Konten dari Pengguna

5 Perbedaan Kopi Arabika dan Robusta, Pencinta Kopi Pasti Paham

Perbedaan Kata

Perbedaan Kata

Membahas perbedaan kata secara mendalam.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Perbedaan Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perbedaan Kopi Arabika dan Robusta. Hanya Ilustrasi, Bukan Gambar Sebenarnya. Sumber: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Perbedaan Kopi Arabika dan Robusta. Hanya Ilustrasi, Bukan Gambar Sebenarnya. Sumber: Pixabay

Perbedaan kopi arabika dan robusta menjadi pengetahuan penting bagi mereka yang baru masuk ke dunia minuman. Meski terlihat mirip, ternyata keduanya memiliki berbagai perbedaan.

Dikutip dari buku Budidaya Kopi, Muhammad Rizwan (2022:8), kopi sebagai minuman pertama kali dipopulerkan orang-orang Arab. Biji kopi dari Abyssinia dibawa para pedagang Arab ke Yaman sehingga mulai menjadi komoditas komersial.

Kini, kopi menjadi minuman populer di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Secara komersial, di Indonesia terdapat dua jenis kopi yang dihasilkan yakni arabika dan robusta. Apa bedanya?

Apa Perbedaan Kopi Arabika dan Robusta?

Perbedaan Kopi Arabika dan Robusta. Hanya Ilustrasi, Bukan Gambar Sebenarnya. Sumber: Pixabay

Ada berbagai perbedaan antara kopi arabika dengan robusta yang penting diketahui. Beberapa di anatranya, yakni:

1. Rasa

Kopi arabika menyediakan berbagai variasi rasa yang dapat dinikmati pecinta kopi. Mulai dari rasa manis, lembut, kuat, sampai tajam.

Berbeda dari kopi arabika, robusta mempunyai rasa yang cenderung netral, terkadang memberi aroma seperti gandum.

2. Bentuk Biji

Bentuk kopi arabika dan robusta berbeda. Kopi arabika memiliki biji yang seimbang, ringan, dan terkadang terdapat bagian yang kenyal.

Sedangkan bentuk biji robusta lebih tebal dan berat. Inilah mengapa robusta dapat memberi sensasi lebih kuat di mulut.

3. Kadar Kafein

Perbedaan kopi arabika dan robusta selanjutnya adalah pada kadar kafein di dalamnya. Kopi robusta mempunyai kadar kafein lebih tinggi, yakni 2,7%, sedangkan arabika hanya 1,5%.

Kandungan kafein yang lebih banyak menjadikan kopi robusta lebih pahit daripada kopi arabika.

4. Karakteristik

Tanaman kopi arabika membutuhkan kondisi lingkungan yang sangat sesuai untuk tumbuh. Pasalnya, jenis ini rentan hama dan hasilnya cendeurng rendah. Inilah yang membuat kopi arabika lebih tinggi dari robusta.

Berbeda dari arabika, robusta lebih mudah tumbuh dan tahan terhadap penyakit. Hasil produksi juga cenderung lebih tinggi sehingga dijual lebih murah.

5. Kandungan Lemak dan Gula

Kandungan lemak pada kopi arabika lebih tinggi 60% dibandingkan robusta. Selain itu, kandungan konsentrasi gulanya juga hampir mencapai dua kali lipat lebih besar dari robusta.

Dari kandungan lemak dan gula tersebut menjadikan kopi arabika lebih cocok dinikmati pemula.

Baca Juga: Perbedaan Matcha dan Green Tea Berdasarkan Rasa hingga Nutrisinya

Setelah mengetahui perbedaan kopi arabika dan robusta, mana yang lebih disukai? (LAU)