakai oleh supervisor lapangan, pekerja yang berhubungan dengan kelistrikan, operator teknis atau pengawas di kawasan proyek.
4. Hijau
Helm proyek berwarna hijau biasanya digunakan oleh orang-orang yang berhubungan lingkungan seperti peneliti lingkungan atau pengawas lingkungan terhadap area yang dibangun.
5. Merah
Helm proyek berwarna merah identik dengan orang yang menduduki posisi sebagai safety officer atau pengawas sistem pengaman di kawasan proyek.
6. Merah Muda
Helm proyek berwarna warna merah sebenarnya sangat jarang ditemui. Jenis helm proyek ini biasanya dikhususkan untuk anak-anak magang dari akademisi sebuah perguruan tinggi atau lainnya. Mereka ditugaskan untuk melihat dan mencatat proses pembangunan sebagai media pembelajaran.
7. Putih
Helm proyek berwarna putih umumnya digunakan oleh orang-orang dengan jabatan tinggi di kawasan konstruksi seperti manajer, insinyur, dan mandor.
8. Cokelat
Helm proyek berwarna cokelat identik dengan para pekerja yang terlibat dalam pekerjaan berkaitan dengan panas seperti pengelasan atau pekerja lainnya yang berhubungan langsung dengan panas tinggi.
Fungsi Helm Proyek dan Jenis APD Lainnya
Selain menunjukkan pekerjaannya berdasarkan warna, helm proyek juga berfungsi untuk menjaga keselamatan pekerja proyek. Perkara keselamatan kerja diatur dalam Undang-undang Ketenagakerjaan tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja atau K3.
Salah satu peraturan keselamatan kerja adalah menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang sesuai dengan standardisasi.
APD merupakan suatu alat yang mempunyai kemampuan untuk melindungi seseorang yang fungsinya mengisolasi sebagian atau seluruh tubuh dari potensi bahaya di tempat kerja.
Baca Juga: 2.600 Ton Limbah Medis Mengancam Dunia, WHO Minta Penggunaan APD Lebih Bijak
Nah, helm proyek merupakan salah satu APD. Selain helm proyek, berikut beberapa jenis APD lainnya.
Pelindung Kepala, termasuk helm proyek (safety helmet), topi, tudung kepala, penutup atau pengaman rambut, dan lain sebagainya.
Pelindung Wajah, seperti kacamata pengaman (spectacles), face shield, googles, masker selam, dan tameng muka lengkap dengan kacamata pengaman yang menjadi satu (full face masker).
Pelindung Telinga, seperti penutup telinga atau ear muff, penyumbat telinga atau ear plug, dan alat lainnya yang melindungi telinga dari suara bising dan tekanan tinggi.
Pelindung Saluran Pernapasan, seperti masker, respirator, dan katiri. Ada juga canister, airline respirator, rebreather, tangki selam, Self-Contained Breathing Apparatus (SCBA), dan juga emergency breathing apparatus.
Pelindung Tangan, seperti sarung tangan yang dibuat dengan bahan kain, kanvas, karet, kulit, dan juga dari logam.
Pelindung Kaki, seperti sepatu keselamatan yang dikenakan untuk pekerjaan peleburan, pengecoran logam, dan sejenisnya.
Pakaian Pelindung, yakni pakaian pelindung yang bisa berupa romi (vest), jaket, celemek (Apron/Coveralls), dan lainnya.
Alat Pengaman di Ketinggian, seperti tali pengaman (safety rope), sabuk pengaman (harness), tali koneksi (lanyard), karabiner. Alat penjepit tali (rope clamp), alat penahan jatuh (mobile fall arrester), dan alat penurun (descender), juga termasuk ke dalam alat pelindung jatuh perorangan.
Pelampung, seperti jaket keselamatan (life jacket), rompi keselamatan (life vest). Selain itu untuk mengatur keterapungan ada alat yang disebut buoyancy control device.
Nah, itulah penjelasan mengenai arti warna helm proyek dan jenis APD lainnya dalam proyek. Semoga membantu, ya!
(DEL)
Frequently Asked Question Section
Apa contoh APD Pelindung Wajah?

Apa contoh APD Pelindung Wajah?
Pelindung Wajah, seperti kacamata pengaman (spectacles), face shield, googles, masker selam, dan tameng muka lengkap dengan kacamata pengaman yang menjadi satu (full face masker).
Apa contoh APD Pelindung Telinga?

Apa contoh APD Pelindung Telinga?
Pelindung Telinga, seperti penutup telinga atau ear muff, penyumbat telinga atau ear plug, dan alat lainnya yang melindungi telinga dari suara bising dan tekanan tinggi.
Apa contoh APD Pelindung Saluran Pernapasan?

Apa contoh APD Pelindung Saluran Pernapasan?
Pelindung Saluran Pernapasan, seperti masker, respirator, dan katiri. Ada juga canister, airline respirator, rebreather, tangki selam, Self-Contained Breathing Apparatus (SCBA), dan juga emergency breathing apparatus.
