Konten dari Pengguna

6 Perbedaan Darah Haid dan Hamil, Wanita Harus Paham

Perbedaan Kata

Perbedaan Kata

Membahas perbedaan kata secara mendalam.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Perbedaan Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perbedaan Darah Haid dan Hamil. Hanya Ilustrasi, Bukan Gambar Sebenarnya. Sumber: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Perbedaan Darah Haid dan Hamil. Hanya Ilustrasi, Bukan Gambar Sebenarnya. Sumber: Pixabay

Perbedaan darah haid dan hamil harus benar-benar dipahami wanita. Pasalnya, kedua jenis darah tersebut tak jarang dianggap sama.

Dikutip dari buku Fiqhun-nisa Thaharah-shalat oleh Adil Sa’di dan Abdurrahim (2008:88), haid merupakan darah yang keluar dari kemaluan wanita selama kurun waktu tertentu secara alami.

Perbedaan Darah Haid dan Hamil yang Wajib Dipahami

Perbedaan Darah Haid dan Hamil. Hanya Ilustrasi, Bukan Gambar Sebenarnya. Sumber: Pixabay

Saat hamil, wanita cenderung sangat jarang haid. Namun keluarnya darah pada waktu tersebut seringkali membingungkan sehingga harus diketahui perbedaannya.

Keluarnya darah haid dan hamil dapat terjadi karena penyebab yang berbeda. Jika tidak paham, kedua jenis darah tersebut sering dianggap sama, padahal terdapat perbedaan di antara keduanya yakni:

1. Tekstur

Tekstur darah haid dan hamil berbeda. Pada darah haid terdapat gumpalan tebal karena berasal dari luruhnya dinding rahim. Gumpalan dapat dilihat pada pembalut atau ketika buang air.

Sedangkan, pada darah hamil tidak terdapat gumpalan. Hal ini terjadi karena darah hamil bukan berasal dari lapisan dinding rahim yang luruh.

2. Jumlah Darah

Ketika haid, periode awal yang terjadi adalah terdapat bercak atau pendarahan ringan. Selama menstruasi, rata-rata wanita mengeluarkan 30 mililiter darah.

Berbeda dengan darah haid, darah hamil mempunyai jumlah lebih sedikit. Ketika dilihat, darah hamil dapat hanya sebagai bercak yang terlihat di pakaian dalam.

3. Waktu Keluar

Umumnya, pendarahan hamil terjadi pada rentang 10-14 hari setelah pembuahan. Pendarahan tersebut terjadi ketika sel telur menempel pada dinding rahim.

Terjadinya pendarahan tersebut dapat terjadi sekitar waktu haid. Ketika itu terjadi, maka bulan selanjutnya tidak akan terjadi haid.

4. Durasi

Perbedaan darah haid dan hamil berikutnya adalah durasi keluarnya darah. Umumnya, periode haid terjadi antara 4-8 hari.

Durasi darah hamil terjadi lebih singkat, bahkan hanya dalam satu hari. Namun terkadang keluarnya darah hamil juga bisa mencapai 3 hari.

5. Warna Darah

Walaupun sekilas terlihat mirip, namun warna darah haid dan hamil berbeda. Darah haid cenderung gelap di awal periode dan semakin terang menjelang akhir.

Sedangkan, darah hamil lebih berwarna terang, yakni coklat hingga merah muda.

6. Gejala

Baik darah haid maupun darah hamil mendatangkan gejala. Pada periode haid, gejala yang dirasakan adalah kram perut berat hingga nyeri payudara. Namun, nyeri tersebut hilang seiring berakhirnya masa haid.

Ketika mengalami flek hamil, gejala yang dirasakan adalah kram perut lebih ringan, mual, nyeri payudara, sampai perubahan suasana hati.

Baca Juga: Perbedaan Purging dan Breakout Lengkap dengan Ciri-Ciri dan Penanganannya

Selain memahami perbedaan darah haid dan hamil dari ciri di atas, cara untuk mengetahuinya secara pasti adalah dengan berkonsultasi ke dokter kandungan.(LAU)