Konten dari Pengguna

5 Perbedaan Reksadana dan Saham dalam Dunia Investasi

Perbedaan Kata

Perbedaan Kata

Membahas perbedaan kata secara mendalam.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Perbedaan Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perbedaan Reksadana dan Saham. Hanya Ilustrasi, Bukan Gambar Sebenarnya. Sumber: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Perbedaan Reksadana dan Saham. Hanya Ilustrasi, Bukan Gambar Sebenarnya. Sumber: Pixabay

Perbedaan reksadana dan saham banyak dicari tahu pemula. Pasalnya, kedua jenis investasi tersebut mampu mendatangkan keuntungan tersendiri.

Dikutip dari buku Hukum Investasi, Mufarrijul Ikhwan (2021:2), investasi merupakan penempatan uang atau dana dengan harapan mendapat keuntungan tertentu dari dari dana tersebut.

Setiap jenis investasi yang dapat dipilih tergantung pada tujuannya. Berbagai jenis tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri dalam menghasilkan keuntungan baik dalam jangka pendek maupun panjang.

Perbedaan Reksadana dan Saham, Pemula Harus Paham

Perbedaan Reksadana dan Saham. Hanya Ilustrasi, Bukan Gambar Sebenarnya. Sumber: Pixabay

Reksadana dan saham merupakan dua jenis investasi yang banyak dipilih pemula karena cenderung mudah dilakukan. Adapun perbedaannya antara lain:

1. Tingkat Risiko

Seluruh jenis investasi tentu mempunyai risiko. Reksadana mempunyai risiko penurunan Nilai Aktiva Bersih (NAB) unit, sedangkan saham pada saham ada risiko penurunan nilai saham.

Investasi saham memiliki risiko lebih tinggi karena dikelola langsung trader atau investor. Sedangkan reksadana dikelola manajer investasi yang berpengalaman.

2. Return Investasi

Investasi reksadana memberikan keuntungan yang berasal dari peningkatan nilai unit. Jika investor menarik dana return, maka manajer investasi membebankan biaya tambahan. Besar biaya tersebut mengacu pada kesepakatan saat akad.

Sedangkan keuntungan saham diraih dari capital gain, yakni selisih harga beli dengan harga jual. Keuntungan juga bisa didapatkan melalui dividen.

3. Modal

Untuk investasi reksadana, investor dapat membeli produk dengan modal terjangkau, yakni mulai dari Rp10.000. Modal tersebut tergantung perhitungan besaran NAB tiap unit penyertaan.

Sedangkan modal saham tergantung harga tiap lot saham. Satu lot sama dengan 100 lembar saham.

4. Cara Pembelian

Perbedaan reksadana dan saham berikutnya ada pada cara pembelian. Saham dapat dibeli secara langsung melalui lembaga keuangan maupun bursa efek. Sedangkan reksadana dapat dibeli di Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD).

5. Proses Pencairan

Pencairan dana reksadana cenderung lebih lama dibandingkan saham. Investor harus menjual unit penyertaan reksadana pada manajer investasi yang memakan waktu beberapa hari kerja.

Sedangkan, pencairan saham lebih cepat dengan menjual kapan saja dalam jam perdagangan bursa. Biasanya, dana masuk dalam waktu dua sampai tiga hari kerja.

Baca Juga: 5 Perbedaan Investasi Saham dan Obligasi, Investor Wajib Tahu mengenai Keduanya

Ada berbagai perbedaan reksadana dan saham yang penting dipahami bagi pemula. Mulai dari cara pembelian, risiko, hingga proses pencairan. Keduanya mampu memberikan kemudahan dan keuntungan yang berbeda. (LAU)