Konten dari Pengguna

3 Perbedaan Telur Omega dan Telur Biasa dari Tampilan hingga Gizi

Perbedaan Kata

Perbedaan Kata

Membahas perbedaan kata secara mendalam.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Perbedaan Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

[perbedaan telur omega dan telur biasa ] Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: unsplash/Jakub Kapusnak
zoom-in-whitePerbesar
[perbedaan telur omega dan telur biasa ] Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: unsplash/Jakub Kapusnak

Telur omega dan telur biasa merupakan sumber protein hewani yang mudah diperoleh dan harganya terjangkau. Sering dianggap sama, nyatanya perbedaan telur omega dan telur biasa bisa diketahui dari segi tampilan hingga kandungan gizinya.

Banyak orang menilai bahwa telur omega lebih baik dibandingkan telur biasa. Agar dapat memilih telur omega pada saat berbelanja telur, penting untuk mengetahui perbedaan dari telur omega dan telur biasa.

3 Perbedaan Telur Omega dan Telur Biasa

[perbedaan telur omega dan telur biasa ] Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: unsplash/Louise Hansel

Mengutip buku Saya Meminta Satu Allah Memberi Tak Terhingga, Wasis Sarjono & Bima Syukri (2022), telur omega memiliki banyak manfaat, di antaranya memenuhi kebutuhan gizi, menjaga kulit tetap sehat, meningkatkan kecerdasan anak, dan meminimalisir risiko penyakit jantung. Adapun perbedaan telur omega dan telur biasa, yaitu:

1. Warna dan Tekstur Kuning Telur

Kuning telur ayam biasa umumnya kecil dan berwarna kuning muda. Adapun kuning telur omega berukuran lebih besar dan warnanya lebih pekat, bahkan hampir mendekati warna oranye. Dilihat dari segi tekstur, kuning telur omega juga tidak mudah hancur saat dipisahkan dengan putihnya.

2. Tampilan Fisik

Berdasarkan ukurannya, telur omega dan telur biasa sebenarnya hampir sama. Namun, yang membedakan adalah cangkangnya. Cangkang telur omega lebih tebal dan berwarna lebih gelap karena membran albumin melapisi seluruh bagian cangkang di dalamya.

Adapun cangkang telur biasa memiliki ketebalan yang lebih tipis dan berwarna lebih cerah, sehingga lebih mudah retak.

3. Kandungan Gizi

Sesuai namanya, telur omega mengandung asam lemak omega-3. Walaupun telur ayam biasa juga mengandung asam lemak tersebut, tetapi kandungannya lebih besar pada telur omega. Bahkan kandungan omega-3 ini lima kali lipat lebih banyak dibandingkan telur biasa.

Kandungan kolesterol telur omega juga 50% lebih rendah dibanding telur ayam biasa, yakni sekitar 150 mg per 100 gram. Adapun kandungan kolestrol telur biasa dapat mencapai 250-300 mg.

Baca juga: 5 Perbedaan Sirloin dan Tenderloin, Pencinta Daging Perlu Tahu

Perbedaan telur omega dan telur biasa yang dijelaskan di atas dapat dijadikan panduan dalam memilih telur. Dengan begitu, maka dapat memperoleh telur omega yang lebih berkualitas dari segi gizi dan kesehatan. (DLA)