Pengertian Nilai Sosial, Ciri-Ciri, dan Fungsinya

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian nilai sosial merujuk pada prinsip, keyakinan, dan norma yang diakui dan dihormati oleh masyarakat. Nilai-nilai ini membentuk pedoman perilaku dan interaksi sosial dalam suatu kelompok.
Dalam artikel ini, kita akan membahas pengertian nilai sosial, ciri-ciri nilai sosial, dan fungsi nilai sosial dalam masyarakat. Simak dengan baik, ya.
Pengertian Nilai Sosial
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata "nilai" memiliki banyak arti tergantung konteksnya, yakni seperti harga (hal yang berharga), isi, kadar, mutu, hingga sifat-sifat yang penting untuk kemanusiaan. Sedangkan kata "sosial" diartikan sebagai hal yang berhubungan dengan masyarakat.
Jadi, yang dimaksud dengan nilai sosial merujuk pada prinsip-prinsip, keyakinan, atau konsep yang diakui dan dipandang penting oleh suatu masyarakat.
Nilai-nilai ini membentuk kerangka kerja yang mengatur perilaku, norma, kepercayaan, dan pandangan hidup individu dalam konteks sosial.
Nilai-nilai tersebut dapat berupa moralitas, toleransi, kejujuran, kesetiaan, keadilan, atau nilai-nilai lain yang dianggap penting dalam membentuk interaksi sosial.
Nilai ini menjadi pedoman hidup bagi anggota masyarakat dan dianggap baik, benar, serta wajib. Nilai sosial tidak berbentuk tulisan, melainkan berbentuk lisan serta diketahui dan disepakati bersama oleh setiap anggota masyarakat.
Nilai sosial memberikan arahan bagi manusia tentang apa yang harus dan tidak harus dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
Ciri-Ciri Nilai Sosial
Mengutip dari laman Universitas Islam An Nur Lampung, berikut ini ciri-ciri nilai sosial dalam masyarakat:
Diterima secara Luas: Nilai sosial biasanya diterima oleh mayoritas individu dalam suatu masyarakat dan diwariskan dari generasi ke generasi. Contohnya adalah nilai-nilai seperti hormat kepada orang tua, saling menghormati, atau menghargai keberagaman.
Mempengaruhi Perilaku: Nilai-nilai sosial memberikan panduan atau standar yang memengaruhi perilaku individu dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, nilai tentang kejujuran akan memengaruhi bagaimana seseorang berinteraksi dengan orang lain.
Berlaku dalam Konteks Sosial: Nilai-nilai tersebut berlaku dalam konteks sosial dan diperkuat oleh norma-norma yang ada dalam masyarakat. Mereka membentuk dasar untuk interaksi, komunikasi, dan hubungan antarindividu.
Bersifat Relatif: Nilai sosial bersifat relatif dan dapat berbeda antarbudaya, bahkan di dalam satu masyarakat. Nilai-nilai yang dihargai dalam satu kelompok sosial mungkin berbeda dengan kelompok lain.
Berasal dari proses interaksi: Nilai sosial berkembang dari proses interaksi antarindividu dalam masyarakat. Nilai-nilai ini dipelajari dan diinternalisasi seiring dengan pertumbuhan dan pengalaman sosial seseorang.
Baca juga: 11 Contoh Masalah di Lingkungan Sekitar dalam Aspek Sosial
Fungsi Nilai Sosial
1. Pengatur Perilaku
Nilai sosial membantu dalam mengatur dan mengarahkan perilaku individu. Mereka memberikan pedoman tentang apa yang dianggap benar atau salah dalam suatu masyarakat.
2. Pembentuk Identitas Kolektif
Nilai-nilai sosial membentuk identitas kolektif sebuah masyarakat. Mereka membedakan satu kelompok dari kelompok lain dan memperkuat rasa kebersamaan.
3. Mendorong Solidaritas Sosial
Nilai-nilai sosial memperkuat solidaritas dan kerjasama antarindividu dalam masyarakat. Mereka menjadi landasan untuk kohesi sosial yang diperlukan untuk keharmonisan dan kestabilan sosial.
4. Menjaga Keseimbangan Sosial
Nilai-nilai sosial dapat membantu dalam menjaga keseimbangan sosial dan mengurangi konflik antarindividu atau kelompok.
(IR)
