Konten dari Pengguna
5 Perbedaan Empati dan Simpati, Jangan Tertukar
29 September 2025 16:58 WIB
·
waktu baca 2 menit
Kiriman Pengguna
5 Perbedaan Empati dan Simpati, Jangan Tertukar
Perbedaan empati dan simpati salah satunya terletak pada perspektif yang digunakan. Apa perbedaan lainnya? Simak dalam artikel berikut.
Perbedaan Kata
Tulisan dari Perbedaan Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Perbedaan empati dan simpati kerap mendatangkan kebingungan. Memiliki penyebutan yang hampir mirip, tak sedikit orang merasa bingung membedakan keduanya.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari buku Komunikasi Kasih Sayang, Sumartono (2004:118), empati merupakan kemampuan menempatkan diri sebagai orang lain. Dengan empati, seseorang mampu membaca sudut pandang orang lain. Memiliki sifat empati dapat membantu seseorang untuk memiliki hubungan yang baik dengan orang sekitar.
Perbedaan Empati dan Simpati Sebagai Sifat yang Harus Dimiliki
Baik empati maupun simpati merupakan bentuk kepedulian pada orang lain. Empati adalah kemampuan memahami sudut pandang orang lain, sedangkan simpati adalah rasa kasihan terhadap kondisi orang lain.
Di antara empati dan simpati, terdapat berbagai perbedaan, yakni:
1. Sifat
Terjadinya empati melibatkan berbagai faktor, misalnya afeksi dan kognisi. Berbagai faktor tersebut menjadikan seseorang mampu berpikir pemecahan masalah yang dialami orang lain.
Sedangkan simpati terjadi secara spontan yang diikuti sikap memberi ucapan keprihatinan atau duka cita.
ADVERTISEMENT
2. Penyebab Kemunculan
Empati dapat terjadi walaupun seseorang belum pernah mengalami kondisi yang dialami orang lain. Hal ini terjadi karena mereka mampu melihat sudut pandang dari orang lain.
Di sisi lain, simpati terjadi karena pernah berada di posisi yang sama dengan orang lain.
3. Perspektif
Perbedaan empati dan simpati berikutnya ada pada perspektif yang digunakan. Empati menjadikan seseorang mampu melihat dari sudut pandang orang lain dan tidak berlandaskan ego.
Sedangkan, simpati lebih memakai sudut pandang pribadi. Hal ini terjadi karena simpati bersumber dari ego.
4. Respon
Ketika merasa empati, seseorang akan memberi orang lain ruang untuk bebas mengungkapkan perasaan dan emosi yang dirasakan.
Sedangkan, simpati menjadikan seseorang memberi nasihat hingga masukan. Sikap ini terjadi karena memandang orang lain dengan perasaan kasihan.
ADVERTISEMENT
5. Dampak Bagi Hubungan
Adanya empati membuat seseorang dapat menjalin hubungan lebih dalam dan kuat dengan orang lain. Hubungan tersebut terjadi karena rasa mampu merasakan apa yang dirasakan orang lain.
Sedangkan, adanya simpati seringkali menciptakan jarak emosional karena orang yang diberi simpati cenderung tidak merasa dipahami. Bahkan jika terlalu sering ditunjukkan, simpati tidak lagi terasa berkesan.
Perbedaan empati dan simpati dapat dilihat dari perspektif hingga dampaknya. Kedua sifat tersebut baik dan dapat bermanfaat dalam menjalin hubungan dengan orang lain. (LAU)

