Pengertian Sinopsis, Fungsi, Langkah Pembuatan, dan Contohnya

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Berdasarkan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), pengertian sinopsis ada dua. Pertama, ikhtisar karangan yang biasanya diterbitkan bersama-sama dengan karangan asli yang menjadi dasar sinopsis itu; ringkasan; abstraksi.
Kedua, ringkasan cerita yang berisi cuplikan seluruh adegan sehingga membentuk tema cerita. Untuk lebih lanjutnya, simak penjelasan di bawah ini.
Apa yang Dimaksud dengan Sinopsis?
Menurut buku berjudul Penyuntingan Naskah (2005) oleh Pamusuk Eneste, pengertian sinopsis adalah ringkasan pendek dari bentuk karangan asli yang panjang.
Sinopsis menggambarkan seluruh isi sebuah karangan, baik itu dalam novel, cerpen, drama, film, dan masih banyak lagi.
Sebuah sinopsis memiliki naskah yang terdiri dari 3-10 halaman, kronologi cerita dibuat lebih singkat, bersifat persuasif, berisi ajakan memahami isi cerita, dan bisa memancing rasa penasaran pembaca dengan menampilkan konflik yang singkat.
Baca Juga: Pengertian Abstrak dalam Karya Tulis Ilmiah, serta Jenis-jenisnya
Fungsi Sinopsis
Menurut buku Novel dan Novelet oleh Widya Ariska dan Uchi Amelia, kegunaan sinopsis adalah untuk mengetahui dengan cepat alur cerita dan hanya mengambil garis besarnya saja serta untuk menyajikan karangan yang panjang dalam bentuk singkat.
Selain itu, sinopsis juga masih memiliki beberapa fungsi, yaitu:
Memberikan sebuah informasi singkat tentang isi cerita atau buku tersebut.
Memberikan gambaran yang jelas secara sederhana mengenai urutan, kronologi cerita dalam naskah atau buku.
Sebagai prolog atau epilog dari suatu karya tulis atau naskah yang akan dipentaskan.
Sebagai pedoman bagi pemain atau pemeran untuk melakukan improvisasi.
Langkah-langkah Membuat Sinopsis
Berikut langkah-langkah membuat sinopsis dikutip dari buku Top No 1 Ulangan Harian SMP/MTS Kelas 8 yang disusun oleh Tim Guru Indonesia.
Membaca naskah atau buku aslinya dengan cermat agar mengetahui kesan dan pesan penulis.
Mencatat gagasan-gagasan pokok yang terdapat dalam naskah dan menggaris bawahi.
Kembangkan gagasan pokok yang telah ditandai dengan beberapa kalimat yang ringkas.
Gunakan kalimat yang jelas, efektif, menarik serta mudah dipahami untuk merangkai jalan cerita menjadi sebuah karangan singkat yang menggambarkan karangan asli.
Jika ingin mencantumkan beberapa dialog atau monolog, hanya perlu dicatat garis besarnya saja. Dapat juga diberi rincian pada halaman berapa dialog tersebut dikutip, supaya lebih jelas dan akurat.
Pembuatan sinopsis tidak boleh menyimpang atau mengubah isi keseluruhan naskah aslinya.
Contoh Sinopsis
Berikut beberapa contoh sinopsis agar kamu makin paham dengan pengertian sinopsis.
1. Sinopsis Film The Lion King
Sebuah animasi klasik Disney, The Lion King, mengikuti perkembangan Simba yang bergejolak. Seekor bayi singa dilahirkan untuk menjadi Raja, tetapi pamannya yang kejam, Scar, membunuh ayahnya, Mufasa, dan mengirim bayi itu pergi. Bayi singa kembali untuk melawan pamannya dan mengambil tempat yang selayaknya.
2. Sinopsis Novel "Amba" karya Laksmi Pamuntjak
Tahun 2006: Amba pergi ke Pulau Buru. Ia mencari orang yang dikasihinya, yang memberinya seorang anak di luar nikah. Laki-laki itu Bhisma, dokter lulusan Leipzig, Jerman Timur, yang hilang karena ditangkap pemerintah Orde Baru dan dibuang ke Pulau Buru.
Ketika kamp tahanan politik itu dibubarkan dan para tapol dipulangkan, Bhisma tak kunjung kembali. Novel berlatar sejarah ini mengisahkan cinta dan hidup Amba, anak seorang guru di sebuah kota kecil Jawa tengah.
"Aku dibesarkan di Kadipura. Aku tumbuh dalam keluarga pembaca kitab-kitab tua." Tapi ia meninggalkan kotanya. Di kediri, ia bertemu Bhisma. Percintaan mereka terputus dengan tiba-tiba di sekitar Peristiwa G30S di Yogyakarta.
(DEL)
