3 Perbedaan Monokotil dan Dikotil dalam Pelajaran Biologi

Membahas perbedaan kata secara mendalam.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Perbedaan Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Banyak jenis tumbuhan terdapat di sekitar, masing-masing memiliki keanekaragaman tersendiri. Secara umum, terdapat dua jenis tumbuhan, yaitu monokotil dan dikotil. Beberapa perbedaan mendasar membedakan monokotil dan dikotil.
Perbedaan tumbuhan monokotil dan dikotil dapat dilihat dari beberapa aspek, mulai dari pengertian atau definisi hingga jenis akarnya.
3 Perbedaan Monokotil dan Dikotil yang Wajib Diketahui agar Tidak Salah Mengelompokkan Tumbuhan
Dikutip dari buku IPA Biologi, Saktiyono, beberapa perbedaan monokotil dan dikotil wajib diketahui. Perbedaan dua jenis tumbuhan ini menjadi pondasi penting untuk membedakan tumbuhan dengan baik.
Berikut beberapa perbedaan monokotil dan dikotil dilihat dari beberapa aspek penting.
1. Definisi
Aspek pertama untuk membedakan dua jenis tanaman ini adalah definisinya. Tumbuhan monokotil adalah tumbuhan dengan biji tunggal, salah satu dari dua kelompok utama tumbuhan berbunga.
Kelompok ini dicirikan oleh adanya hanya satu daun lembaga (kotiledon) dalam biji. Keadaan ini menyebabkan biji tumbuhan monokotil tidak mengalami pembelahan.
Sementara itu, tumbuhan dikotil didefinisikan sebagai tumbuhan dengan biji berkeping ganda. Biji pada tumbuhan ini dilindungi oleh struktur yang disebut karpel, yaitu semacam daun buah. Kotiledon atau daun lembaga pada tumbuhan dikotil berjumlah sepasang, yang berarti terdapat dua kotiledon dalam embrio bijinya.
2. Jenis Akar
Aspek kedua untuk melihat perbedaan monokotil dan dikotil adalah jenis akar. Tumbuhan monokotil memiliki sistem perakaran serabut. Akar serabut dicirikan oleh bentuknya yang menyerupai serabut dengan ukuran relatif kecil dan hampir sama.
Akar jenis ini tidak menancap terlalu dalam ke dalam tanah dan kekuatannya lemah, sehingga tanaman mudah tumbang.
Sebaliknya, tumbuhan dikotil mempunyai sistem perakaran tunggang. Akar tunggang terbentuk dari perkembangan kecambah yang berkelanjutan. Akar ini memiliki struktur yang kompleks, terdiri dari epidermis, korteks, endodermis, dan stele.
3. Bentuk Daun
Jika dilihat dari aspek bentuk daun, tumbuhan monokotil memiliki bentuk tulang daun yang sejajar. Susunan tulang daun jenis ini membentuk garis-garis lurus yang sejajar dari pangkal hingga ujung daun.
Sebaliknya, tumbuhan dikotil memiliki pola tulang daun yang lebih kompleks, yaitu berbentuk menjari atau menyirip. Pola menjari menyerupai susunan jari-jari tangan, sedangkan pola menyirip memiliki susunan seperti bulu burung dengan satu ibu tulang daun di tengah.
Baca juga: 5 Perbedaan Investasi Saham dan Obligasi, Investor Wajib Tahu mengenai Keduanya
Tiga penjelasan mengenai perbedaan monokotil dan dikotil di atas dapat menjadi bahan untuk menambah wawasan dan pengetahuan, khususnya mengenai tumbuhan. (ARD)
