Konten dari Pengguna

Majas Hiperbola: Pengertian, Ciri, dan Contoh Kalimat dalam Bahasa Indonesia

Pengertian dan Istilah

Pengertian dan Istilah

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk Majas Hiperbola adalah. Sumber: Unsplash/Freestocks
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk Majas Hiperbola adalah. Sumber: Unsplash/Freestocks

Terdapat sejumlah majas dalam bahasa Indonesia yang harus dipelajari, salah satunya adalah majas hiperbola. Majas hiperbola adalah gaya bahasa yang menggambarkan sesuatu dengan berlebihan.

Ada beberapa ciri majas hiperbola yang membedakannya dengan jenis majas lainnya. Majas ini akan lebih mudah untuk dipahami dengan mempelajari contoh penggunaannya dalam kalimat.

Majas Hiperbola adalah Gaya Bahasa yang Menggambarkan Sesuatu dengan Berlebihan

Ilustrasi untuk Majas Hiperbola adalah. Sumber: Unsplash/Michal Parzuchowski

Mengutip dari Think Smart Bahasa Indonesia untuk Kelas X SMA/MA, Kusmayadi (2008:79), majas merupakan bahasa kias, bahasa indah yang digunakan untuk meninggikan dan meningkatkan efek dengan memperkenalkan dan membandingkan suatu benda atau hal dengan benda atau hal lain yang lebih umum.

Majas dibagi menjadi beberapa jenis, salah satunya adalah majas hiperbola. Pengertian majas hiperbola adalah majas yang melebih-lebihkan apa yang sebenarnya dimaksudkan, baik jumlah, ukuran, atau sifatnya. Majas ini digunakan untuk mendapatkan perhatian lebih dari pembaca.

Terdapat beberapa ciri majas hiperbola yang membedakannya dengan jenis majas lainnya. Berikut adalah ciri-cirinya.

  • Menggunakan kiasan yang mengandung kata, frasa, atau kalimat yang berlebihan.

  • Kata, frasa, atau kalimat yang digunakan bukan merupakan arti sebenarnya.

  • Pernyataan yang disebut melebihi kenyataan yang ada.

  • Berisi pertentangan.

  • Bahasa dalam majas ini sifatnya dramatis.

Agar lebih mudah dipahami, perhatikan contoh majas hiperbola berikut.

  1. Doa seorang ibu tidak akan terputus hingga ke ujung dunia.

  2. Model tersebut memiliki senyum secerah Matahari.

  3. Saya sudah memberitahunya seratus kali, namun tetap tidak didengarkan.

  4. Kata-kata gadis itu membuat hati sang pria hancur berkeping-keping.

Fungsi Majas Hiperbola

Ilustrasi untuk Majas Hiperbola adalah. Sumber: Unsplash/Blaz Photo

Majas hiperbola digunakan untuk tujuan-tujuan tertentu. Berikut ini beberapa fungsi majas hiperbola yang perlu dipahami.

1. Memberikan Kesan Dramatis

Majas hiperbola dalam suatu karya sastra dibutuhkan untuk memberi kesan mendalam dan dramatis. Dengan demikian, tulisan atau karya sastra tersebut lebih diperhatikan dari pembaca atau pendengar.

2. Memberikan Penekanan Emosi

Fungsi majas hiperbola berikutnya adalah majas ini dapat memberikan tekanan emosi dengan kalimat yang tersusun dari kata-kata tertentu. Jika pemilihan kata dilakukan dengan benar, pembaca atau pendengar bisa larut dalam imajinasi mereka karena kata-kata itu.

3. Membentuk Kalimat Indah

Meskipun memberikan kesan melebih-lebihkan, majas hiperbola terdiri dari kata-kata yang dapat membentuk suatu kalimat yang indah. Hal ini tentunya akan berpengaruh pada ketertarikan pendengar atau pembaca.

Baca juga: Pengertian Teks Hikayat dan Ciri-cirinya dalam Karya Sastra

Jadi, pengertian majas hiperbola adalah gaya bahasa yang menggambarkan sesuatu dengan berlebihan. Majas ini digunakan untuk beberapa tujuan tertentu seperti memberikan kesan dramatis dan lainnya. (KRIS)