4 Perbedaan Lada dan Merica yang Sering Dianggap Sama

Membahas perbedaan kata secara mendalam.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Perbedaan Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lada dan merica merupakan dua rempah-rempah yang biasa digunakan untuk bumbu dapur. Dua rempah ini sering dianggap sama dan terjadi kesalahan ketika memasukkan ke dalam makanan. Padahal terdapat beberapa perbedaan lada dan merica.
Perbedaan ini membantu menentukan mana yang tepat untuk dimasukkan ke dalam makanan. Kesalahan pemilihan akan berdampak pada rasa makanan yang dimasak.
4 Perbedaan Lada dan Merica yang Sering Dianggap Sama Padahal Berbeda
Lada dan merica merupakan rempah yang sudah ada sejak lama dan menjadi komoditas menarik di kalangan masyarakat. Bahkan pada masa Romawi, lada menjadi komoditas dengan harga sangat mahal. Beberapa sumber menjelaskan bahwa rempah ini dikenal sebagai emas hitam karena nilainya yang tinggi.
Lada dan merica juga menjadi salah satu faktor pendorong bangsa Eropa melakukan perdagangan hingga ke kawasan Asia, termasuk Indonesia. Di Indonesia, lada sudah ada sejak abad ke-18 dan berkembang dengan sangat baik di beberapa wilayah seperti Sumatra dan Kalimantan.
Pertanyaannya adalah apa saja perbedaan lada dan merica? Berikut ini adalah beberapa di antaranya.
1. Definisi dan Asal Usulnya
Perbedaan pertama dapat dilihat dari pengertian dan asal usulnya. Dikutip dari Buku Ajar Dasar-dasar Perlindungan Tanaman, Helda Syahfari dkk. (2024), dijelaskan bahwa lada merujuk pada lada putih atau lebih dikenal dengan nama Muntok White Pepper.
Sebenarnya lada dan merica berasal dari tanaman yang sama, yaitu tanaman Piper. Namun, perbedaan terletak pada varietasnya. Hal ini terlihat pada warnanya setelah dikeringkan.
Biasanya lada berwarna hitam atau putih, sedangkan merica dapat memiliki beberapa variasi, seperti hitam, putih, merah, dan hijau.
2. Rasa yang Dihasilkan
Kedua jenis rempah ini sekilas mirip dan sulit dibedakan. Namun, dilihat dari rasanya, keduanya memiliki perbedaan. Rasa lada lebih tajam dan kompleks serta memiliki sedikit rasa pedas yang beraroma khas. Sementara itu, merica memiliki rasa dan aroma yang lebih ringan, tidak sekuat lada.
3. Kandungan Senyawa dan Cara Pengolahan
Lada dan merica juga memiliki perbedaan pada kandungan senyawanya, khususnya piperin. Kadar piperin dalam lada lebih tinggi dibandingkan merica.
Senyawa ini berkontribusi terhadap tingkat kepedasan. Dari segi pengolahan, lada hanya memerlukan proses pengeringan setelah panen. Sebaliknya, merica harus melalui proses khusus sebelum dapat dikonsumsi.
4. Kegunaan untuk Masakan
Kegunaan dalam masakan juga membedakan keduanya. Lada biasa dicampurkan ke dalam saus, daging panggang, dan hidangan berat lainnya. Sementara merica lebih sering digunakan untuk salad, sup, dan hidangan ringan.
Baca juga: 5 Perbedaan Sirloin dan Tenderloin, Pencinta Daging Perlu Tahu
Beberapa perbedaan lada dan merica di atas dapat menjadi referensi ketika memasak dan bingung menentukan pilihan bumbu yang tepat. (ARD)
