Konten dari Pengguna

Pengertian Tesis, Elemen Kunci, dan Cara Penulisan yang Benar

Pengertian dan Istilah

Pengertian dan Istilah

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian Tesis. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Pengertian Tesis. Foto: Unsplash

Menurut Cambridge Dictionary, pengertian tesis adalah tulisan panjang tentang subjek tertentu. Tesis ditulis untuk gelar perguruan tinggi atau universitas yang lebih tinggi.

Tesis juga bisa berarti gagasan utama, pendapat, atau teori seseorang maupun kelompok. Untuk memahami arti tesis lebih jauh, simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Memahami Tesis

Memahami Tesis. Foto: Unsplash

Tesis dapat diartikan sebagai karangan ilmiah yang ditulis untuk mendapatkan gelar kesarjanaan pada suatu universitas. Namun, tesis adalah tugas akhir khusus untuk jenjang magister atau S2. Sementara untuk jenjang mahasiswa S1, tugas akhirnya disebut skripsi.

Baca Juga: Pengertian serta Perbedaan Skripsi, Tesis, dan Disertasi

Tesis harus argumentatif, mahasiswa sebaiknya mengusulkan poin yang bisa diperdebatkan, bahwa orang bisa setuju atau tidak setuju. Dengan kata lain, tesis merupakan laporan penelitian tertulis berisi masalah yang belum ditangani.

Dalam sebuah tesis, peneliti mengemukakan kesimpulannya. Peneliti juga memberikan bukti untuk mendukung kesimpulan. Adapun fokus utama tesis adalah kebaruan penelitian bersama dengan metode penelitian.

Tesis sendiri dapat berbentuk studi empiris, studi literatur, studi kasus, ataupun studi teoritis, atau juga studi metodologis. Umumnya, tesis berbentuk studi empiris dan studi kasus.

Dalam hal ini, studi empiris sebagai bentuk riset yang kemudian menggunakan data yang didapat dari proses observasi aktual maupun eksperimen.

Elemen Kunci dan Ciri-ciri Tesis

Elemen Kunci dan Ciri-ciri Tesis. Foto:; Unsplash

Berikut tiga elemen yang menjadi kunci dari proses pembuatan tesis, dikutip dari situs Key Difference.

  • Proposisi: Tesis menyebarkan ide, hipotesis atau rekomendasi.

  • Argumen: Memberikan alasan agar proposisi diterima alih-alih hanya menegaskan sudut pandang.

  • Pemeliharaan argumen: Argumen harus dibuat cukup meyakinkan dengan memberikan logika yang sesuai dan bukti yang memadai.

Adapun ciri-ciri tesis yang ideal adalah sebagai berikut ini:

  • Tesis yang ideal diharapkan dapat menambah pengetahuan baru terhadap teori yang sudah ada sebelumnya.

  • Tesis mengkomunikasikan ide sentral penelitian dengan cara yang jelas dan ringkas.

  • Tesis yang efektif lebih dari sekadar pernyataan, fakta, atau pertanyaan sederhana.

  • Tesis menjawab mengapa dan bagaimana pertanyaan yang berkaitan dengan topik.

  • Untuk menghindari kebingungan, tesis ditulis dengan hati-hati.

  • Tesis yang ideal dapat menguraikan arah dan ruang lingkup penelitian.

  • Tesis yang ideal bisa membuat pembaca ingin terus membaca.

Baca Juga: Pengertian Proposal, Jenis-jenis, dan Sistematika Penulisannya

Cara Menulis Tesis

Cara Menulis Tesis. Foto: Unsplash

Menulis tesis membutuhkan suatu proses yang panjang. Penulisan tesis sendiri terbagi menjadi 5 Bab, berikut penulisannya.

1. BAB I

Bab I berisi hal-hal berikut ini:

  • Latar Belakang Masalah: Tuliskan topik yang ingin diteliti dan kemukakan pentingnya topik tersebut untuk dibahas.

  • Identifikasi Masalah: Paparkan sejumlah permasalahan penelitian yang dapat muncul. Hal ini sangat berhubungan dengan latar belakang masalah.

  • Pembatasan Masalah: Masalah penelitian yang telah diidentifikasi, selanjutnya dipilih untuk ditetapkan.

  • Rumusan Masalah: Berisi pertanyaan-pertanyaan yang akan dicarikan jawabannya melalui pengujian secara empiris.

  • Tujuan Penelitian: Mengungkapkan sasaran yang ingin dicapai dan mengacu pada rumusan masalah.

  • Manfaat Penelitian: Memaparkan hasil penelitian secara teoritis dan praktis.

2. BAB II

Bab II berisi hal-hal berikut ini:

  • Kajian Pustaka: Mencantumkan kajian terhadap teori-teori dan hasil penelitian yang relevan dengan masalah penelitian.

  • Kerangka Berpikir: Digunakan untuk mengintegrasikan teori dan hasil penelitian yang terpisah-pisah menjadi satu rangkaian utuh dengan menggunakan alur logis yang mengarah pada penemuan jawaban sementara atau hipotesis.

  • Hipotesis: Jawaban sementara atas masalah yang sedang diteliti dan disampaikan dalam kalimat pernyataan.

3. Bab III

Bab III berisi hal-hal berikut ini:

  • Tempat dan waktu penelitian: Waktu dan tempat penelitian diperhitungkan mulai konsultasi pengajuan judul dan proposal sampai dengan penulisan laporan hasil penelitian selesai.

  • Desain Penelitian: Pemaparan tentang hubungan antarvariabel yang akan diteliti.

  • Populasi, sampel dan teknik pengambilan sampel

  • Teknik pengumpulan data

  • Teknik analisis data, berhubungan erat dengan rancangan penelitian dan hipotesis yang diajukan.

  • Prosedur penelitian, mulai dari penelitian pendahuluan, pengembangan instrumen, pengumpulan data, sampai pada penulisan laporan.

4. Bab IV

Bab IV berisi hal-hal berikut ini:

  • Hasil Penelitian

  • Deskripsi Data

  • Hasil Uji Persyaratan Analisis

  • Hasil Uji Hipotesis

  • Pembahasan

  • Luaran Penelitian

4. Bab V

Bab V berisi hal-hal berikut ini:

  • Simpulan

  • Saran dan impplikasi dari penelitian yang telah dilakukan.

Nah, itulah penjelasan mengenai tesis dan cara penulisan yang benar. Semoga bermanfaat, ya!

(DEL)

Frequently Asked Question Section

Apa fokus utama penelitian tesis?
chevron-down

Adapun fokus utama tesis adalah kebaruan penelitian bersama dengan metode penelitian.

Apa saja bentuk-bentuk tesis?
chevron-down

Tesis sendiri dapat berbentuk studi empiris, studi literatur, studi kasus, ataupun studi teoritis, atau juga studi metodologis. Umumnya, tesis berbentuk studi empiris dan studi kasus.

Apa fungsi kerangka berpikir dalam karya ilmiah?
chevron-down

Kerangka Berpikir: Digunakan untuk mengintegrasikan teori dan hasil penelitian yang terpisah-pisah menjadi satu rangkaian utuh dengan menggunakan alur logis yang mengarah pada penemuan jawaban sementara atau hipotesis.