Pengertian MEA, Sejarah Pembentukan, dan Tujuannya

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian MEA, sejarah pembentukan, serta tujuannya perlu diketahui oleh masyarakat. MEA adalah program yang mempunyai tujuan untuk memajukan perekonomian negara-negara di kawasan Asia Tenggara.
Keberadaan MEA bermula dari perjanjian bersama pada Konferensi Tingkat Tinggi di Kuala Lumpur. Sejak saat itu, konsep MEA pun selalu dimatangkan pada tiap KTT.
Pengertian MEA Lengkap dengan Sejarah dan Tujuannya
MEA merupakan singkatan dari Masyarakat Ekonomi ASEAN atau yang dalam bahasa Inggris menjadi AEC (ASEAN Economic Community). Pengertian MEA adalah sebagai organisasi yang bertujuan untuk memperkuat intergrasi ekonomi di wilayah Asia Tenggara.
1. Sejarah MEA
Sejarah keberadaan MEA diawali dari perjanjian bersama pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) yang digelar di Kuala Lumpur Malaysia pada tahun 1997.
Pada konferensi tersebut dihasilkan satu visi bersama. Visi tersebut adalah menjadikan Asia Tenggara sebagai kawasan yang makmur dengan pembangunan dan pengembangan ekonomi yang merata di setiap negara anggotanya.
2. Tujuan dan Karakteristik MEA
Dalam website resmi https://meaindonesia.ekon.go.id/, dituliskan bahwa tujuan dari keberadaan MEA adalah tercapainya wilayah ASEAN yang aman dengan tingkat dinamika pembangunan yang lebih tinggi dan terintegrasi, pengentasan masyarakat ASEAN dari kemiskinan, serta pertumbuhan ekonomi untuk mencapai kemakmuran yang merata dan berkelanjutan.
Guna mewujudkan hal tersebut, MEA memiliki empat karakteristik utama. Mengutip dari buku Pemartabatan Bahasa Indonesia dalam Menghadapi Perubahan Konstelasi Politik dan Ekonomi Dunia, Quinn, dkk. (2017: 80), berikut ini empat karakteristik MEA yang utama:
Pasar tunggal dan basis produksi.
Kawasan ekonomi yang berdaya saing tinggi.
Kawasan dengan pembangunan ekonomi yang merata
Kawasan yang terintegrasi penuh dengan ekonomi global.
3. Bentuk Kerjasama MEA
Bagi negara-negara yang sudah tergabung dengan MEA bisa melakukan beragam kerjasama dengan negara anggota. Berikut ini beberapa bentuk kerjasama yang bisa dilakukan.
Pengembangan pada sumber daya manusia dan peningkatan kapasitas.
Pengakuan terkait dengan kualifikasi profesional.
Peningkatan infrastruktur negara.
Melakukan proses pengembangan dari transaksi elektronik lewat e-ASEAN.
Memadukan segala industri di seluruh wilayah sebagai bentuk promosi sumber daerah.
Baca juga: Pengertian ASEAN, Sejarah, dan Fungsi Organisasinya
Demikianlah penjelasan mengenai pengertian MEA, sejarah, tujuan, serta bentuk-bentuk kerjasama yang bisa dilakukan. Dengan adanya MEA diharapkan kondisi perekonomian di ASEAN bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. (SASH)
