Konten dari Pengguna

6 Perbedaan PPDB dan SPMB: Jalur Penerimaan Sampai Kuotanya

Perbedaan Kata

Perbedaan Kata

Membahas perbedaan kata secara mendalam.

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Perbedaan Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perbedaan PPDB dan SPMB. Hanya Ilustrasi, Bukan Gambar Sebenarnya. Sumber: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Perbedaan PPDB dan SPMB. Hanya Ilustrasi, Bukan Gambar Sebenarnya. Sumber: Pixabay

Perbedaan PPDB dan SPMB harus diketahui calon murid dan wali murid. Pasalnya, terdapat berbagai perubahan yang mempengaruhi penerimaan peserta didik.

Dikutip dari Buku Ajar Manajemen Peserta Didik Berbasis Sekolah, Muhamad Suhardi (2023:33), peserta didik merupakan orang yang mendapat pelayanan pendidikan sesuai bakat, minat, serta kemampuan supaya berkembang baik melalui pelajaran yang diberikan.

PPDB merupakan istilah penerimaan murid baru. Namun, sistem ini diubah menjadi SPMB. Apa bedanya?

Mengintip Perbedaan PPDB dan SPMB

Perbedaan PPDB dan SPMB. Hanya Ilustrasi, Bukan Gambar Sebenarnya. Sumber: Pixabay

Inilah beberapa perbedaan sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

1. Jalur Penerimaan

Perbedaan pertama antara PPDB dan SPMB ada pada jalur penerimaan. PPDB memiliki empat jalur, yakni afirmasi, prestasi, zonasi, dan perpindahan tugas. Sedangkan SPMB memiliki jalur penerimaan yang terdiri dari afirmasi, prestasi, mutasi, dan domisili.

2. Kategori Prestasi

Pada jalur prestasi, terdapat beberapa kriteria. PPDB mengelompokkan jalur prestasi menjadi prestasi akademik dan non akademik.

Namun, pada SPMB kategori lebih spesifik. Untuk prestasi akademik terdapat sains, riset, inovasi, dan teknologi. Sedangkan untuk prestasi non akademik terdapat bahasa, budaya, seni, olahraga, dan kepemimpinan.

3. Pemerataan

Perubahan PPDB menjadi SPMB bertujuan untuk memastikan seluruh siswa mempunyai kesempatan yang sama untuk memilih sekolah.

Hal ini terlihat dari ketentuan baru, yakni perubahan zonasi yang mengharuskan penggunaan alamat satu tahun sebelum mendaftar menjadi wilayah administratif.

4. Zonasi Menjadi Domisili

Perbedaan PPDB dan SPMB berikutnya adalah perubahan zonasi menjadi domisili. Pada PPDB, alamat kartu keluarga yang digunakan minimal satu tahun sebelum mendaftar.

Sedangkan pada SPMB mengacu pada wilayah administratif sesuai peraturan daerah. Selain itu, berlaku fleksibilitas tertentu.

5. Transparansi Seleksi

Dalam proses seleksi PPDB, terdapat kriteria yang dikatakan kurang jelas. Hal ini berbeda dengan SPMB yang mengedepankan transparansi. Sistem SPMB menggunakan tes dengan standar pasti dan kriteria yang jelas.

6. Kuota

Kuota yang berlaku dalam PPDB dan SPMB juga berbeda, baik dalam tingkat SD, SMP, maupun SMA. Contohnya, kuota PPDB untuk SMA adalah 50% jalur zonasi, 15% jalur afirmasi, 5% jalur perpindahan tugas, dan sisanya jalur prestasi.

Sedangkan, kuota SPMB untuk SMA adalah 30% jalur domisili, 30% jalur afirmasi, 5% jalur mutasi, dan sedikitnya 30% jalur prestasi.

Baca Juga: 5 Perbedaan Sekolah Swasta dan Negeri yang Perlu Diketahui Calon Siswa

Berbagai perbedaan PPDB dan SPMB di atas penting dipahami mengingat sistem baru diterapkan pada tahun ajaran 2025/2026. (LAU)