Konten dari Pengguna

Pengertian OSIS, Sejarah dan Strukturnya

Pengertian dan Istilah

Pengertian dan Istilah

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian OSIS. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Pengertian OSIS. Foto: Unsplash

Pengertian OSIS harus dipahami dengan baik oleh semua siswa. Pasalnya, OSIS merupakan organisasi yang berada di tingkat sekolah, baik SMP maupun SMA.

OSIS menjadi wadah berkumpulnya para siswa untuk mencapai tujuan tertentu. Jadi, yuk simak pengertian OSIS, sejarah dan strukturnya di bawah ini.

Arti OSIS

Arti OSIS. Foto: Unsplash

OSIS adalah singkatan dari Organisasi Siswa Intra Sekolah. OSIS merupakan organisasi resmi yang terdapat di sekolah-sekolah dan memiliki struktur kepengurusan.

OSIS memiliki peran sebagai penggerak siswa untuk aktif berkontribusi di sekolah. Selain itu, OSIS juga berperan membentuk sikap kepemimpinan siswa, meningkatkan rasa tanggung jawab siswa terhadap sekolah, serta mengembangkan potensi siswa secara menyeluruh.

Seperti halnya organisasi lainnya, struktur kepengurusan OSIS dilakukan secara demokratis oleh siswa dalam lingkup sekolah. Jadi, OSIS juga berperan untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi dalam diri siswa.

Baca Juga: Mengenal Fungsi OSIS beserta Tujuan dan Manfaatnya untuk Siswa

Sejarah OSIS

Sejarah OSIS. Foto: Unsplash

Sejarah OSIS berawal dari munculnya organisasi siswa di Belanda pada tahun 1848. Organisasi tersebut bertujuan membantu siswa dalam memahami dan mengelola sekolah secara efektif.

Organisasi siswa tersebut kemudian menyebar ke negara-negara lain, termasuk Indonesia. Di Indonesia, organisasi siswa pertama kali muncul pada tahun 1923 di Bandung, dengan nama “Perhimpunan Pelajar Indonesia” (PPI).

Pada tahun 1949, PPI diubah menjadi “Perhimpunan Pelajar Indonesia Baru” (PPIB). Lalu pada tahun 1964, PPIB diubah menjadi “Organisasi Siswa Intra Sekolah” (OSIS).

OSIS menjadi organisasi resmi satu-satunya di sekolah yang diakui Kementerian Pendidikan Nasional Republik Indonesia sejak 21 Maret 1970. OSIS dimulai pada Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Baca Juga: Rekomendasi Program Kerja OSIS yang Kreatif dan Inovatif

Struktur OSIS dan Tugasnya

Struktur OSIS. Foto: Unsplash

Struktur OSIS secara umum adalah sebagai berikut ini.

1. Kepala sekolah

Kepala sekolah berperan sebagai ketua atas seluruh kepengurusan OSIS.

2. Wakil Kepala Sekolah (Wakil Kesiswaan)

Wakil kepala sekolah mendampingi kepala sekolah dalam mengawasi kepengurusan OSIS.

3. Pembina OSIS

Pembina OSIS terdiri dari satu atau beberapa guru yang telah dipilih sekolah. Tugas dari pembina OSIS antara lain:

  • Bertanggung jawab atas pengelolaan, pembinaan, dan pengembangan OSIS.

  • Memberikan masukan dan nasihat kepada pengurus OSIS.

  • Mengesahkan dan melantik pengurus OSIS.

  • Mengarahkan anggota perwakilan kelas untuk bisa terlibat aktif.

  • Mengarahkan penyusunan anggaran rumah tangga dan program kerja OSIS.

  • Menghadiri dan mengawasi rapat yang diselenggarakan OSIS.

  • Melakukan evaluasi atas kinerja yang telah dilakukan OSIS.

4. Ketua OSIS

Ketua OSIS merupakan pemimpin teratas yang bertanggung jawab atas kegiatan-kegiatan OSIS. Tugas dari ketua OSIS antara lain:

  • Memimpin OSIS dengan baik, bijaksana, dan bertanggung jawab.

  • Mengkoordinasikan semua pengurus OSIS.

  • Menetapkan kebijakan yang telah direncanakan oleh pengurus OSIS.

  • Memimpin jalannya rapat OSIS.

  • Mengambil keputusan berdasarkan musyawarah seluruh pengurus OSIS.

  • Melakukan evaluasi secara berkala terhadap kegiatan yang dijalankan pengurus OSIS.

5. Wakil Ketua OSIS

Wakil ketua OSIS mendampingi ketua OSIS menjalankan tugasnya. Adapun tugas dari wakil ketua OSIS adalah:

  • Bersama dengan ketua menetapkan kebijakan.

  • Memberikan masukan kepada ketua dalam mengambil keputusan.

  • Menggantikan peran ketua jika berhalangan hadir.

  • Bertanggung jawab kepada ketua.

6. Sekretaris

Tugas yang harus dilakukan sekretaris OSIS adalah:

  • Mendampingi ketua atau wakil ketua ketika rapat.

  • Menyiapkan laporan, surat, hasil rapat dan evaluasi kegiatan.

  • Menyiarkan, mendistribusikan, dan menyimpan surat serta arsip yang berhubungan dengan pelaksanaan kegiatan OSIS.

  • Menandatangani surat bersama dengan ketua.

  • Berperan sebagai notulis dalam rapat.

7. Bendahara

  • Bendahara OSIS memiliki tugas:

  • Bertanggung jawab dan mengetahui segala pemasukan maupun pengeluaran uang/biaya yang diperlukan untuk kepentingan OSIS.

  • Membuat tanda bukti berupa kuitansi atas setiap pemasukan dan pengeluaran uang sebagai bentuk pertanggung jawaban.

  • Bertanggung jawab atas inventaris dan urusan perbendaharaan.

  • Menyampaikan laporan keuangan secara berkala.

8. Ketua Seksi Bidang

Dalam kepengurusan OSIS, terdapat beberapa bidang yang diketuai oleh seorang ketua seksi bidang. Masing-masing ketua seksi bidang bertugas untuk:

  • Bertanggung jawab atas seluruh kegiatan seksi yang menjadi tanggung jawabnya.

  • Melaksanakan kegiatan seksi yang telah direncanakan sebelumnya.

  • Menetapkan kebijakan seksi dan mengambil keputusan berdasarkan musyawarah mufakat.

  • Menyampaikan laporan pertanggung jawaban pelaksanaan kegiatan seksi kepada ketua OSIS.

Nah, demikianlah penjelasan mengenai OSIS. Semoga penjelasan di atas bermanfaat, ya!

(DEL)

Frequently Asked Question Section

Apa peran OSIS?
chevron-down

OSIS memiliki peran sebagai penggerak siswa untuk aktif berkontribusi di sekolah. Selain itu, OSIS juga berperan membentuk sikap kepemimpinan siswa, meningkatkan rasa tanggung jawab siswa terhadap sekolah, serta mengembangkan potensi siswa secara menyeluruh.

Apa tugas ketua OSIS?
chevron-down

Memimpin OSIS dengan baik, bijaksana, dan bertanggung jawab.

Apa tugas wakil ketua OSIS?
chevron-down

Bersama dengan ketua menetapkan kebijakan.