Konten dari Pengguna

Pengertian Kekuatan dan Jenis Latihan Kekuatan

Pengertian dan Istilah

Pengertian dan Istilah

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian Kekuatan. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Pengertian Kekuatan. Foto: Unsplash

Dalam olahraga, kekuatan menjadi aspek yang sangat penting. Namun, apa pengertian kekuatan sebenarnya?

Kekuatan merupakan daya penggerak dan berfungsi sebagai pencegah cidera. Yuk, simak penjelasan selengkapnya mengenai kekuatan di bawah ini.

Arti Kekuatan

Arti Kekuatan. Foto: Unsplash

Menurut Ismaryati (2011) kekuatan atau yang biasa disebut strenght adalah tenaga kontraksi otot yang dicapai dalam sekali usaha maksimal. Usaha maksimal ini dilakukan oleh otot atau sekelompok otot untuk mengatasi suatu tahanan.

Kekuatan merupakan unsur yang sangat penting dalam aktivitas olahraga, karena kekuatan merupakan daya penggerak, pencegah cidera.

Selain itu, kekuatan memainkan peranan penting dalam komponen-komponen kemampuan fisik yang lain misalnya power, kelincahan, kecepatan. Demikian kekuatan merupakan faktor utama untuk menciptakan prestasi optimal.

Menurut Bompa dalam Iskandar (2016), kekuatan merupakan salah satu unsur yang harus dimiliki oleh seorang atlet, karena setiap kinerja dalam olahraga selalu memerlukan kekuatan.

Baca Juga: Seberapa Sering Idealnya Workout agar Tubuh Tetap Sehat? Ini Penjelasannya

Jenis-jenis Latihan Kekuatan

Jenis-jenis Latihan Kekuatan. Foto: Unsplash

Jika kamu ingin melatih kekuatan tubuh, kamu bisa lakukan beberapa latihan di bawah ini.

1. Squat

Gerakan squat adalah salah satu latihan yang baik untuk melatih tubuh bagian bawah dan inti otot. Berikut cara melakukan squat yang benar:

  1. Awali dengan posisi berdiri tegak.

  2. Berdiri dengan kaki dibuka selebar pinggul.

  3. Turunkan tubuh sejauh yang bisa mendorong punggung ke belakang, kemudian naikkan lengan lurus ke depan untuk menjaga keseimbangan.

  4. Tubuh bagian bawah harus sejajar dengan lantai dan dada harus dibusungkan, tidak membungkuk. Lalu, angkat sebentar dan kembali ke posisi awal.

  5. Saat kamu menurunkan tubuh seperti ingin duduk atau jongkok, paha belakang memanjang di sendi pinggul dan memperpendek sendi lutut.

  6. Pada saat yang sama, otot punggung atas menegang, yang membantu Anda mempertahankan batang tubuh kamu tetap tegak, sehingga punggung tidak berputar.

2. Push Up

Push up bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut:

  1. Ambil jarak pada posisi tangan, letakkan pada lantai dengan jarak yang lebih lebar. Pastikan posisi ibu jari di lantai lurus dengan dada. Posisikan jari-jari tangan menghadap ke atas dan melebar.

  2. Posisi kaki bisa disesuaikan senyaman mungkin. Kamu bisa meletakkan kaki di lantai dengan ukuran selebar bahu. Namun, bisa juga dengan meletakkan kaki sejajar hingga sedikit bersentuhan.

  3. Pastikan gerakan tubuh dari atas kepala hingga tumit lurus saat melakukan push up.

  4. Posisikan kepala sedikit melihat ke depan bukan lurus ke bawah. Posisi kepala sedikit mendongak dapat membantu tubuh sejajar.

  5. Pada bagian lengan harus lurus dalam melakukan gerakan push up.

  6. Lalu, turunkan badan serta siku tangan ditekuk perlahan. Setelah sejajar, angkat kembali badan hingga lengan lurus. Lakukan gerakan tersebut secara berulang sesuai porsi latihanmu.

3. Plank

Plank adalah salah satu gerakan olahraga yang dapat melatih otot perut, pinggul, punggung, hingga bahu agar semakin kuat. Berikut ini cara melakukannya:

  1. Posisikan tubuh seperti telungkup, tapi tubuh jangan sampai menempel dengan alas.

  2. Agar tubuh bisa "mengambang", posisikan lengan menghadap ke depan dan tekuk siku hingga posisi 90 derajat.

  3. Posisi kaki lurus ke belakang sambil kaki bertumpu pada ujung-ujung jari kaki.

  4. Posisikan wajah menghadap ke bawah dan buat bahu berada pada posisi rileks.

  5. Setelah mendapatkan posisi plank yang baik dan benar, mulai latih otot dengan menahan bagian perut dan tarik area pusar ke arah dalam (perut seperti sedikit dikempiskan).

  6. Pastikan posisi tubuh lurus dari ujung kepala hingga ujung kaki.

  7. Tahan posisi tersebut selama 10 detik, lalu lepaskan.

(DEL)