Konten dari Pengguna

3 Perbedaan Zakat dan Pajak Dilihat dari Berbagai Aspek

Perbedaan Kata

Perbedaan Kata

Membahas perbedaan kata secara mendalam.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Perbedaan Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perbedaan Zakat dan Pajak. Foto Hanya Ilustrasi, Bukan Sebenarnya. Sumber Foto: Unsplash.com/Kelly Sikkema
zoom-in-whitePerbesar
Perbedaan Zakat dan Pajak. Foto Hanya Ilustrasi, Bukan Sebenarnya. Sumber Foto: Unsplash.com/Kelly Sikkema

Zakat dan pajak merupakan dua istilah yang sering dibicarakan oleh masyarakat karena kedua istilah ini sangat berhubungan dengan kehidupan masyarakat. Sayangnya, masih ada segelintir orang yang belum paham perbedaan zakat dan pajak.

Keduanya merupakan kewajiban yang harus ditunaikan ketika sudah memenuhi kriteria tertentu. Khusus untuk zakat, ini merupakan kewajiban yang dibebankan kepada umat Islam karena zakat merupakan salah satu ajaran dalam Islam.

3 Perbedaan Zakat dan Pajak Dilihat dari Berbagai Aspek Mulai dari Definisi hingga Syaratnya

Perbedaan Zakat dan Pajak. Foto Hanya Ilustrasi, Bukan Sebenarnya. Sumber Foto: Unsplash.com/Towfiqu barbhuiya

Memahami perbedaan zakat dan pajak akan membantu seseorang, khususnya umat muslim untuk mendapatkan alasan yang tepat kenapa harus menunaikan keduanya. Zakat merupakan perintah yang diberikan langsung oleh Allah Swt. dan sudah dijelaskan dalam Al-Qur'an.

Sementara itu, pajak merupakan salah satu bentuk kewajiban yang harus ditunaikan sebagai warga negara Indonesia. Lebih jelasnya simak perbedaan zakat dan pajak dilihat dari berbagai aspek berikut ini.

1. Pengertian

Perbedaan pertama bisa dilihat dari aspek pengertian atau definisinya. Dikutip dari buku Hukum Zakat dan Wakaf, Yulkarnain Harahab (2024), zakat adalah bagian dari harta dengan persyaratan tertentu yang diwajibkan oleh Allah Swt. kepada pemiliknya untuk diserahkan kepada yang berhak menerimanya dengan persyaratan tertentu.

Di sisi lain, pajak merupakan kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan undang-undang dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara.

2. Cara Pengelolaan

Perbedaan kedua bisa dilihat dari aspek cara pengelolaan dari keduanya. Pengelolaan zakat dilakukan oleh amil zakat. Amil zakat adalah individu atau lembaga yang dipercaya untuk mengumpulkan hingga menyalurkan zakat kepada yang berhak.

Dalam ajaran Islam sudah dijelaskan siapa saja yang berhak menerima zakat. Dalam Al-Qur'an dijelaskan bahwa ada delapan golongan yang berhak menerima zakat.

Sebaliknya, pengelolaan pajak mutlak menjadi wewenang negara melalui Aparatur Sipil Negara (ASN) di bawah Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Proses pengelolaan pajak telah diatur secara spesifik dalam undang-undang dan tidak boleh diselenggarakan oleh pihak lain.

3. Waktu Pembayaran

Waktu pembayaran juga berbeda antara zakat dan pajak. Waktu pembayaran zakat terbagi menjadi dua, yaitu zakat fitrah dibayarkan pada bulan Ramadan sebelum memasuki Syawal, sedangkan zakat mal dibayarkan ketika harta telah memenuhi syarat nisab dan haul.

Sementara itu, pembayaran pajak di Indonesia memiliki jatuh tempo yang telah ditentukan oleh undang-undang. Keterlambatan dalam membayar pajak akan dikenai denda.

Baca juga: 5 Perbedaan Empati dan Simpati, Jangan Tertukar

Tiga perbedaan zakat dan pajak di atas bisa menambah wawasan dan pengetahuan serta memahami kenapa harus membayar keduanya. (ARD)