Pengertian Hadits Menurut Bahasa dan Istilah, beserta Fungsinya

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hadits merupakan sumber ajaran berasal dari Nabi Muhammad SAW yang dijadikan landasan syariat agama Islam.
Mengikuti hadist dalam kehidupan sehari-hari sunah hukumnya bagi setiap umat muslim. Sebab, hadits dijadikan sumber hukum Islam kedua setelah Al Quran.
Hadist memiliki peranan penting dalam Islam. Hadits berfungsi menjelaskan apa yang dimaksud dalam Al Quran. Untuk memahaminya lebih lanjut, yuk simak pengertian hadits menurut bahasa dan istilah berikut ini.
Memahami Pengertian Hadits Menurut Bahasa
Mengutip buku Hadits Nabi dari Masa ke Masa oleh Dr. Muhammad Ajaj Al-Khathib, pengertian hadits menurut bahasa adalah sesuatu yang baru atau berita, sedikit ataupun banyak.
Mengutip laman Kemenag, hadits menurut bahasa yaitu sesuatu yang baru, menunjukkan sesuatu yang dekat atau waktu yang singkat.
Dalam arti lain, hadist menurut bahasa adalah sesuatu yang diberitakan, diperbincangkan, dan dipindahkan dari seseorang ke orang lain
Baca Juga: Sejarah Kodifikasi Hadits, Latar Belakang, dan Perkembangannya
Memahami Pengertian Hadits Menurut Istilah
Dikutip dari buku Memahami Ilmu Hadis oleh Asep Herdi, pengertian hadits menurut istilah adalah perkataan Nabi (qauliyah), perbuatan Nabi (fi’liyah) dan segala keadaan Nabi (ahwaliyah).
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertian hadits adalah sabda, perbuatan, taqrir (ketetapan) Nabi Muhammad SAW. yang diriwayatkan atau diceritakan oleh sahabat untuk menjelaskan dan menetapkan hukum Islam.
Berdasarkan laman Kemenag, hadist menurut istilah syara’ adalah hal-hal yang datang dari Rasulullah SAW, baik ucapan, perbuatan, atau pengakuan. Berikut ini penjelasan mengenai ucapan, perbuatan, dan perkataan.
Hadits Qauliyah (ucapan) yaitu hadits-hadits Rasulullah yang diucapkan untuk berbagai tujuan dan persuaian (situasi).
Hadits Fi’liyah adalah perbuatan-perbuatan Nabi Muhammad SAW, seperti mengerjakan solat lima waktu dengan tata cara beserta rukun-rukunnya.
Hadits Taqririyah yakni perbuatan sebagian para sahabat Nabi yang telah diikrarkan oleh Nabi Muhammad SAW, baik perbuatan itu bentuk ucapan atau perbuatan. Ikrar yang dimaksud bisa dengan cara mendiamkannya atau melahirkan anggapan baik terhadap perbuatan itu sehingga dianggap sebagai persetujuan.
Fungsi Hadits
Hadits berfungsi sebagai pedoman bagi umat Islam dalam melaksanakan ibadah dan perilaku sehari-hari. Fungsi hadits lainnya di antaranya:
Menjelaskan ajaran Islam yang terkandung dalam Al-Qur'an. Hadits membantu untuk memahami ajaran Islam yang terdapat dalam Al-Qur'an dengan lebih rinci dan mendalam.
Mengikuti teladan Nabi Muhammad SAW. Hadits adalah kumpulan perkataan, perbuatan, dan sikap Nabi Muhammad SAW. Dengan mengikuti teladan beliau, umat Islam dapat memperbaiki akhlak, perilaku, dan ibadahnya, serta meningkatkan kualitas hidupnya di dunia dan akhirat.
Menjaga kesinambungan ajaran Islam. Hadits merupakan warisan dari generasi terdahulu yang diwariskan secara turun temurun hingga sampai kepada umat Islam saat ini.
Memperkuat keimanan. Hadits membantu umat Islam memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Menjaga kesatuan dan persatuan umat Islam: Hadits memiliki peran penting dalam mempersatukan umat Islam dan menghindari perpecahan.
(SNS)
Frequently Asked Question Section
Apa itu hadits Qauliyah?

Apa itu hadits Qauliyah?
Hadits Qauliyah (ucapan) yaitu hadits-hadits Rasulullah yang diucapkan untuk berbagai tujuan dan persuaian (situasi).
Apa itu hadits Fi’liyah?

Apa itu hadits Fi’liyah?
Hadits Fi’liyah adalah perbuatan-perbuatan Nabi Muhammad SAW, seperti mengerjakan solat lima waktu dengan tata cara beserta rukun-rukunnya.
Apa arti hadits Taqririyah?

Apa arti hadits Taqririyah?
Hadits Taqririyah yakni perbuatan sebagian para sahabat Nabi yang telah diikrarkan oleh Nabi Muhammad SAW, baik perbuatan itu bentuk ucapan atau perbuatan.
