Pengertian Teks Persuasi, Struktur, dan Langkah-langkah Membuatnya

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian teks persuasi terdapat dalam pelajaran bahasa Indonesia. Teks persuasi merupakan salah satu jenis teks yang banyak ditemui dalam kehidupan sehari-hari.
Tujuan dari teks persuasi sendiri adalah untuk membujuk atau mendorong pembacanya agar mengikuti keinginan penulis. Bentuk teks persuasi bisa berupa pidato, iklan, surat, artikel, dan kampanye politik.
Untuk memahaminya lebih lanjut, simak penjelasan tentang pengertian teks persuasi, struktur dan langkah-langkah membuatnya berikut ini.
Memahami Pengertian Teks Persuasi
Mengutip buku Super Complete SMP/MTs 7,8,9 oleh Khoerunnisa dkk, teks persuasi adalah paragraf yang berisi ajakan atau bujukan kepada masyarakat untuk melakukan apa yang diungkapkan oleh penulis.
Teks persuasi bertujuan agar pembaca bisa yakin bahwa pendapat, ide, atau gagasan yang disampaikan penulis benar dan terbukti. Teks ini juga bisa membuat pembaca melaksanakan apa yang menjadi ajakan dari gagasan tersebut.
Menurut Hari Wibowo, S.S., M.Pd. dalam buku Materi Utama Bahasa Indonesia SMP, teks persuasi berfungsi untuk menyampaikan imbauan, saran, ajakan, dan pertimbangan tentang berbagai masalah aktual.
Struktur Teks Persuasi
Dikutip dari buku Explore Bahasa Indonesia Jilid 2 untuk SMP/MTs Kelas VIII karya Erwan Rachmat, struktur teks persuasi adalah:
Pengenalan isu, yakni berupa pengantar atau penyampaian tentang masalah yang menjadi dasar tulisan atau pembicaraannya.
Rangkaian argumen, yaitu sejumlah pendapat penulis/pembaca terkait dengan isu dikemukakan pada bagian sebelumnya. Pada bagian isi dikemukakan pula fakta untuk memperkuat argumen-argumen tersebut.
Pernyataan ajakan, yakni sebagai inti dari teks persuasi yang di dalamnya dinyatakan dorongan kepada pembaca atau pendengar untuk melakukan sesuatu.
Penegasan kembali, yaitu penegasan kembali sesuai pernyataan-pernyataan sebelumnya, biasanya ditandai oleh ungkapan-ungkapan, seperti dengan demikian dan oleh karena itu.
Baca Juga: 2 Contoh Teks Persuasi dalam Bahasa Indonesia
Langkah-langkah Membuat Teks Persuasi
Adapun langkah-langkah membuat teks persuasi adalah sebagai berikut.
1. Menentukan Topik
Topik adalah pokok pembicaraan yang dibahas dalam teks. Topik ada bermacam-macam, jadi tentukan topik yang akan dibahas dalam teks tersebut.
2. Menentukan Tujuan Karangan
Tujuan membuat teks persuasi ialah untuk membujuk pembaca agar mau melakukan apa yang ditulis dalam teks tersebut. Jadi, tulisan yang dibuat dalam teks persuasi harus bisa membujuk atau meyakinkan pembaca sehingga mereka mau melakukan apa yang dituliskan.
3. Mengumpulkan Bahan atau Data
Bahan bisa diperoleh melalui kegiatan pengamatan langsung, bacaan dari internet atau buku, wawancara, dan menyebarkan angket. Ketika mengumpulkan bahan atau data, diperlukan catatan, baik kutipan langsung atau tidak langsung yang nanti dapat menjadi bukti data.
4. Membuat Kerangka Teks Persuasi
Setelah menentukan tujuan, buatlah kerangka yang akan dikembangkan menjadi teks persuasi. Kerangka tersebut dibuat agar tulisan runtut dan sistematis.
5. Menulis Teks Persuasi
Langkah terakhir adalah mengembangkan kerangka karangan yang sudah dibuat menjadi karangan utuh.
Agar lebih memahaminya, coba perhatikan contoh berikut.
Topik/tema: Kesehatan.
Tujuan: Supaya kita cukup tidur.
Kerangka Karangan:
1. Definisi tidur
Pengertian cukup tidur
2. Dampak kurang tidur
Konsentrasi terganggu
Mudah terserang penyakit
Emosi terganggu
3. Manfaat tidur
Konsentrasi meningkat
Daya tahan tubuh meningkat
Energi meningkat
4. Tips supaya bisa tidur nyenyak
Berolahraga
Membuat jadwal tidur
Jangan makan makanan berat sebelum tidur.
Demikian penjelasan tentang teks persuasi. Semoga bermanfaat!
(SNS)
