Pengertian Menutup Aib Orang Lain dan Manfaat Melakukannya dalam Ajaran Islam

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian menutup aib orang lain adalah tidak menceritakan atau menyebarkan keburukan orang lain yang membuatnya tampak hina. Tindakan menutup aib orang lain bahkan menjadi salah satu ajaran yang terdapat dalam agama Islam.
Islam mempunyai dalil yang jelas mengenai ajaran tersebut, yakni Al-Qur’an dan hadis. Salah satu di antaranya adalah Surat Al Hujurat ayat 12 yang melarang manusia untuk buruk sangka, curiga, dan mencari-cari kesalahan orang lain.
Pengertian Menutup Aib Orang Lain
Aib dalam bahasa Indonesia memiliki arti sebagai cela, noda, salah atau keliru. Setiap orang di dunia memungkinkan untuk mempunyai aib. Walaupun demikian, tidak ada satu orang pun yang mempunyai hak untuk membuka aib orang lain.
Islam bahkan mengajarkan untuk menutup aib orang lain. Pengertian menutup aib orang lain adalah tidak menyebarkan atau menceritakan keburukan orang lain yang membuatnya tampak hina. Ajaran tersebut terdapat dalam kitab suci Al-Qur’an.
Salah satu ayat Al-Qur’an yang mempunyai kaitan dengan larangan menyebarkan keburukan orang lain adalah Surat Al Hujurat ayat 12. Dikutip dari buku Berpikir Positif Dengan Al Quran & Al Hadis Itu Ada Seninya, Tadjid (2019: 35), berikut arti Surat Al Hujurat ayat 12.
“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan prasangka (kecurigaan) karena sebagian dari buruk sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjing satu sama lain. Adakah seorang di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.”
Berdasarkan arti Surat Al Hujurat ayat 12, jelas bahwa Islam melarang untuk mencari-cari keburukan orang dan menggunjing. Oleh karena itu, penting bagi sesama manusia untuk menutupi aib orang lain dalam arti tidak menyebarkannya.
Manfaat Menutup Aib Orang Lain dalam Ajaran Islam
Menutup aib orang lain merupakan salah satu ajaran Islam. Ajaran tersebut jelas terdapat dalam Al-Qur’an yang merupakan firman Allah Swt. Setiap ajaran Islam selalu mempunyai manfaat bagi orang yang mengamalkannya.
Hal itu berlaku juga pada ajaran untuk orang yang menutupi aib orang lain. Manfaat menutup aib orang lain dalam ajaran Islam terdapat pada hadis riwayat Muslim. Dikutip dari buku Sahabat, Ajak Aku ke Surga, Anshor (2018: 179), berikut bunyi hadisnya.
“Tidaklah seseorang menutupi aib orang lain di dunia, melainkan Allah akan menutupi aibnya di hari kiamat kelak.” (HR. Muslim)
Baca juga: Arti Ghibah, Dalil dan Cara Menghindarinya
Demikian jelas bahwa pengertian menutup aib orang lain adalah tidak menceritakan atau menyebarkan keburukan orang lain yang membuatnya tampak hina. Ajaran tersebut terdapat dalam Al-Qur’an dan hadis. Wallahu a’lam bishawab. (AA)
