Konten dari Pengguna

Pengertian Firma, Jenis, dan Prosedur Pendiriannya

Pengertian dan Istilah

Pengertian dan Istilah

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian Firma. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Pengertian Firma. Foto: Unsplash

Sering mendengar istilah firma dalam bisnis tapi tak tahu artinya? Dalam artikel ini akan dijelaskan pengertian firma hingga prosedur mendirikan firma.

Kata firma sendiri berasal dari bahasa Belanda, yakni vennootschap onder firma atau VOF. Istilah ini dapat diartikan sebagai sebuah perserikatan dagang antara beberapa perusahaan. Penjelasan lebih lanjutnya di bawah ini, ya.

Apa yang Dimaksud dengan Firma?

Apa yang Dimaksud dengan Firma. Foto: Unsplash

Slagter menjelaskan pengertian firma adalah suatu perjanjian kerjasama antara dua orang atau lebih untuk menjalankan suatu perusahaan di bawah nama bersama.

Tujuannya agar mendapatkan keuntungan atas hak kebendaan bersama, guna mencapai tujuan pihak-pihak di antara mereka mengikatkan diri untuk memasukkan uang, barang, nama baik, hak-hak atau kombinasi daripadanya kedalam persekutuan.

Tak jauh berbeda dengan pendapat di atas, dalam Undang-Undang Hukum Dagang RI juga dijelaskan bahwa firma adalah tiap-tiap perserikatan yang didirikan guna menjalankan suatu perusahaan yang dibawahi oleh satu nama bersama.

Dalam firma, masing-masing anggota persekutuan menyerahkan kekayaan pribadi sesuai yang tercantum dalam akta pendirian perusahaan.

Persekutuan firma merupakan bagian dari persekutuan perdata, maka dasar hukum persekutuan firma terdapat pada Pasal 16 sampai dengan Pasal 35 Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD) dan pasal-pasal lainnya dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata) yang terkait.

Baca Juga: Ciri-ciri Firma dan Fungsinya

Jenis-jenis Firma

Jenis-jenis Firma. Foto: Unsplash

Firma dibagi menjadi beberapa jenis, yakni firma dagang, firma non dagang, firma umum, dan firma terbatas.

1. Firma Dagang

Firma dagang merupakan firma ini yang di industri perdagangan dan berfokus pada kegiatan jual beli barang.

Contoh firma dagang yang ada di Indonesia adalah Nike, Diadora, Crocs, dan lain sebagainya.

2. Firma Non Dagang/Jasa

Firma non dagang/jasa bergerak di dalam industri jasa dan berfokus pada penjualan jasa berdasarkan keahlian.

Misalnya, firma hukum (kantor pengacara), firma akuntansi (kantor akuntan publik).

3. Firma Umum

Berbeda dari firma dagang dan non dagang, firma umum adalah jenis firma yang setiap anggotanya memiliki tanggung jawab atau kekuasaan yang tak terbatas.

Hal tersebut berarti setiap anggota harus bertanggung jawab penuh terhadap kelangsungan hidup perusahaan. Jika perusahaan memiliki utang, maka setiap anggota berkewajiban membayar utang dengan kekayaan pribadinya.

4. Firma Terbatas

Pada firma terbatas, semua anggota yang ada di dalam firma tidak memiliki kekuasaan yang bebas. Tanggung jawab dan kewajiban anggotanya dibatasi.

Contoh firma terbatas yang ada di Indonesia adalah Firma Sumber Rezeki, Firma Multi Marketing, Firma Indo Eternity, dan lain sebagainya.

Baca Juga: Kelebihan dan Kelemahan Firma yang Perlu Diketahui

Prosedur Mendirikan Firma

Prosedur Mendirikan Firma. Foto: Unsplash

Berikut tata cara atau prosedur untuk mendirikan suatu firma.

  • Melengkapi dokumen persyaratan untuk pendirian firma. Berikut ini adalah persyaratan pembuatan firma:

  1. Menentukan nama yang akan digunakan sebagai nama firma.

  2. Firma didirikan minimal oleh 2 (dua orang).

  3. KTP dan NPWP pendiri dan para sekutu firma.

  4. Memiliki kegiatan dan tujuan usaha yang spesifik dan jelas.

  5. Memiliki sekutu aktif dan sekutu pasif.

  6. Memiliki domisili perusahaan, untuk alamat di Jakarta wajib untuk memiliki domisili usaha yang berada di zonasi komersial.

  7. Para sekutu menyertakan modal pendirian firma.

  • Membuat akta pendirian firma.

  • Melakukan penandatanganan akta di hadapan notaris, apabila salah satu pihak berhalangan hadir maka dapat menggunakan surat kuasa.

  • Notaris akan proses pengesahan pendaftaran firma dan mengajukan SKT (Surat Keterangan Terdaftar) melalui AHU sebagai bukti bahwa firma telah sah didirikan.

  • Setelah pendirian Firma telah selesai maka bisa dengan melanjutkan ke tahap pengurusan perizinan lainnya seperti pendaftaran NPWP & SKT Pajak Firma dan pengurusan perizinan di NIB OSS.

Nah, itulah penjelasan mengenai firma hingga prosedur pembangunannya. Semoga informasi di atas membantu, ya!

(DEL)

Frequently Asked Question Section

Apa itu firma non dagang?

chevron-down

Firma non dagang/jasa bergerak di dalam industri jasa dan berfokus pada penjualan jasa berdasarkan keahlian. Misalnya, firma hukum (kantor pengacara), firma akuntansi (kantor akuntan publik).

Apa itu firma umum?

chevron-down

Berbeda dari firma dagang dan non dagang, firma umum adalah jenis firma yang setiap anggotanya memiliki tanggung jawab atau kekuasaan yang tak terbatas.

Apa contoh firma dagang di Indonesia?

chevron-down

Contoh firma dagang yang ada di Indonesia adalah Nike, Diadora, Crocs, dan lain sebagainya.