Konten dari Pengguna

Perbedaan antara Jalan dengan Lari dalam Olahraga Atletik

Perbedaan Kata

Perbedaan Kata

Membahas perbedaan kata secara mendalam.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Perbedaan Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi lari di tangga. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi lari di tangga. Foto: Shutterstock

Jalan dan lari termasuk olahraga atletik yang mudah dilakukan. Seseorang dapat melakukannya di mana saja dan kapan saja tanpa peralatan khusus. Bahkan, jalan dan lari telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari manusia.

Kedua olahraga tersebut sama-sama melibatkan gerak perpindahan tubuh dari satu posisi ke posisi lainnya dengan cara melangkahkan kaki. Bedanya, gerakan lari lebih cepat daripada gerakan jalan.

Selain dari segi kecepatannya, ada perbedaan antara jalan dengan lari lainnya dalam olahraga atletik. Apa saja?

Apa yang Dimaksud dengan Olahraga Jalan Cepat?

Ilustrasi lari maraton. Foto: AFP/ SAJJAD HUSSAIN

Sebelum mengetahui perbedaan antara jalan dengan lari, sebaiknya pahami dulu pengertian masing-masing olahraga tersebut. Dalam atletik, jalan lebih dikenal dengan olahraga jalan cepat.

Dijelaskan dalam buku Kepelatihan Atletik Jalan dan Lari oleh Dr. Suratmin, S.Pd., M.Or., jalan cepat diartikan sebagai gerak maju dengan melangkah tanpa mengangkat seluruh bagian kaki dari tanah.

Saat berjalan ke depan, usahakan badan agar tetap tegak, tidak condong ke depan atau ke belakang. Sementara itu, pandangan lurus ke depan dan kaki melangkah lurus satu garis antara yang kanan dan kiri.

Baca juga: Gerakan Melangkah dari Pangkal Paha Bagian dari Latihan Ini

Apa yang Dimaksud dengan Lari?

Ilustrasi lari maraton. Foto: AFP/ Jewel SAMAD

Berbeda dengan jalan, lari dilakukan dengan cara melangkahkan kaki sampai seluruh bagiannya tidak menyentuh tanah. Dalam atletik, olahraga lari dibedakan menjadi beberapa macam, yakni lari cepat jarak pendek (sprint), lari jarak sedang (middle distance), lari jarak jauh (long distance).

Lari jarak pendek terbagi lagi berdasarkan jarak tempuhnya, yaitu lari jarak 100 m, 200 m, dan 400 m. Pada jarak menengah terbagi menjadi 800 m, 1500 m, 3000 m. Sementara lari jarak jauh dibagi menjadi 500 m, 10.000 m, half marathon, dan maraton.

Lari memiliki banyak manfaat untuk kesehatan jika dilakukan secara rutin, di antaranya:

  • Meningkatkan stamina

  • Meningkatkan kesehatan jantung

  • Membantu menurunkan berat badan

  • Mencegah obesitas

  • Mengatasi stres

  • Memperkuat otot dan tulang

  • Menurunkan risiko kanker

Apa Perbedaan antara Jalan dan Lari?

Ilustrasi lari maraton. Foto: AFP/THOMAS COEX

Meski sama-sama digolongkan sebagai olahraga atletik, jalan dan lari memiliki banyak perbedaan. Berikut beberapa perbedaan antara jalan dan lari dilihat dari berbagai sisi:

1. Gerakan

Perbedaan utama antara jalan dan lari adalah gerakannya. Mengutip buku Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan karangan Irwansyah, jalan dilakukan dengan kedua kaki yang selalu menyentuh tanah.

Saat berjalan, satu kaki yang melangkah ke depan harus menyentuh tanah sebelum kaki belakang diangkat. Lutut tidak boleh bengkok dan tumpuan kaki dalam keadaan tegak lurus.

Sementara lari dilakukan dengan melangkahkan kaki dengan cepat dengan posisi kaki tidak menapak ke atas tanah. Ujung bagian dalam kaki menjadi tumpuan yang digunakan ketika berlari.

2. Kecepatan

Sebagaimana telah disebutkan, perbedaan antara jalan dengan lari dapat dilihat dari kecepatannya. Jalan biasanya dilakukan dengan kecepatan 5 km/jam, sementara jalan cepat sekitar 8 km/jam. Sementara rata-rata kecepatan lari dua kali lipatnya, yaitu sekitar 10 km/jam atau 13 km/jam.

Baca juga: 20 Caption Olahraga Lari Bahasa Inggris beserta Artinya

3. Teknik

Ilustrasi Olahraga Lari. Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan

Mengutip buku Pendidikan Jasmani Olahraga & Kesehatan tulisan Drs. Agus Mukholid, olahraga jalan cepat dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Melangkahkan satu kaki ke depan dengan lutut dalam keadaan lutut lurus sebelum kaki yang dilangkahkan mendarat di tanah.

  2. Bersamaan dengan mengangkat paha ke depan (misalnya tungkai kiri), tungkai bawah kaki kiri dan tangan diayunkan ke depan, dengan diikuti badan condong ke depan.

  3. Saat kaki mendarat (kontak dengan tanah), paha tungkai kanan diangkat ke depan bersamaan dengan tungkai bawah kaki kanan. Sementara tangan kiri diayunkan ke depan, diikuti dengan badan yang dicondongkan ke depan.

  4. Kaki mendarat dimulai dari tumit lalu secara perlahan menuju ke ujung kaki. Sementara lutut tetap dalam keadaan lurus.

Di sisi lain, setiap nomor pada olahraga lari memiliki teknik yang berbeda-beda. Berikut teknik yang dilakukan pada lari jarak pendek:

  1. Diawali dengan sikap permulaan, yakni berdiri tegak dengan kedua kaki sedikit rapat dan kedua lengan berada di samping badan. Sementara itu pandangan tetap lurus ke depan.

  2. Langkahkan kaki kiri ke depan dengan ibu jari lurus ke depan. Letakkan jari-jari kaki belakang segaris dengan tumit kaki kiri, dengan jarak kedua kaki kira-kira satu telapak tangan.

  3. Angkat kedua lengan ke atas depan lurus sejajar bahu, jari-jari dirapatkan dan ibu jari tangan dibuka ke dalam sehingga telunjuk dan jari tangan membentuk huruf V.

  4. Saat aba-aba “siap”, angkat pinggul ke atas, sehingga bokong lebih tinggi dari pundak. Lutut kaki depan membentuk sudut kurang lebih 120 derajat. Kedua lengan tetap lurus, leher lemas, dan kepala mengikuti gerakan pinggul.

  5. Saat aba-aba “Ya” atau bunyi pistol, lari secepat-cepatnya dengan melangkahkan kaki kanan ke depan sekaligus ayunkan tangan kiri ke depan. Lari terus hingga sampai pada jarak yang ditentukan.

Baca juga: Alasan Berjalan atau Berlari dalam Air Terasa Lebih Berat Menurut Fisika

(ADS)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan lari?
chevron-down

Lari merupakan olahraga yang dilakukan dengan cara melangkahkan kaki sampai seluruh bagiannya tidak menyentuh tanah.

Apa saja macam-macam lari?
chevron-down

Dalam atletik, olahraga lari dibedakan menjadi beberapa macam, yakni lari cepat jarak pendek (sprint), lari jarak sedang (middle distance), lari jarak jauh (long distance).

Apa manfaat olahraga lari?
chevron-down

Antara lain meningkatkan stamina, membantu menurunkan berat badan, dan mencegah obesitas.