Pengertian Bahan Pangan Hasil Samping Buah dan Produknya

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian bahan pangan hasil samping buah adalah produk makanan yang dihasilkan dari bagian-bagian buah yang sering kali diabaikan atau dianggap sisa produksi.
Padahal, bahan pangan ini memiliki nilai gizi yang tinggi dan dapat memberikan manfaat kesehatan yang signifikan. Selain itu, bahan pangan ini dapat diolah menjadi berbagai produk yang memiliki nilai tinggi dan dapat membantu mengurangi limbah produksi buah. Untuk lebih memahaminya, berikut penjelasan singkatnya.
Pengertian Bahan Pangan Hasil Samping Buah
Mengutip dari berbagai sumber, bahan pangan hasil samping buah adalah produk yang dihasilkan dari bagian-bagian buah yang tidak dimanfaatkan secara langsung untuk konsumsi manusia.
Hal ini mencakup bagian-bagian seperti kulit, biji, pelepah, atau bagian lain yang sering kali dianggap sisa produksi buah. Pengolahan ulang bagian-bagian ini dapat menghasilkan produk bahan pangan yang bernilai.
Dalam pengolahan bahan pangan hasil samping buah, perlu dilakukan proses pemisahan, pengeringan, dan penggilingan untuk menghasilkan bahan pangan yang siap digunakan.
Contoh penggunaan bagian-bagian tersebut dapat meliputi kulit jeruk yang diolah menjadi minyak esensial, biji-biji dari beberapa buah yang diubah menjadi tepung kaya serat, atau bahkan pelepah pisang yang digunakan sebagai bahan anyaman atau pengemas alami.
Contoh Bahan Pangan Hasil Samping Buah
Beberapa contoh bahan pangan hasil samping buah yang dapat diolah menjadi produk makanan yang bernilai gizi tinggi antara lain:
1. Serat Buah
Serat buah merupakan bahan pangan hasil samping buah yang kaya akan serat dan nutrisi. Serat buah dapat diolah menjadi berbagai produk makanan seperti roti, kue, dan snack yang sehat dan bernilai gizi tinggi
2. Minyak Biji Buah
Minyak biji buah seperti minyak kelapa, minyak sawit, dan minyak biji anggur dapat diolah menjadi berbagai produk makanan seperti margarin, mentega, dan minyak goreng.
Minyak biji buah mengandung asam lemak tak jenuh tunggal dan ganda yang baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah.
3. Pulp Buah
Pulp buah seperti pulp jeruk, apel, dan mangga dapat diolah menjadi berbagai produk makanan seperti selai, saus, dan minuman. Pulp buah mengandung serat, vitamin, dan mineral yang baik untuk kesehatan tubuh.
4. Kulit Buah
Kulit buah seperti kulit jeruk, kulit manggis, dan kulit apel dapat diolah menjadi berbagai produk makanan seperti teh, rempah-rempah, dan bumbu masak. Kulit buah mengandung senyawa antioksidan dan nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh.
Selain diolah menjadi makanan, bahan pangan hasil samping buah juga bisa diolah menjadi produk yang bernilai tinggi, seperti:
Minyak esensial: kulit jeruk, lemon, atau jeruk nipis dapat diolah menjadi minyak esensial yang memiliki aroma dan manfaat kesehatan. Minyak ini sering digunakan dalam aromaterapi, pengobatan alami, atau sebagai bahan tambahan dalam produk perawatan tubuh.
Kompos atau pupuk organik: Sisa-sisa buah yang tidak dapat dimakan, seperti kulit atau bagian dalam yang tidak termanfaatkan, dapat diolah menjadi kompos atau pupuk organik yang bermanfaat untuk pertanian dan tanaman.
Anyaman atau kerajinan tangan: Beberapa bagian buah yang lebih keras atau fleksibel, seperti pelepah pisang atau batang tanaman buah tertentu, dapat dijadikan bahan anyaman atau kerajinan tangan yang unik dan ramah lingkungan.
(IR)
Baca juga: 5 Contoh Buah Non Klimaterik dan Buah Klimaterik
