Konten dari Pengguna

Sertifikat Pendukung: Pengertian dan Fungsinya dalam Dunia Kerja

Pengertian dan Istilah

Pengertian dan Istilah

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sertifikat pendukung adalah, sumber gambar: unsplash/Saulo Mohana
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sertifikat pendukung adalah, sumber gambar: unsplash/Saulo Mohana

Sertifikat pendukung adalah salah satu dokumen penting yang perlu disimpan dengan baik agar tidak hilang. Sertifikat ini dapat dilampirkan dalam surat lamaran kerja untuk melengkapi persyaratan.

Biasanya, sertifikat pendukung didapatkan ketika selesai mengikuti kursus, workshop, seminar, dan acara sejenisnya. Memahami arti dan fungsi sertifikat ini sangat penting agar dapat memanfaatkannya dengan bijak.

Penjelasan tentang Sertifikat Pendukung adalah Dokumen Resmi

Ilustrasi Sertifikat pendukung adalah, sumber gambar: unsplash/Headway

Sertifikat pendukung adalah dokumen resmi yang diterbitkan oleh institusi atau lembaga tertentu sebagai bukti bahwa seseorang telah menjalani workshop, pelatihan kerja, atau program pendidikan lainnya.

Sertifikat ini berisi nama nama program, pemegang sertifikat, topik yang dibahas, dan tanda tangan atau stempel institusi dari institusi yang mengeluarkan sertifikat tersebut.

Fungsi Sertifikat Pendukung dalam Dunia Kerja

Ilustrasi Sertifikat pendukung adalah, sumber gambar: unsplash/Dimitri Karastel

Sertifikat pendukung mencerminkan bahwa seseorang terus belajar dan berkembang dalam mengasah kemampuan. Hal ini tentu sangat dihargai oleh perusahaan yang mencari kandidat karyawan dengan sikap proaktif. Adapun fungsi sertifikat pendukung lainnya, yakni sebagai berikut.

1. Mendukung Persyaratan Rekrutmen

Beberapa perusahaan menjadikan sertifikat tertentu sebagai salah satu syarat dalam proses rekrutmen. Dengan memiliki sertifikat pendukung, maka pelamar kerja telah memenuhi salah satu persyaratan yang dibutuhkan.

2. Meningkatkan Kompetensi dan Kredibilitas

Mengutip buku Dapat Kerja itu Gampang!, Agung Triharso (2015), sertifikat pendukung menjadi bukti bahwa seseorang mempunyai keahlian tambahan di luar pendidikan formal. Hal ini dapat meningkatkan kredibilitasnya di hadapan perusahaan.

Contohnya, jika memiliki sertifikat pelatihan public speaking. Artinya, kandidat pelamar tersebut mempunyai keahlian dan wawasan yang baik di bidang komunikasi.

3. Meningkatkan Daya Saing

Di tengah persaingan kerja yang kompetitif, sertifikat pendukung dapat menjadi pembeda antara kandidat yang mempunyai kualifikasi serupa. Dengan adanya sertifikat pendukung tersebut, seseorang mampu menunjukkan bahwa dirinya berupaya untuk berkembang dan memperbarui wawasannya.

4. Memperluas Peluang Karier

Sertifikat pendukung juga dapat memperluas peluang karier seseorang. Ia berkesempatan untuk menekuni bidang baru yang tidak dipelajari dalam pendidikan formalnya. Contohnya, seseorang yang menempuh pendidikan teknik dapat melamar pekerjaan di bidang penjualan jasa karena memiliki sertifikat pelatihan marketing.

Baca juga: Apa itu SKP dalam Dunia Kerja? Ini Fungsi dan Cara Menyusunnya

Secara umum, sertifikat pendukung adalah sertifikat yang dapat dicantumkan ketika melamar pekerjaan. Dengan mempunyai sertifikat ini, maka peluang kerja dapat lebih besar untuk digapai.(DLA)