Pengertian Keluarga, Ciri dan Pola Keluarga di Indonesia

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Keluarga merupakan orang-orang terkasih dan terdekat yang ada dalam hidup seseorang. Seseorang dapat dikatakan keluarga apabila memiliki hubungan darah, memiliki garis keturunan, dan memiliki ikatan perkawinan.
Anggota keluarga biasanya diisi dengan sosok kepala keluarga atau ayah, ibu, anak, adik, dan kakak. Keluarga memiliki sifat saling ketergantungan.
Lantas apakah arti keluarga, ciri-ciri keluarga, dan pola keluarga di Indonesia? Simak penjelasannya berikut ini.
Mengenal Arti Keluarga
Secara umum keluarga adalah sebuah kelompok yang terdiri dari dua atau lebih menusia yang hidup bersama sebagai satu kesatuan.
Mengutip dari buku Ilmu Kesejahteraan Keluargaan oleh Siti Maryam, Indani, Zuraini Mahyiddin, keluarga sebagai suatu kelompok terendah dari masyarakat. Artinya, keluarga adalah satu kelompok yang mendominasi waktu dan interaksi bersama anggota keluarga lainnya.
Sementara itu, menurut UU Nomor 52 Tahun 2009, keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri dari suami istri, suami istri dan anak, atau seorang ayah dan anak (duda), dan seorang ibu dan anak (janda).
Menurut Amorisa Wiratri dalam Jurnal Kependudukan Indonesia yang berjudul Menilik Ulang Arti Keluarga Pada Masyarakat Indonesia, keluarga dapat dipahami sebagai kelompok primer yang terdiri lebih dari dua orang, di mana mereka mempunyai jaringan interaksi, interpersonal, hubungan darah, Bungan perkawinan, dan adopsi.
Artinya, sekumpul manusia dapat disebut sebagai keluarga apabila adanya hubungan perkawinan, hubungan darah, dan adopsi sebagai pengikat. Biasanya, anggota keluarga tinggal dalam satu atap.
Ciri-ciri Anggota Keluarga dan Pola Keluarga di Indonesia
Suatu kumpulan manusia bisa dikatakan sebagai anggota keluarga keluarga apabila memenuhi ciri-ciri berikut ini.
Ayah, merupakan kepala keluarga yang memiliki sikap tanggung jawab, adil, penyayang, pelindung, namun juga tegas.
Ibu, sebagai wanita yang paling hebat di keluarga dan biasanya memiliki sifat sabar dan penyayang.
Kakak, merupakan anak nomor satu atau tertua dalam keluarga. Biasanya bersifat penyayang, pelindung, ceria, mandiri, dan pintar.
Adik, adalah anggota keluarga terakhir, biasanya bersifat manja, lincah, cengeng, dan ceria.
Keluarga di berbagai negara memiliki sikap yang beraneka ragam. Mengutip dari buku Dasar-Dasar Keperawatan Kesehatan Masyarakat oleh Drs. Nasrul Effendy, keluarga di Indonesia mempunyai dua pola, yakni keluarga daerah Pedesaan dan keluarga daerah Perkotaan.
1. Daerah Daerah Pedesaan
Tradisonal, biasanya melakukan kebiasaan yang diulang-ulang
Agraris, memanfaatkan sumber daya alam seperti pertanian
Tenang, bersikap sopan santun
Sederhana, biasanya akan memiliki sikap yang apa adanya
Akrab, saling dekat dan erat satu sama lain
Menghormati orang tua, tidak membangkang terhadap ayah dan ibu
2. Keluarga Daerah Perkotaan
Dinamis, biasa pola kehidupannya berubah-ubah
Rasional, memiliki pola pikir berdasarkan logika
Konsumtif, senang menghambur-hamburkan uang untuk sesuatu yang tidak penting
Demokratif, seluruh anggota keluarga ikut serta dalam pengambilan keputusan
Individual, tidak akrab satu sama lain.
(SST)
Frequently Asked Question Section
Apa itu arti keluarga menurut UU Nomor 52 Tahun 2009?

Apa itu arti keluarga menurut UU Nomor 52 Tahun 2009?
keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri dari suami istri, suami istri dan anak, atau seorang ayah dan anak (duda), dan seorang ibu dan anak (janda).
Apa ciri-ciri anggota keluarga ?

Apa ciri-ciri anggota keluarga ?
1. Ayah, merupakan kepala keluarga yang memiliki sikap tanggung jawab, adil, penyayang, pelindung, namun juga tegas. 2. Ibu, sebagai wanita yang paling hebat di keluarga dan biasanya memiliki sifat sabar dan penyayang. 3. Kakak, merupakan anak nomor satu atau tertua dalam keluarga. Biasanya bersifat penyayang, pelindung, ceria, mandiri, dan pintar. 4. Adik, adalah anggota keluarga terakhir, biasanya bersifat manja, lincah, cengeng, dan ceria.
Ada berapa pola keluarga di Indonesia?

Ada berapa pola keluarga di Indonesia?
Mengutip dari buku Dasar-Dasar Keperawatan Kesehatan Masyarakat oleh Drs. Nasrul Effendy, keluarga di Indonesia mempunyai dua pola, yakni keluarga daerah Pedesaan dan keluarga daerah Perkotaan.
