Pengertian Perencanaan, Manfaat, dan Tahapannya

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perencanaan merupakan unsur penting dalam suatu kegiatan. Pengertian perencanaan perlu dipahami dengan baik, agar tujuan kegiatan dapat tercapai.
Perencanaan tidak dapat dilakukan secara sembarangan. Dengan perencanaan yang matang, maka akan lebih mudah dalam menentukan hal-hal apa saja yang perlu dilakukan untuk mencapai tujuan.
Pengertian Perencanaan yang Perlu Diketahui
Perencanaan merupakan tahap awal dalam kegiatan. Pengertian perencanaan adalah proses untuk menentukan tujuan, dan cara mencapainya di masa datang.
Perencanaan yang dilakukan dengan sistematika, urutan pilihan serta memperhatikan sumber daya yang ada, akan menentukan keberhasilan kegiatan yang akan dilakukan. Perencanaan mempunyai fungsi utama sebagai alat untuk mempermudah mencapai tujuan di masa yang akan datang.
Tujuan dari perencanaan adalah sebagai garis besar atau petunjuk dari kegiatan. Hal ini agar kegiatan berjalan sesuai dengan rencana, dan dilakukan secara efektif, dan efisien.
Mengenal 6 Manfaat Perencanaan
Dikutip dari Buku Ajar Perencanaan Program Gizi, Tonny Maigoda (2024:5), 6 manfaat dari perencanaan adalah sebagai berikut.
Terciptanya kesesuaian antara aktivitas internal dengan kondisi eksternal.
Penggunaan sumber daya yang efisien.
Monitoring dan menilai berbagai keberhasilan secara intens, kemudian dapat memperoleh serta memperbaiki lebih awal jika ada penyimpangan.
Bisa melakukan penyesuain diri dengan perubahan yang ada disekitarnya.
Memberikan panduan untuk menetapkan kegiatan yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan.
Koordinasi dengan pihak terkait dapat dilakukan dengan mudah.
Mengetahui 4 Tahapan dalam Perencanaan
Terdapat 4 tahapan proses dalam perencanaan, antara lain sebagai berikut.
Menetapkan tujuan atau serangkaian tujuan. Tanpa rumusan tujuan yang jelas, penggunaan sumber daya-sumber dayanya akan berjalan tidak efektif.
Merumuskan keadaan saat ini. Tahap kedua ini memerlukan informasi dan data yang berkaitan dengan tujuan kegiatan yang akan dilakukan.
Mengidentifikasikan segala kemudahan dan hambatan. Segala kekuatan, kelemahan, kemudahan dan hambatan perlu diindentifikasikan untuk mengukur kemampuan dalam mencapai tujuan.
Mengembangkan rencana atau serangkaian kegiatan untuk pencapaian tujuan. Kegiatan yang dipilih merupakan pemilihan alternatif terbaik (paling memuaskan) di antara alternatif yang ada.
Baca juga: Arti Planning dalam Bisnis, Tujuan, dan Jenis-jenisnya
Pengertian perencanaan adalah kegiatan menentukan tujuan dan langkah-langkah yang akan dilakukan. Dengan perencanaan yang baik, akan diketahui tingkat keberhasilan tujuan yang akan dicapai.(DK)
