Konten dari Pengguna

Pengertian Bahan Tekstil dan Jenis-jenisnya

Pengertian dan Istilah

Pengertian dan Istilah

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian Bahan Tekstil. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Pengertian Bahan Tekstil. Foto: Unsplash

Kata tekstil merupakan serapan dari bahasa Inggris, yakni textile yang diketahui berasal dari bahasa Latin texere yang artinya lembaran. Lantas, apa pengertian bahan tekstil?

Sementara itu, istilah bahasa Indonesia lama dari kain adalah sesuatu yang dipakai atau pakaian dan menjadi kata kain.

Apa Itu Bahan Tekstil?

Apa Itu Bahan Tekstil. Foto: Unsplash

Pengertian bahan tekstil adalah suatu bahan yang didapat dari serat lalu diolah menjadi benang serta kain. Kain tersebut dijadikan bahan dasar dalam pembuatan berbagai kerajinan termasuk dengan busana.

Terdapat perbedaan arti antara tekstil dan kain. Tekstil bisa dipakai untuk menyebut bahan apa pun dari benang, sedangkan kain adalah hasil jadi yang biasa kita pakai.

Selain itu, tekstil juga dapat diartikan material lembaran fleksibel yang terbuat dari benang dan hasil pemintalan serat pendek (stapel) atau serat berkesinambungan (filamen) yang ditenun, dirajut, atau dengan penyatuan serat bentuk lembaran, dengan atau tanpa bahan perekat yang dipres (non-woven fabrics).

Baca Juga: Jenis, Kelebihan, dan Sifat Wol sebagai Salah Satu Benang Tekstil

Penggolongan Bahan Tekstil Berdasarkan Fungsi

Penggolongan Bahan Tekstil Berdasarkan Fungsi. Foto: Unsplash

Mengutip dari buku Memilih dan Memelihara Bahan Tekstil yang ditulis Zulkifli, tekstil digolongkan berdasarkan fungsinya sebagai berikut.

  • Apparel textile (keperluan busana), yakni untuk celana, kemeja, pakaian dalam, sepatu, kaus kaki, pakaian harian, dan sebagainya.

  • Military textile (keperluan militer), seperti untuk pakaian tempur, parasut, tenda, sampai ransel.

  • Hospitality textile (keperluan medis), seperti untuk pakaian dokter/perawat, perban, baju pasien, sampai perlengkapan rawat pasien.

  • Industrial textile (keperluan industri), yakni untuk belt, kemasan produk, tali, conveyor, hingga pakaian kerja sesuai profesi, seperti montir atau operator mesin.

  • Sport wear and sport textile (keperluan olahraga), seperti untuk pakaian olahraga yang punya berbagai desain dan spesifikasi berbeda, misalnya pada sepak bola, tenis, sampai renang. Adapun keperluan lainnya mencakup net pingpong dan layar.

  • Keperluan penyangga struktur tanah memakai geotextile, yakni sejenis serat poliester dengan pembuatan khusus.

Jenis Bahan Tekstil

Jenis Bahan Tekstil. Foto: Unsplash

Mengutip modul Pengantar Ilmu Tekstil karya Muh. Zyahri, ST, secara umum serat tekstil dapat digolongkan ke dalam serat alam, serat buatan, dan serat campuran.

1. Serat Alam

Serat alam adalah serat yang diperoleh dari alam, yaitu tumbuhan dan hewan. Bahan serat tumbuhan terdiri dari serat dari batang, buah, daun, dan biji. Serat-serat tumbuhan tersebut dikenal juga dengan istilah serat selulosa.

Contoh jenis serat tumbuhan adalah serat flax (linen), jute, henep, rami, serat sabut kelapa, serat abaca (manila), sisal, henequen, dan serat kapas.

Sementara serat hewan terdiri dari rambut, bulu kulit, dan serat dari kepompong. Serat-serat binatang disebut serat protein. Contoh jenis serat binatang adalah serat dari unta, alpaca, kashmir, mohair, serat wol, dan serat sutera.

2. Serat Buatan

Serat buatan terbagi menjadi serat setengah buatan dan serat tekstil buatan (sintetis). Serat setengah buatan adalah segala sesuatu yang asli dari selulosa serat tekstil buatan.

Serat tekstil buatan (sintetis) merupakan jenis serat yang keseluruhannya dibuat dari bahan kimia. Serat tekstil buatan memiliki sifat mudah terlipat atau melekuk (termoplastik).

Contoh jenis serat buatan sintetis, yaitu serat akrilik, serat rayon, polyester, nilon, brinilon, enkalon, dan lain-lain.

3. Serat Campuran

Serat campuran adalah hasil kombinasi berbagai bahan serat yang berbeda. Sebagian besar tekstil yang banyak digunakan merupakan hasil pencampuran, sehingga dapat menghasilkan jenis dan kualitas bahan tertentu yang diinginkan. Contoh dari serat jenis campuran adalah campuran dari katun, dan polyester.

Itulah penjelasan mengenai bahan tekstil. Semoga pemaparan di atas dapat bermanfaat, ya!

(DEL)

Frequently Asked Question Section

Apa contoh serat tekstil dari tumbuhan?
chevron-down

Contoh jenis serat tumbuhan adalah serat flax (linen), jute, henep, rami, serat sabut kelapa, serat abaca (manila), sisal, henequen, dan serat kapas.

Apa contoh serat tekstil dari binatang?
chevron-down

Contoh jenis serat binatang adalah serat dari unta, alpaca, kashmir, mohair, serat wol, dan serat sutera.

Apa contoh serat campuran?
chevron-down

Contoh dari serat jenis campuran adalah campuran dari katun, dan polyester.