Konten dari Pengguna

Pengertian Osmosis, Faktor yang Memengaruhi, dan Contohnya dalam Kehidupan

Pengertian dan Istilah

Pengertian dan Istilah

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian Osmosis. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Pengertian Osmosis. Foto: Unsplash

Pengertian osmosis dalam KBBI adalah pencampuran dua macam cairan melalui dinding sel atau selaput. Meskipun istilah osmosis terdengar asing, tetapi ternyata proses penerapannya sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, lho.

Salah satu contoh osmosis adalah ketika kita membuat teh celup di larutan air panas. Yuk, simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Apa yang Dimaksud dengan Osmosis?

Apa yang Dimaksud dengan Osmosis. Foto: Unsplash

Osmosis adalah proses yang sangat penting dalam bidang biologi. Hal ini pertama kali dipelajari secara menyeluruh pada tahun 1877 oleh seorang ahli fisiologi tumbuhan Jerman, Wilhelm Pfeffer.

Kemudian istilah umum osmosis diperkenalkan pada tahun 1854 oleh seorang ahli kimia Inggris, Thomas Graham.

Dikutip dari buku Biologi (2008) oleh Oman Karmana, pengertian osmosis adalah peristiwa perpindahan molekul air (pelarut) melalui membran semipermeabel dari larutan yang berkonsentrasi rendah ke larutan yang berkonsentrasi tinggi.

Perlu diketahui bahwa membran selektif permeabel ini adalah selaput pemisah yang hanya dapat dilalui oleh air dan molekul tertentu saja. Molekul-molekul tertentu tersebut adalah asam amino, asam lemak, dan air.

Sementara untuk molekul zat yang memiliki ukuran besar, misalnya polisakarida (pati) dan protein, tidak dapat melewati membran semipermeabel ini.

Baca Juga: Pengertian Difusi, Proses, hingga Jenis-jenisnya

Faktor Pengaruh Kecepatan Osmosis

Faktor Pengaruh Kecepatan Osmosis. Foto: Unsplash

Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi kecepatan osmosis terjadi, berikut penjelasannya.

1. Ukuran Molekul yang Meresap

Jika molekul zat lebih kecil dibandingkan dengan garis pusat lubang membran, maka akan menjadikannya lebih mudah untuk meresap.

2. Keterlarutan Lipid

Molekul yang memiliki tingkat keterlarutan yang tinggi, dapat meresap lebih cepat dibandingkan molekul yang memiliki tingkat keterlarutan rendah, misalnya lipid.

3. Luas Permukaan Membran

Kadar resapan menjadi lebih cepat jika luas permukaan membran yang disediakan untuk proses resapan lebih besar.

4. Suhu

Pergerakan molekul juga tentu saja dipengaruhi suhu. Kasar resapan akan menjadi lebih cepat pada suhu tertinggi dibandingkan dengan suhu rendah.

Contoh Osmosis dalam Kehidupan Sehari-hari

Contoh Osmosis dalam Kehidupan Sehari-hari. Foto: Unsplash

Berikut ini beberapa contoh osmosis dalam kehidupan sehari-hari, antara lain:

  1. Ketika menaburi garam ke hewan siput, air akan berdifusi dan siput akan menyusut akibat dari osmosis.

  2. Ketika mencelupkan teh ke dalam air. Proses melarutnya konsentrasi teh ke dalam air merupakan perwujudan dari osmosis.

  3. Pada saat tangan dicelupkan ke dalam cucian untuk waktu yang cukup lama, maka kulit terlihat lebih membengkak. Ini disebabkan efek dari osmosis.

  4. Salah satu organ tubuh yang melakukan osmosis adalah ginjal dialisis dan ini dialami oleh yang menderita sakit ginjal. Pada prosesnya dialyzer menghilangkan beberapa produk limbah dari dalam darah pasien melalui jalan membran mendialisis, dan akan melewati mereka menuju dalam tangki cairan yang disebut dialisis.

  5. Ikan yang hidup dan berkembang di air tawar akan selalu menjaga keseimbangan dari cairan di dalam tubuh mereka dengan cara osmosis. Karena konsentrasi garam di dalam tubuh mereka memiliki nilai lebih tinggi dari pada air di sekitarnya, mereka tidak butuh minum air. Karena air secara spontan masuk ke dalam mulut mereka.

(DEL)