kumparan
30 Apr 2019 12:47 WIB

10 Alasan Thanos Merupakan Musuh Terbaik di MCU

Thanos (Foto: Marvel Studios)
Play Stop Rewatch, Jakarta - Dari seluruh film MCU yang ada, kelemahan terbesar dari keseluruhan film mereka adalah terletak pada villain-nya yang terlalu mudah dikalahkan. Sebut saja Iron Man 1 dan Iron Man 2 di mana musuhnya hanya kalah dengan one-hit K.O. Tidak lupa dengan Ultron yang dikalahkan hanya dengan saling mengadu kamehameha.
ADVERTISEMENT
Dari semua villainyang ada, hanya Thanos yang tidak hanya sulit dikalahkan, bahkan mengalahkan para superhero kita semua. Berikut 10 alasan kenapa Thanos merupakan musuh terbaik yang MCU punya selama ini.

Comic Accurate

Thanos di Infinity Gauntlet (Foto: Marvel Comics)
Thanos sangat persis dengan versi buku komiknya dari segala sisi manapun. Bentuk fisiknya yang besar dan berwarna ungu serta memiliki pembawaan yang karismatik. Beberapa hal inilah yang membuat Thanos menjadi seorang villain yang tangguh untuk dikalahkan karena sesuai dengan versi komiknya yang bahkan sudah kuat sekali tanpa kemampuan Infinity Gauntlet.

Memerintah pasukannya secara efektif

Black Order (Foto: Marvel Comics)
Walaupun Thanos sendiri sudah lebih dari cukup untuk melawan beberapa orang yang ingin menghalanginya, Thanos juga orang yang juga sanga strategic. Ia tahu bagaimana mendelegasikan misi dan mengkoordinasikan pasukannya. Track record-nya selama ini di seluruh galaksi, ia masih belum pernah terkalahkan.
ADVERTISEMENT

Thanos menang melawan Avengers

Thanos melawan Avengers (Foto: Marvel Comics)
Infinity War membuktikan bahwa Thanos sendiri sudah lebih dari cukup untuk mengalahkan para anggota Avengers. Pada Thor: Ragnarok, mungkin Hela berada di posisi kedua karena tidak dapat terkalahkan sama sekali, namun somehow Thor menemukan cara untuk mengalahkannya. Inilah yang membuat Thanos berbeda, ia punya rencana, mengeksekusinya, lalu mencapai tujuannya.

Memberikan kesempatan kepada musuhnya

Eitri (Foto: Marvel Studios)
Thanos memang menghapus setengah populasi semesta tanpa ampun, tapi jangan lupakan untuk beberapa orang yang ia berikan kesempatan untuk tidak dibunuh. Ia masih memiliki kehormatan untuk mengampuni beberapa musuhnya. Buktinya, janjinya untuk menukar nyawa Tony Stark dengan Time Stone dipegang teguh oleh Thanos. Padahal, ia bisa saja membunuh Tony Stark dan mengambil Time Stone dalam waktu yang bersamaan.
ADVERTISEMENT

Tidak ada keinginan untuk menguasai dunia

Thanos pensiun (Foto: Marvel Comics)
Tujuan Thanos sejak awal adalah merestorasi keseimbangan semesta. Ia tidak ada keinginan sama sekali mengeksploitasi kekuatan Infinity Stones untuk menguasa semesta ini. Tujuannya yang bisa membunuh dengan berhati dingin ini sesederhana ingin merestorasi keseimbangan supaya menjamin mahluk hidup yang lainnya dapat bertahan hidup.

Dengan mudah mengalahkan siapapun

Thanos melawan Captain Marvel dan Thor (Foto: Marvel Comics)
Tanpa kekuatan Infinity Stones, Thanos bahkan sudah menjadi seseoran yang kuat. Hulk dengan mudahnya dikalahkan oleh adu tinju dari Thanos. Jangan lupa bahwa selama ini Thanos tidak pernah bertarung satu lawan satu, ia selalu dikeroyok oleh para Avengers.

Tulus mencintai Gamora

Thanos dan Gamora (Foto: Marvel Comics)
Thanos memang terlihat kejam membunuh Gamora demi menukarnya dengan Soul Stone. Ini membuktikan bahwa Thanos tulus mencintai Gamora, jika tidak, Thanos tidak akan mendapatkan Soul Stone tersebut. Ia bahkan rela mengorbankan orang yang ia cintai untuk mencapai tujuan mulianya.
ADVERTISEMENT

Honorable

Infinity Gauntlet hancur akibat 'snap' (Foto: Marvel Studios)
Punya sifat tulus mencintai tidaklah cukup, ia juga menghormati musuh-musuhnya. Thanos tidak pernah punya dendam atau niat buruk terhadap Avengers dan teman-temannya. Masalah Thanos kepada mereka adalah karena menghalangi tujuannya selama ini. Thanos bahkan mengatakan menghormati Tony Stark ketika bertemu dengannya.

Tujuannya mulia walaupun menggunakan cara yang mengerikan

Thanos membunuh Iron Man (Foto: Marvel Comics)
Ketika semesta ini tidak sadar bahwa sedang berada di bom waktu dalam kepunahan, Thanos dengan lantangnya berbicara bahwa salah satu solusinya adalah dengan menghapus setengah populasinya agar setengahnya lagi dapat bertahan hidup. Ia rela melakukan segala cara untuk mencapai tujuan ini, tidak peduli dengan apa yang dikatakan orang banyak, ia tetap teguh untuk terus mencapai tujuannya.

Josh Brolin

Josh Brolin (Foto: Wikimedia)
Thanos tidak akan sebaik ini jika tidak diperankan oleh aktor yang hebat. Josh Brolin berhasil membuat Thanos menjadi karakter yang karismatik dan compeling. Ia berhasil mengaduk emosi para penonton dengan membuat alien besar berwarna ungu yang berambisi mengumpulkan Infinity Stones ini terlihat manusiawi.
ADVERTISEMENT
Penulis: Andri
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan