5 Perbedaan Sekolah Swasta dan Negeri yang Perlu Diketahui Calon Siswa

Membahas perbedaan kata secara mendalam.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Perbedaan Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pendidikan adalah faktor kunci dalam membentuk masa depan seseorang. Maka, tak heran jika banyak orang tua dan siswa yang mempertimbangkan perbedaan sekolah swasta dan negeri demi memilih lembaga pendidikan yang tepat.
Di Indonesia, kedua jenis sekolah itu memang memiliki karakteristik dan pendekatan pembelajaran yang cukup berbeda. Perbedaan-perbedaan tersebut berpengaruh pada pengalaman dan hasil pembelajaran siswa selama mengenyam pendidikan di sana.
Status sekolah swasta dan negeri bisa ditemui dari segala jenjang, mulai dari sekolah dasar hingga menengah. Agar tidak salah pilih, simak perbedaan sekolah swasta dan negeri selengkapnya dalam artikel ini.
Perbedaan Sekolah Swasta dan Negeri
Perbedaan sekolah swasta dan negeri meliputi pengelola, biaya, hingga pengajar/guru yang ditugaskan. Berikut penjelasan selengkapnya.
1. Pihak yang Mengelola
Mengutip jurnal Peran Komite Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan di SDIT Nur Hidayah Kota Surakarta Tahun Pelajaran 2016/2017 tulisan Iqbal Hidayatsyah Noor, sekolah swasta adalah satuan pendidikan yang diselenggarakan organisasi masyarakat atau yayasan berbadan hukum.
Sekolah swasta bersifat independen. Artinya, pengelolaan sekolah dilakukan tanpa campur tangan pemerintah daerah maupun nasional. Sekolah swasta didirikan atas nama perorangan, kelompok, atau yayasan dengan tujuan yang beragam.
Karena tidak terikat dengan pemerintah, pengelola sekolah swasta ebas mengembangkan tujuan, visi, dan misi pendidikan sesuai dengan nilai-nilai yang dipegang. Keputusan terkait kurikulum, metode belajar, serta pendekatan pendidikan umumnya dilaksanakan secara mandiri.
Sebaliknya, sekolah negeri dikelola oleh pemerintah, baik pada tingkat daerah maupun nasional. Kebijakan dan kurikulum juga diatur oleh pemerintah sehingga terdapat standar yang harus diikuti semua sekolah negeri.
2. Biaya
Ini adalah hal utama yang membedakan sekolah swasta dan negeri. Sekolah negeri dibiayai oleh pemerintah, sehingga peserta didik tidak perlu membayar Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) setiap bulannya.
Kalaupun ada biaya yang mesti dikeluarkan, ini sudah ditentukan berdasarkan rapat yang dilakukan pihak sekolah dan orang tua siswa. Biasanya, biaya tambahan ini tidak berhubungan dengan kegiatan belajar mengajar, seperti pentas seni, perlombaan, foto buku tahunan, dan sebagainya.
Sementara, karena tidak didanai pemerintah, siswa sekolah swasta dikenai biaya berupa uang pangkal hingga uang SPP. Biayanya bervariasi tergantung kebijakan sekolah dan fasilitas yang disediakan. Semakin bagus dan lengkap fasilitasnya, semakin mahal pula biaya sekolahnya.
Baca juga: Persyaratan dan Cara Mendaftar Sekolah SMP Negeri Secara Online
3. Fasilitas
Biaya sekolah swasta yang terbilang cukup mahal sebanding dengan fasilitas yang ditawarkan kepada para siswa. Sekolah swasta umumnya memiliki fasilitas kelas yang menunjang kegiatan pembelajaran, seperti AC, proyektor, laptop, dan lainnya.
Di sisi lain, dengan biaya yang tergolong standar dari pemerintah, fasilitas di sekolah negeri belum cukup memadai jika dibandingkan dengan sekolah swasta. Sekolah negeri tidak bisa secara penuh memberikan fasilitas-fasilitas tersebut kepada seluruh siswanya.
4. Kurikulum
Sekolah swasta memiliki fleksibilitas dalam merancang kurikulum mereka sendiri. Ini memungkinkan sekolah untuk menyesuaikan pendekatan pendidikan dengan nilai-nilai dan tujuan pendidikan yang dianut pengelola. Misalnya, sekolah swasta berbasis Islam akan menambahkan pelajaran Alquran sebagai kurikulum dasar.
Sementara itu, sekolah negeri umumnya mengikuti kurikulum yang ditentukan oleh pemerintah. Meski ada beberapa variasi, sebagian besar materi pelajaran mengikuti pedoman nasional atau regional.
5. Tenaga Pengajar
Rani Farida Sinaga dalam jurnal Analisis Faktor Dominan yang Mempengaruhi Pemilihan Sekolah Swasta untuk Tingkat SMA di Kota Medan menjelaskan, tenaga pengajar atau guru di sekolah swasta maupun negeri sejatinya tidak jauh berbeda.
Rata-rata tenaga pengajar sama-sama memiliki latar belakang pendidikan minimal S1, beberapa ada yang sudah S2. Hal yang membedakan adalah keterlibatan guru secara langsung dalam proses pengembangan siswa.
Jumlah siswa di sekolah negeri yang jauh lebih banyak daripada di sekolah swasta membuat guru terkadang kewalahan untuk memperhatikan setiap muridnya. Guru cenderung hanya memperhatikan siswa-siswa yang menonjol.
Di sekolah swasta, karena jumlah muridnya tidak terlalu banyak, guru bisa lebih memahami karakter masing-masing anak didiknya. Guru menaruh perhatian yang sama ke setiap siswa, sehingga mereka paham betul karakter masing-masing murid tersebut.
Kelebihan dan Kekurangan Sekolah Swasta
Sekolah swasta dan negeri tentu memiliki keuntungan dan kerugiannya masing-masing. Hal ini cukup berpengaruh bagi pengalaman belajar siswa secara keseluruhan.
Dikutip dari buku Pemetaan Mutu Pendidikan pada Masa Pandemi Covid-19 oleh Syafrudin Januar, berikut kelebihan dan kekurangan sekolah swasta:
Keunggulan Sekolah Swasta
Kualitas guru lebih baik
Cara mengajar lebih variatif
Fasilitas lebih memadai
Kurikulum fleksibel
Ekstrakurikuler lebih banyak dan pengelolaannya lebih serius
Kekurangan Sekolah Swasta
Biaya mahal
Orang tua harus memberi pengawasan lebih pada anak agar tidak terjerumus ke pengaruh negatif gaya hidup mewah
Baca juga: Arti PTS dan Perbedaannya dengan Perguruan Tinggi Negeri
Kelebihan dan Kekurangan Sekolah Negeri
Secara garis besar, berikut kelebihan dan kekurangan sekolah negeri:
Kelebihan Sekolah Negeri
Biaya sekolah lebih murah
Jauh dari gaya hidup mewah
Lebih mudah diakses karena tersebar di berbagai wilayah, baik di perkotaan maupun di pedesaan
Kekurangan Sekolah Negeri
Fasilitas kurang memadai
Guru kurang berperan aktif dalam mendidik siswa
Jumlah siswa dalam satu kelas terlalu banyak sehingga kegiatan pembelajaran berjalan kurang efektif
Apakah Bisa Siswa Sekolah Swasta Pindah ke Negeri?
Siswa sekolah swasta yang ingin pindah ke sekolah negeri bisa mengecek terlebih dahulu apakah masih ada kuota siswa baru di sekolah tujuannya. Jika ada, siswa dan orang tua dapat langsung mengurus kepindahannya.
Berikut cara pindah sekolah swasta ke negeri yang dapat dijadikan panduan:
Orang tua/wali siswa membuat dan mengajukan surat permohonan ke sekolah lama kepada petugas yang bertanggung jawab mengurus kepindahan siswa
Petugas akan memverifikasi surat permohonan tersebut
Petugas membuat surat pengantar
Surat diserahkan ke kepala sekolah
Surat disahkan oleh kepala bidang
Setelah lengkap, surat diberikan kembali kepada pemohon untuk ditunjukkan kepada pihak sekolah baru yang dituju
Baca juga: Syarat Pindah Sekolah yang Perlu Diketahui Siswa dan Orangtua
Frequently Asked Question Section
Apa bisa dari sekolah swasta ke negeri?

Apa bisa dari sekolah swasta ke negeri?
Siswa sekolah swasta yang ingin pindah ke sekolah negeri bisa mengecek terlebih dahulu apakah masih ada kuota siswa baru di sekolah tujuannya.
Apa kekurangan dari sekolah swasta?

Apa kekurangan dari sekolah swasta?
Salah satunya yaitu biaya yang relatif mahal.
Mengapa sekolah swasta lebih mahal dari sekolah negeri?

Mengapa sekolah swasta lebih mahal dari sekolah negeri?
Sedangkan, karena tidak didanai pemerintah, siswa sekolah swasta dikenai biaya berupa uang pangkal hingga uang SPP.
