Konten dari Pengguna

Tata Cara Mengukur Kaki X atau O dengan Benar sesuai Anjuran Medis

Perawatan Pria

Perawatan Pria

Membahas artikel tentang perawatan diri pria

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Perawatan Pria tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara mengukur kaki x atau o. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara mengukur kaki x atau o. Sumber: pexels.com

Kaki berbentuk X atau O merupakan bentuk kelainan yang membuat postur atau bentuk kedua kaki jadi tidak sempurna. Cara mengukur kaki X atau O sangat penting untuk diketahui sebagai bagian dari pemeriksaan.

Sebab, kondisi kaki yang dapat dikatakan sebagai kaki X atau kaki O harus memenuhi indikator tertentu. Jadi, diagnosanya tidak bisa dilakukan sembarangan.

Tata Cara Mengukur Kaki X atau O dengan Benar

Ilustrasi cara mengukur kaki x atau o. Sumber: pexels.com

Mengutip dari buku Aku Kenal, Kegiatan untuk Anak Usia 4-5 Tahun (hal 92), kaki benuk O akan terlihat jika berdiri tegak, lutut kanan dan kiri akan terlihat saling berjauhan. Sedangkan kaki X akan terlihat bila berdiri tegak, lutut saling merapat, tetapi telapak kaki saling berjauhan.

Lantas, bagaimana cara mengukur kaki X atau O yang benar sesuai dengan anjuran medis? Berikut ini adalah tata cara selengkapnya yang bisa disimak.

1. Cara Mengukur Kaki X

  1. Berdiri tegak di depan cermin dengan kedua kaki rapat dan lutut saling menempel.

  2. Apabila pergelangan kaki kanan dan kiri tidak bisa menempel dan terlihat jarak di antara keduanya, maka artinya seseorang memiliki kaki X.

  3. Selain itu, bisa juga mengukur jarak antara kedua pergelangan kaki menggunakan penggaris atau meteran. Apabila jarak lebih dari 4-5 cm, bisa jadi ini adalah tanda kaki X.

Dari cara di atas, bisa diketahui bahwa ciri utama kaki X adalah lutut menempel, tapi pergelangan kaki tidak bisa menyatu.

2. Cara Mengukur Kaki O

  1. Berdiri tegak di depan cermin dengan kedua kaki rapat dan lutut saling menempel.

  2. Apabila lutut kanan dan kiri tidak bisa menyatu dan ada jarak di antara keduanya, artinya seseorang memiliki kaki O.

  3. Kemudian bisa juga mengukur jarak antara kedua tempurung lutut. Jika jarak lebih dari 4-5 cm, hal ini bisa menunjukkan bentuk kaki O.

Dengan kata lain, ciri kaki O adalah pergelangan kaki bisa menempel, tapi lutut tidak bisa rapat.

Baca Juga: 4 Rekomendasi Kaos Kaki Lari yang Nyaman dan Antigerah

Itu dia penjelasan mengenai tata cara mengukur kaki X atau O. Perlu diketahui bahwa pemeriksaan mandiri ini hanya bersifat indikatif. Jika kondisi ini dibarengi dengan gejala lain, sebaiknya segera periksa ke dokter ortopedi atau fisioterapis. (Anne)