Pengertian Sikap Menurut Ahli dan Faktor Pembentuk Sikap

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian sikap menurut KBBI adalah tokoh atau bentuk tubuh, cara berdiri (tegak, teratur, atau dipersiapkan untuk bertindak) dan kuda-kuda (tentang pencak dan sebagainya).
Selain itu, sikap juga berarti perbuatan dan sebagainya yang berdasarkan pada pendirian dan keyakinan. Yuk, simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.
Pendapat Ahli tentang Sikap
Untuk memahami pengertian sikap dengan lebih baik, kamu bisa simak pendapat beberapa para ahli di bawah ini.
1. Bruno Disadur
Menurut Bruno Disadur dari bukunya yang berjudul Kamus Istilah Psikologi (1987), sikap (attitude) adalah kecenderungan yang relatif menetapkan untuk beraksi dengan baik atau buruk terhadap orang atau barang tertentu.
2. Secord dan Backman
Sikap merupakan keteraturan dalam hal perasaan (afeksi), pemikiran (kognisi), dan predisposisi tindakan (konasi) seseorang terhadap suatu aspek di lingkungan sekitarnya.
3. Fishbein dan Ajzen
Menurut Fishbein dan Ajzen, sikap adalah suatu predisposisi yang dipelajari untuk merespon secara positif dan negatif terhadap suatu objek, situasi, konsep atau orang.
4. Saifudin Azwar
Menurut Saifudin Azwar dalam bukunya yang berjudul Metode Penelitian (2010) sikap diartikan sebagai suatu reaksi atau respons yang muncul dari seorang individu terhadap objek yang kemudian memunculkan perilaku individu terhadap objek tersebut dengan cara-cara tertentu.
5. Gerungan
Gerungan dalam bukunya berjudul Psikologi Sosial (2004) memandang sikap (attitude) sebagai suatu reaksi pandangan atau perasaan seorang individu terhadap objek tertentu.
Walaupun objeknya sama, namun tidak semua individu mempunyai sikap yang sama, hal itu dapat dipengaruhi oleh keadaan individu, pengalaman, informasi dan kebutuhan masing-masing individu berbeda. Sikap seseorang terhadap objek akan membentuk perilaku individu terhadap objek.
Baca Juga: Pengertian Sikap Oportunis, Ciri-Ciri, dan Manfaatnya bagi Seseorang
Faktor-faktor Pembentuk Sikap
Sikap manusia tidak terbentuk sejak manusia dilahirkan. Sikap manusia terbentuk melalui proses sosial yang terjadi selama hidupnya, di mana individu mendapatkan informasi dan pengalaman.
Proses tersebut dapat berlangsung di dalam lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat. Saat terjadi proses sosial terjadi hubungan timbal balik antara individu dan sekitarnya.
Berikut pendapat para ahli tentang faktor pembentuk sikap pada manusia.
1. Saifudin Azwar
Saifudin Azwar (2010) menguraikan faktor pembentuk sikap yaitu:
Pengalaman yang kuat
Pengaruh orang lain yang dianggap penting
Pengaruh kebudayaan
Media massa
Lembaga pendidikan dan lembaga agama
Pengaruh faktor emosional
2. Sarlito dan Eko
Sarlito dan Eko (2009) menjelaskan mengenai pembentukan sikap, yaitu:
Pengondisian klasik, proses pembentukan ini terjadi ketika suatu stimulus atau rangsangan selalu diikuti oleh stimulus yang lain, sehingga rangsangan yang pertama akan menjadi isyarat bagi rangsangan yang kedua.
Pengondisian instrumental, yaitu apabila proses belajar yang dilakukan menghasilkan sesuatu yang menyenangkan maka perilaku tersebut akan diulang kembali, namun sebaliknya apabila perilaku mendatangkan hasil yang buruk maka perilaku tersebut akan dihindari.
Belajar melalui pengamatan atau observasi. Proses belajar ini berlangsung dengan cara mengamati orang lain, kemudian dilakukan kegiatan serupa.
Perbandingan sosial, yaitu membandingkan orang lain untuk mengecek pandangan kita terhadap suatu hal tersebut benar atau salah.
(DEL)
