Konten dari Pengguna

Memahami Perbedaan Sel Prokariotik dan Eukariotik dalam Biologi

Perbedaan Kata

Perbedaan Kata

Membahas perbedaan kata secara mendalam.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Perbedaan Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sel. Foto: urfin/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sel. Foto: urfin/Shutterstock

Sel adalah unit terkecil yang menyusun tubuh makhluk hidup. Berdasarkan strukturnya, sel dapat dibedakan menjadi sel prokariotik dan sel eukariotik. Apa perbedaan sel prokariotik dan eukariotik?

Secara umum, perbedaan antara kedua sel tersebut dapat dilihat dari namanya. Mengutip buku Biologi Edisi Kelima Jilid 1 oleh Neil A. Campbell, dkk., sel prokariotik diambil dari kata dalam bahasa Yunani pro, yang artinya “sebelum”, dan karyon yang artinya “kernel” atau “nukleus”.

Sedangkan, kata eu pada sel eukariotik mengandung arti “sebenarnya”. Ini merujuk pada adanya inti sel (nukleus) sejati pada sel eukariotik yang dibungkus oleh selubung nukleus.

Perbedaan antara sel prokariotik dan sel eukariotik juga dapat dilihat dari berbagai faktor lainnya. Apa saja? Simak informasi selengkapnya berikut ini.

Apa Itu Sel Prokariotik dan Sel Eukariotik?

Ilustrasi sel. Foto: Unsplash

Pengertian Sel Prokariotik

Sel prokariotik merupakan sel yang secara struktural lebih sederhana dibandingkan sel eukariotik. Karena itu, tipe sel ini lebih banyak ditemukan pada organisme bersel satu dan berkoloni seperti bakteri dan archaea.

Mengutip buku Dasar-Dasar Mikrobiologi tulisan Aulia Fatmayanti dkk., sel prokariotik dapat dikenali dengan beberapa ciri berikut:

  • Sitoplasma sel prokariotik bersifat difuse dan bergranula.

  • Tidak memiliki organel yang dikelilingi membran.

  • Memiliki dinding sel kecuali mycoplasma dan thermoplasma.

  • Kromosom umumnya berbentuk sirkuler

  • Tidak memiliki inti sejati.

  • Dapat membawa elemen DNA ekstrakromosom (plasmid) yang umumnya sirkuler.

Pengertian Sel Eukariotik

Berbeda dengan sel prokariotik, sel eukariotik mempunyai inti sejati yang diselimuti membran inti. Beberapa contoh organisme yang terdiri dari sel-sel eukariotik yaitu jamur, hewan, tumbuhan, dan protista. Sel eukariotik memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Sitoplasma sel eukariotik tidak bergranula.

  • Memiliki organel yang dikelilingi membran.

  • DNA eukariotik terikat protein kromosomal, yaitu histon dan non histon.

  • Sel eukariotik bergerak dengan menggunakan silia atau flagela yang secara struktural lebih kompleks dibanding yang terdapat pada sel prokariotik.

Baca juga: Apa yang Dimaksud dengan Sel? Inilah Pengertian dan Contohnya

Perbedaan Sel Prokariotik dan Eukariotik

Ilustrasi sel. Foto: Pixabay

Perbedaan sel prokariotik dan eukariotik dapat dijelaskan melalui beberapa karakteristik utama, mulai dari keberadaan membran inti, lokasi DNA, proses transkripsi dan translasi. Berikut penjelasan selengkapnya.

1. Membran Inti

Perbedaan utama antara sel prokariotik dan sel eukariotik adalah ada tidaknya membran inti. Sel prokariotik tidak memiliki membran inti sehingga DNA berada di dalam sitoplasma sel. Sementara itu, sel eukariotik mempunyai membran inti sehingga materi genetik sepenuhnya terpisah dari organel lainnya.

2. Lokasi DNA

Karena tidak memiliki inti, DNA sel prokariotik terletak di dalam sitoplasma. Bentuknya berupa untaian ganda (double helix) lingkaran yang tertutup yang tidak terbungkus oleh membran. Sedangkan, DNA sel eukariotik berada di dalam nukleus.

3. Organel yang Dimiliki

Mengutip buku Biologi Radiasi tulisan Cicillia Artitin, sel prokariotik hanya dilengkapi dengan organel sel kompleks sel eukariotik. Struktur selnya masih sangat sederhana sehingga aktivitas sel berlangsung di dalam membran sel dan sitoplasma.

Sebaliknya, di dalam sel eukariotik terdapat banyak organel sel yang mempunyai fungsi berbeda-beda. Berikut di antaranya:

  • Nukleus, merupakan inti sel yang dibatasi oleh membran ganda dan berfungsi untuk pertukaran materi (nukleoprotein) antara nukleoplasma dengan sitoplasma.

  • Ribosom, berperan sebagai tempat sintesis protein (translasi). Terdapat dua macam ribosom, yakni ribosom yang terikat pada membran retikulum endoplasma kasar dan ribosom yang bebas berada di dalam sitoplasma.

  • Retikulum endoplasma, yaitu organel sel yang berfungsi membentuk, memproses, serta menyebarkan protein ke bagian sel yang membutuhkannya.

  • Mitokondria, merupakan organel sel yang tersebar dalam sitoplasma dan berfungsi sebagai penghasil energi.

  • Badan golgi, berfungsi memodifikasi produk sekresi, sekresi enzim-enzim, glikosilasi protein produk RE kasar, hingga pembuatan membran untuk vesikula, membran plasma, dan membran internal lainnya.

  • Lisosom, yakni organel yang dihasilkan oleh RE kasar dan badan golgi. Lisosom berperan dalam pencernaan intraseluler.

  • Vakuola, merupakan organel yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan air dan produk sel atau metabolit itermediat.

Baca juga: Struktur dan Fungsi Sel: Membran Sel hingga Nukleus

4. Ukuran

Ilustrasi sel. Foto: Unsplash

Sel prokariotik memiliki ukuran yang sangat kecil, yaitu berdiameter sekitar 1-10 µm. Sedangkan, ukuran sel eukariotik umumnya lebih besar, yaitu berdiameter sekitar 10-100 µm.

5. Dinding Sel

Mengutip buku Biologi Peternakan karangan Aulia Puspita Anugra Yekti dkk., sel prokariotik memiliki dinding sel yang terdiri dari peptidoglikan. Sementara dinding sel eukariotik hanya terdiri dari struktur kimia sederhana, yakni selulosa, kitin, dan pektin.

6. Ribosom

Ribosom merupakan partikel tipis yang terdapat di sitoplasma. Struktur dasar ribosom sel prokariotik dan eukariotik sama-sama memiliki dua sub unit. Namun, ribosom sel eukariotik memiliki ukuran 80S sebagai kombinasi antara sub unit 60S dan 40S. Sedangkan, ukuran ribosom sel prokariotik adalah 70S.

7. Transkripsi dan Translasi

Pada sel prokariotik, transkripsi dan translasi secara bersamaan di ribosom (sitoplasma). Lain halnya dengan proses transkripsi dan translasi pada sel eukariotik yang terjadi di dua tempat berbeda. Transisi terjadi di dalam nukleus, sementara translasi terjadi di ribosom.

(ADS)

Frequently Asked Question Section

Apa saja yang termasuk prokariotik?
chevron-down

Tipe sel ini lebih banyak ditemukan pada organisme bersel satu dan berkoloni seperti bakteri dan archaea.

Apa yang dimaksud dengan sel eukariotik?
chevron-down

Sel eukariotik merupakan sel yang memiliki inti sejati.

Apa contoh sel eukariotik?
chevron-down

Beberapa contoh organisme yang terdiri dari sel-sel eukariotik yaitu jamur, hewan, tumbuhan, dan protista.