Konten dari Pengguna

Pengertian Sugesti, Penyebab, dan Jenis-jenisnya

Pengertian dan Istilah

Pengertian dan Istilah

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian Sugesti. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Pengertian Sugesti. Foto: Pexels

Pengertian sugesti menurut KBBI adalah pendapat yang dikemukakan. Sugesti juga memiliki arti pengaruh dan sebagainya yang dapat menggerakkan hati orang lain atau dorongan.

Simak penjelasan selengkapnya mengenai sugesti di bawah ini agar makin paham dengan konsep sugesti.

Arti Sugesti

Arti Sugesti. Foto: Unsplash

Dr. Sumanto, M.A. dalam buku Psikologi Umum menjelaskan bahwa sugesti termasuk kata serapan dari bahasa Inggris, yakni suggestion. Pengertian sugesti adalah pemberian pengaruh maupun pandangan dari satu pihak terhadap pihak yang lain.

Dalam buku Pengantar Sosiologi dan Ilmu Sosial Dasar oleh Harwantiyoko juga disebutkan bahwa sugesti adalah proses mempengaruhi dari individu kepada orang lain.

Dari dua pengertian sugesti di atas, dapat disimpulkan bahwa sugesti memiliki setidaknya dua bentuk, yakni sugesti yang berasal dari orang lain (hetero sugesti), serta sugesti yang datang dari diri sendiri (autosugesti).

Autosugesti memiliki peran penting bagi seseorang. Ketika seseorang merasa cemas, hal tersebut akan memberikan sugesti buruk pada dirinya sendiri.

Begitupun sebaliknya, ketika seseorang yakin bahwa ia bisa, hal tersebut akan memberikan sugesti positif pada diri bahwa ia benar-benar bisa.

Wujud sugesti bisa berupa tindakan, sikap, hingga perkataan. Misalnya, suatu gambar poster maupun kalimat iklan di spanduk bisa memberikan sugesti kepada orang yang melihatnya.

Baca Juga: Arti Healing Time, Manfaat dan Ide Kegiatannya

Penyebab Terjadinya Sugesti

Penyebab Terjadinya Sugesti. Foto: Pexels

Dalam kehidupan, terdapat orang-orang yang mudah tersugesti sesuatu. Sugestibel adalah sebutan bagi orang yang mudah terpengaruh atau tersugesti, sedangkan orang yang mudah memengaruhi atau memberikan sugesti pada orang lain disebut sugestif.

Adapun sugesti dapat terjadi karena beberapa alasan berikut ini.

  • Hambatan Berpikir. Seseorang yang sedang mengalami kelelahan pikiran atau sedang menanggung beban emosional tertentu akan mudah sekali tersugesti (dipengaruhi).

  • Pikiran Terpecah. Seseorang yang kurang konsentrasi akan mudah mengalami sugesti.

  • Otoritas. Seseorang yang mempunyai kekuasaan akan mudah memberikan sugesti (pengaruh) kepada orang lain. Misalnya, seorang pemimpin yang kharismatik, anjurannya pasti dipatuhi rakyatnya.

  • Mayoritas. Seserang cenderung akan mengikuti apa yang dilakukan oleh orang banyak (arus umum).

  • Kepercayaan. Seseorang akan melakukan apapun yang dikatakan atau dianjurkan kepadanya dari orang yang mereka percaya. Misalnya, seorang pasien datang ke dokter untuk periksa. Apabila dalam diri pasien telah tertanam rasa percaya kepada dokter tersebut, dia akan menuruti segala anjurannya.

Jenis-jenis Sugesti dan Contohnya

Jenis-Jenis Sugesti dan Contohnya. Foto: Pexels

Sugesti dibagi menjadi tiga jenis, yaitu sugesti kerumunan, sugesti negatif, dan sugesti prestise.

1. Sugesti Kerumunan (Crowd Suggestion)

Sugesti kerumunan (crowd suggestion) adalah penerimaan yang tidak didasarkan pada penalaran, melainkan karena keanggotaan atau kerumunan.

Contohnya siswa terlibat tawuran antar pelajar. Keterlibatan siswa tersebut pada umumnya dilakukan atas dasar rasa setia kawan atau merasa takut dikucilkan dari kelompoknya.

2. Sugesti Negatif (Negative Suggestion)

Sugesti negatif (negative suggestion) adalah sugesti yang ditujukan untuk menghasilkan tekanan-tekanan atau pembatasan terhadap pihak lain.

Contohnya seorang preman mengancam pedagang agar memberi setoran harian padanya.

3. Sugesti Prestise (Prestige Suggestion)

Sugesti prestise (prestige suggestion) adalah sugesti yang muncul sebagai akibat dari adanya prestise orang yang memberikan pengaruh.

Contohnya tokoh masyarakat yang dihormati menganjurkan agar semua warganya untuk menjalankan protokol kesehatan selama pandemi.

(DEL)