Arti PTS dan Perbedaannya dengan Perguruan Tinggi Negeri

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Arti PTS adalah singkatan dari Perguruan Tinggi Swasta. Ini adalah jenjang pendidikan setelah Sekolah Menengah Atas (SMA).
Hingga kini, masih banyak yang belum memahami PTS dan bedanya dengan Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Jika kamu pun masih bingung, simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.
Pengertian PTS
Perguruan Tinggi Swasta (PTS) adalah perguruan tinggi yang didirikan dan dikelola masyarakat dengan membentuk badan penyelenggara berbadan hukum yang berprinsip nirlaba. Badan penyelenggara tersebut juga wajib memperoleh izin Menteri.
Badan penyelenggara PTS dapat berbentuk yayasan, perkumpulan, atau bentuk lainnya sesuai undang-undang. Proses koordinasi PTS dilakukan oleh Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis).
Berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi, jumlah PTS di Indonesia pada 2020 mencapai 3.044 kampus. Beberapa contoh perguruan tinggi yang berstatus swasta antara lain adalah Universitas Telkom, Universitas Bina Nusantara, Universitas Muhammadiyah Malang, dan masih banyak lagi.
Perbedaan PTS dan PTN
Perbedaan PTS dan PTN bisa dilihat dari tiga hal berikut, yuk simak selengkapnya!
1. Pengelolaan
Berbeda dengan PTS yang dikelola oleh swasta dan badan Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis). PTN adalah milik negara dan dibiayai oleh negara. Pengelolaan dan koordinasi PTN berada di tangan pemerintah atau negara melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
2. Seleksi Masuk
Seleksi masuk PTN dibagi menjadi 3, yaitu jalur undangan (SNMPTN), jalur ujian tulis (SBMPTN), dan ujian mandiri. Seleksi masuk ujian mandiri dan UTK ini dilakukan dengan melihat skor UTBK.
Seleksi ini bertujuan untuk menyesuaikan daya tampung di PTN. Sehingga jumlah mahasiswa baru di PTN biasanya terbatas berbeda dengan PTS.
Baca Juga: Perubahan Seleksi Masuk PTN Berlaku 2023, Peserta SNMPTN Bebas Lintas Jurusan
Seleksi masuk PTS dibagi menjadi jalur prestasi, berupa nilai rapor atau prestasi non akademik. Ada juga jalur tes dan jalur beasiswa yang dibagi menjadi beberapa gelombang.
PTS juga menggunakan penilaian untuk menyaring mahasiswa baru, mulai dari tes kemampuan dasar, wawancara, psikotes, hingga tes bahasa Inggris.
3. Biaya Kuliah
PTN menerapkan sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT) per semester. Biaya UKT ini berdasarkan keadaan ekonomi orang tua mahasiswa atau pihak penyandang dana.
Sedangkan PTS dibagi menjadi biaya pendaftaran, registrasi ulang, biaya SPP per semester, dan uang sumbangan institusi. Biaya kuliah PTS bisa berbeda tergantung kebijakan masing-masing.
4. Fasilitas
Terakhir adalah dari segi fasilitas. Terdapat stereotype bahwa fasilitas PTS lebih bagus daripada PTN. Pernyataan ini tidak sepenuhnya benar, maupun salah.
Pasalnya, fasilitas di PTN tergantung pada anggaran yang dimiliki negara. Jika anggarannya sedikit, fasilitasnya kadang terbatas. Begitupun jika anggarannya banyak, fasilitasnya bisa sangat lengkap.
Sementara PTS sama halnya dengan sekolah swasta yang dikelola yayasan tertentu dan biayanya mahal. Jadi, fasilitas yang diberikan kepada mahasiswa pada umumnya juga lebih bagus sebagai penunjang pendidikan.
(DEL)
Frequently Asked Question Section
Bagaimana seleksi masuk PTN?

Bagaimana seleksi masuk PTN?
Seleksi masuk PTN dibagi menjadi 3, yaitu jalur undangan (SNMPTN), jalur ujian tulis (SBMPTN), dan ujian mandiri. Seleksi masuk ujian mandiri dan UTK ini dilakukan dengan melihat skor UTBK.
Bagaimana seleksi masuk PTS?

Bagaimana seleksi masuk PTS?
Seleksi masuk PTS dibagi menjadi jalur prestasi, berupa nilai rapor atau prestasi non akademik. Ada juga jalur tes dan jalur beasiswa yang dibagi menjadi beberapa gelombang.
Ada berapa kampus PTS di Indonesia?

Ada berapa kampus PTS di Indonesia?
Berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi, jumlah PTS di Indonesia pada 2020 mencapai 3.044 kampus.
