Konten dari Pengguna

Pengertian Dinamisme dan Contohnya

Pengertian dan Istilah

Pengertian dan Istilah

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian Dinamisme. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Pengertian Dinamisme. Foto: Unsplash

Pengertian dinamisme menurut KBBI adalah kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuatan yang dapat mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan manusia dalam usaha mempertahankan hidup.

Di zaman pra-sejarah, banyak orang yang menggantungkan hidupnya pada benda-benda yang mereka yakini memiliki kekuatan, misalnya api, batu, air, pohon, dan lain-lain. Nah, itu semua termasuk dinamisme.

Memahami Arti Dinamisme

Memahami Arti Dinamisme. Foto: Unsplash

Dikutip dari publikasi studi Kepercayaan Animisme dan Dinamisme dalam Masyarakat Islam Aceh oleh Ridwan Hasan dari STAIN Malikussaleh, istilah dinamisme diambil dari bahasa Yunani, yaitu dunamos yang berarti kekuatan.

Kata tersebut kemudian diserap ke dalam bahasa Inggris menjadi dynamic yang berarti kekuatan, daya, atau khasiat. Jadi, dinamisme adalah kepercayaan terhadap benda-benda di sekitar manusia karena diyakini memiliki kekuatan gaib.

Mengutip situs Encyclopedia, dinamisme dipahami sebagai sebuah teori sejak awal abad ke-20 melalui tulisan-tulisan RR Marett, Konrad T Preuss, dan Marcel Mauss. Munculnya konsep dinamisme dinilai berperan dalam memudarnya kepercayaan animisme pada waktu itu.

Kepercayaan pada benda sama halnya seperti agama, karena bisa memberikan kenyamanan serta rasa aman bagi penganutnya.

Hal tersebut diungkapkan Edward B. Tylor dalam Primitive Culture: Research into the Development of Mythology, Philosophy, Religion, Langguage, Art and Custom (1871), kekuatan dari benda yang disembah ketika masa itu, mampu memberikan rasa nyaman bagi manusia, tepatnya ketika orang tersebut berdekatan atau bersentuhan dengan yang dipercayainya.

Baca Juga: Bagaimana Sistem Kepercayaan pada Masa Perundagian? Ini Sejarahnya

Contoh Dinamisme di Indonesia

Contoh Dinamisme di Indonesia. Foto: pexels

Dinamisme banyak ditemui dalam kehidupan masyarakat Indonesia, terutama di daerah yang masih menjunjung tradisi lama. Berikut beberapa contohnya.

1. Tradisi Bangunan Batu

Pada zaman dulu, keyakinan manusia telah melahirkan tradisi megalitikum. Tradisi ini mendorong manusia mendirikan bangunan-bangunan besar dari batu.

Peradaban megalitikum berkaitan dengan tradisi pemujaan pada roh atau arwah nenek moyang. Batu-batu digunakan sebagai sarana untuk melakukan ritual ungkapan syukur dan persembahan untuk alam.

Bagi manusia pada zaman itu, keberadaan batu-batu tersebut diyakini sebagai bentuk kekuatan alam yang berada melebihi akal dan pikiran manusia.

Salah satu rangkaian batu besar itu bisa kita temukan di sepanjang wilayah Jawa Barat.

2. Ritual Asyeik

Ritual Asyeik adalah tradisi yang terbentuk di masyarakat suku Kerinci, seperti diungkapkan Syafriandi dan kawan-kawan dalam studi Ritual Asyeik: Sebuah Fenomena Budaya Menjadi Estetik Penciptaan Film Dokumenter.

Ritual ini dibentuk sejak zaman purba ketika nenek moyang suku Kerinci menganut animisme dan dinamisme. Ritual ini termasuk dalam tradisi megalitik.

Ritual Asyeik dilakukan dengan tujuan pengobatan atau penyembuhan, media untuk memohon keselamatan dan menghindari marabahaya, meminta keturunan, meminta rezeki, hingga memohon agar hasil panen melimpah.

3. Suku Lore

Di Sulawesi Tengah dapat ditemukan banyak peninggalan sejarah, misalnya pembuatan patung (arca), seni lukis, alat pembuat perunggu, dan seni tari yang dikaitkan dengan acara ritual pemujaan arwah.

Satu di antara suku yang masih menganut kepercayaan dinamisme, yaitu suku Lore yang terletak di Lore Utara. Di wilayah ini, kita akan menemukan lukisan kepala manusia, buaya, dan lain-lain yang menunjukkan berkembangnya kepercayaan dinamisme.

Selain itu, kita akan menemukan patung-patung nenek moyang yang sengaja dibangun untuk pemujaan.

(DEL)