Konten dari Pengguna

3 Perbedaan Etika dan Etiket Berdasarkan Pengertian dan Contohnya

Perbedaan Kata

Perbedaan Kata

Membahas perbedaan kata secara mendalam.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Perbedaan Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perbedaan Etika dan Etiket. Foto hanya sebagai ilustrasi saja, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/Radission US.
zoom-in-whitePerbesar
Perbedaan Etika dan Etiket. Foto hanya sebagai ilustrasi saja, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/Radission US.

Kata etika dan etiket sering disama artikan. Padahal terdapat perbedaan etika dan etiket berdasarkan pengertian dan penggunaan katanya.

Selain dari pengertian dan penggunaan katanya, penerapan dari arti keduanya pun berbeda. Meski begitu, kedua katanya merupakan istilah yang menyangkut dengan perilaku manusia.

Perbedaan Etika dan Etiket dari Pengertian serta Contohnya

Perbedaan Etika dan Etiket. Foto hanya sebagai ilustrasi saja, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/Chris Liverani.

Seperti dikatakan sebelumnya, perbedaan etika dan etiket dapat dibedakan berdasarkan pengertian dan penggunaan katanya. Selain itu, sifat dan penerapan dalam kehidupan sehari-harinya juga menjadi perbedaan dari dua kata ini.

Berikut perbedaan dari etika dan juga etiket, berdasarkan Buku Ajar Etika, Fentje W. Langitan (2023: 8-11).

1. Arti Kata secara Harfiah

Perbedaan pertama adalah secara istilah. Etika memiliki arti sebagai moral. Sedangkan etiket berarti sopan santun. Tidak hanya itu, penulisan dalam bahasa Inggris pun berbeda, etika dalam bahasa Inggris adalah ethics, sedangkan etiket adalah ethics.

Selain itu, secara arti mendalam pun berbeda. Moral adalah konsep tentang benar dan salah dalam perilaku dan sikap manusia. Sedangkan sopan santun merupakan perilaku atau tindakan menghormati dan menghargai orang lain.

2. Etiket adalah Perbuatan Dilakukan Manusia; Etiket Perbuatan yang Boleh dan Tidak

Berdasarkan pengertian di atas, secara mendalam, etiket menyangkut cara suatu perbuatan yang harus dilakukan manusia. Etiket menunjukkan cara yang tepat, artinya, cara yang diharapkan serta ditentukan dalam suatu kalangan tertentu.

Misalnya, jika menyerahkan sesuatu kepada atasan, harus menyerahkan dengan menggunakan tangan kanan. Orang akan dianggap melanggar etiket, bila orang menyerahkan sesuatu dengan tangan kiri.

Sebaliknya, etika tidak terbatas pada cara dilakukannya suatu perbuatan; etika memberi norma tentang perbuatan itu sendiri. Dalam hal lebih mudah diartikan, etika menyangkut masalah apakah suatu perbuatan boleh dilakukan ya atau tidak.

Contohnya, mengambil barang milik orang lain tanpa izin, dan bertentangan dengan kehendak pemiliknya. Ketika melakukan hal tersebut, tidak dipertimbangkan kualitas etisnya. Tetapi, perbuatan ini, kelas melanggar norma etika “Jangan Mencuri”.

3. Etiket Berlaku dalam Pergaulan; Etika Tidak Tergantung pada Kehadiran Orang

Etiket berlaku dalam pergaulan. Misalnya, banyak peraturan etiket yang mengatur cara makan atau berpakaian.

Seseorang dianggap melanggar etiket, bila makan sambil berbunyi atau dengan meletakkan kaki di atas meja, dan sebagainya. Tapi ketika orang itu makan di rumahnya sendiri, orang itu tidak melanggar etiket.

Sedangkan, etika tidak tergantung pada hadir tidaknya orang lain. Jika sesudah makan di restoran, lalu keluar tanpa bayar. Hal itu tentu tidak etis, bahkan juga bila tidak diketahui oleh pemilik.

Larangan untuk mencuri selalu berlaku, entah ada orang lain hadir atau tidak. Barang yang dipinjam selalu harus dikembalikan, juga jika pemiliknya sudah lupa.

Baca Juga: Memahami Perbedaan Kebutuhan dan Keinginan beserta Contohnya

Itu tadi perbedaan etika dan etiket berdasarkan pengertian, sifat dan juga contoh yang terjadi di kehidupan. Informasinya bisa menjadi referensi dalam menggunakan kedua istilah ini. (Fitri A)