Konten dari Pengguna

5 Perbedaan Sirloin dan Tenderloin, Pencinta Daging Perlu Tahu

Perbedaan Kata

Perbedaan Kata

Membahas perbedaan kata secara mendalam.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Perbedaan Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perbedaan Sirloin dan Tenderloin.  Foto hanya ilustrasi, bukan sebenarnya. Sumber: Unsplash/Madie Hamilton
zoom-in-whitePerbesar
Perbedaan Sirloin dan Tenderloin. Foto hanya ilustrasi, bukan sebenarnya. Sumber: Unsplash/Madie Hamilton

Dalam menu restoran steik, pembeli biasanya akan menemukan opsi sirloin dan tenderloin di dalamnya. Terdapat sejumlah perbedaan sirloin dan tenderloin yang perlu diketahui sebelum memesan.

Mengutip dari Industri Pengolahan Daging, Djalal Rosyidi dkk, (2021:103), jenis potongan steik ini bervariasi dan masing-masing memiliki karakteristik akhir yang berbeda. Hal ini diakibatkan oleh komposisi serabut otot serta rasio daging dan lemak yang berbeda.

5 Perbedaan Sirloin dan Tenderloin yang Penting untuk Diketahui Sebelum Membeli

Perbedaan Sirloin dan Tenderloin. Foto hanya ilustrasi, bukan sebenarnya. Sumber: Unsplash/Edson Saldaña

Dua potongan daging sapi yang populer digunakan sebagai bahan dasar steik adalah sirloin dan tenderloin. Keduanya memiliki karakteristiknya tersendiri. Berikut beberapa perbedaan sirloin dan tenderloin.

1. Asal Lokasi Potongan

Bagian sirloin atau daging has luar terletak di atas tenderloin. Merentang dari iga bawah hingga punggung atas.

Sedangkan tenderloin yang lebih dikenal sebagai daging has dalam merupakan bagian terempuk yang terletak di bawah punggung dan bukan termasuk otot motorik.

2. Tekstur

Berdasarkan asal potongannya, bagian sirloin lebih mendekati otot yang digunakan untuk bergerak sehingga potongannya memiliki tekstur yang lebih alot dan padat. Jika dilihat, potongan ini juga akan terlihat memiliki warna lebih gelap serta terlihat padat.

Sebaliknya, tenderloin bertekstur lebih lembut dan empuk ketika digigit. Jika dilihat potongan mentahnya, potongan ini akan terlihat memiliki warna lebih terang dengan serat daging yang lebih jarang.

3. Perbedaan Kandungan Gizi

Sirloin memiliki kandungan protein yang lebih tinggi daripada tenderloin. Akan tetapi, jika menilik dari segi kalori dan lemak, sirloin memiliki persentase yang lebih kecil dibandingkan potongan daging tenderloin.

4. Lama Durasi Memasak

Meski durasi memasak akan berbeda-beda tergantung dengan berat dan ketebalan daging yang digunakan. Umumnya, daging sirloin yang lebih padat dan kenyal memerlukan durasi pengolahan yang lebih lama hingga mencapai tingkat keempukan yang diinginkan.

Berkebalikan dengan itu, tenderloin tidak membutuhkan waktu yang lama karena pada dasarnya memiliki tekstur yang lebih lembut.

5. Rasa

Persoalan rasa pada steik akan tergantung pada tingkat kematangan dagingnya. Sirloin pada tingkat kematangan medium memiliki tekstur lebih alot serta memiliki aroma dan citarasa daging yang lebih kuat.

Sedangkan tenderloin dalam tingkat kematangan yang sama akan menghasilkan tekstur lembut dan lumer di lidah.

Baca juga: 3 Perbedaan Jus dan Smoothies yang Sedang Viral di Masyarakat

Perbedaan sirloin dan tenderloin di atas diharapkan dapat membantu sebagai referensi bagi para pencinta daging yang belum begitu familiar dengan karakteristik kedua potongan tersebut. (RF)