Pengertian Tangga Nada Mayor, Ciri-ciri, dan Contoh Lagunya

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tangga nada merupakan salah satu ilmu dasar yang dipelajari dalam seni musik. Tangga nada terdiri dari beberapa jenis, salah satunya adalah tangga nada mayor.
Apa pengertian tangga nada mayor? Tangga nada mayor disebut juga tangga nada diatonis. Tangga nada jenis ini terdiri dari nada Do Re Mi Fa Sol La Si.
Supaya dapat memahami tentang tangga nada mayor lebih dalam, simak penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut ini.
Memahami Pengertian Tangga Nada Mayor
Dikutip dari jurnal berjudul Modus-modus dari Tangga Nada Mayor oleh A.K.Hartananda, tangga nada mayor adalah urutan nada satu oktaf yang mempunyai struktur jarak tertentu yang diawali dengan ters berjarak mayor. Tangga nada ini memiliki dua buah interval dengan jarak setengah laras atau 1-1-½-1-1-1-½.
Merujuk buku Pintar Main Gitar Dalam 7 Hari oleh Gari Rakai Sambu, tangga nada mayor memiliki karakter mayor pada nada kedua dan ketika yang masing-masing memiliki jarak interval 1 nada (atau 2 fret). Jadi, jarak nada pertama dengan ketiga adalah 2 nada.
Mengutip buku Cara Cepat dan Mudah Membaca Notasi oleh Yohanes Andhi Kurniawan, contoh dari tangga nada mayor adalah C mayor, yang terdiri dari do, re, mi, fa, sol, la, si, dan do.
Melodi alam dari tangga nada mayor selalu diawali dengan nada Do dan diakhiri pula dengan nada Do. Meski begitu, bisa saja diawali dengan ada 5 (sol) atau 3 (mi) dan diakhiri dengan nada 1 (do).
Terdapat ciri-ciri dalam tangga nada mayor yang perlu diketahui untuk menambah ilmu seni musik. Apa saja? Berikut ini ulasannya.
Ciri-Ciri Tangga Nada Mayor
Berikut ini adalah beberapa ciri dari tangga nada mayor, di antaranya:
Tangga nada mayor mempunyai sifat yang gembira, cerita, bersemangat, dan riang. Oleh karena itu, nada ini cukup sering ditemukan dalam lagu-lagu anak, lagu daerah, dan lagu perjuangan.
Tangga nada mayor ini selalu diawali dengan nada 1 atau do.
Melodi dan notasinya biasa digunakan di semua chord atau kunci mayor pada berbagai jenis alat musik.
Memiliki pola interval atau nilai jarak 1-1-½-1-1-1-½.
Formulasi melodi atau tangga nadanya adalah 1,2,3,4,5,6,7,1’ atau Do Re Mi Fa Sol La Si Do’.
Baca Juga: Perbedaan Tangga Nada Mayor dan Minor dalam Diatonis
Contoh Lagu Menggunakan Tangga Nada Mayor
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa tangga nada mayor sering ditemukan dalam lagu anak-anak, lagu daerah, dan lagu perjuangan. Berikut ini contoh-contoh lagu menggunakan tangga nada mayor, adalah:
Indonesia Raya oleh W.R Soepratman
Halo-Halo Bandung oleh Ismail Marzuki
Hari Merdeka karya H. Mutahar
Pada Pahlawan karya C. Simanjuntak
Maju Tak Gentar karya C. Simanjuntak
Berkibarlah Benderaku karya Ibu Sud
Garuda Pancasila karya Sudharnoto
Kebyar-Kebyar karya Gombloh
Ampar-Ampar Pisang Hamiedan AC
Naik Delman karya Ibu Sud
Abang Tukang Bakso karya Mamo Agil
Balonku karya A.T. Mahmud.
(SNS)
Frequently Asked Question Section
Siapa yang menciptakan lagu Garuda Pancasila?

Siapa yang menciptakan lagu Garuda Pancasila?
Garuda Pancasila karya Sudharnoto.
Siapa yang menciptakan lagu Indonesia Raya?

Siapa yang menciptakan lagu Indonesia Raya?
Indonesia Raya diciptakan oleh W.R Soepratman
Siapa yang menciptakan lagu Halo Halo Bandung?

Siapa yang menciptakan lagu Halo Halo Bandung?
Halo-Halo Bandung diciptakan oleh Ismail Marzuki
