kumparan
5 September 2019 10:00

5 Hal yang Perlu Diingat Sebelum Menonton 'IT: Chapter Two'

Untitled Image
'IT: Chapter Two'
Play Stop Rewatch, Jakarta - Jeda dua tahun, wajar rasanya kalau ada penonton yang sudah lupa dengan beberapa hal yang ada di film IT. Film keduanya ini mengambil latar waktu 27 tahun setelah film pertamanya. Ceritanya sendiri mengharuskan The Loosers Club mengingat kembali memori mereka yang hilang pada masa remaja.
ADVERTISEMENT
Menampilkan teror Pennywise kembali, IT: Chapter Two berdurasi hampir 3 jam. Namun, sayang rasanya kalau waktu 3 jam tersebut diisi dengan kebingungan. Ada baiknya kita pun kembali mengingat hal penting yang terjadi pada film IT agar bisa menikmati kelanjutan kisahnya dalam film ini.
Berikut PSR rangkum semua hal yang perlu diingat sebelum menonton IT: Chapter Two.

The Loosers Club

Untitled Image
The Loosers CLub. (Foto: IMDb)
The Loosers Club adalah sekumpulan remaja yang tinggal di kota Derry. Mereka semua sering di-bully karena dianggap loosers. Grup ini dipimpin oleh Bill Denbrough dan si tomboy, Beverly. Kemudian ada Richie dengan mulutnya yang suka bicara sembarangan, Ben Hanscom si anak baru yang pemalu, Mike Hanlon berkulit gelap nan rendah hati, Eddie Kaspbrak yang terobsesi dengan kebersihan, dan Stan Uris yang paling nervous di antara mereka semua.
ADVERTISEMENT
Masing-masing dari anggota The Loosers Club memiliki masalahnya masing-masing. Ada yang mengalami bully di sekolah, ada yang di-abuse oleh orang tuanya, hingga ada yang mengalami trauma rasa bersalah karena adiknya dibunuh oleh Pennywise.
Singkat cerita, The Loosers Club harus berhadapan dengan Pennywise dan berhasil mengalahkannya. Setelah itu, mereka akhirnya berpisah hingga dewasa.

The Bowers Gang

Untitled Image
The Bowers Gang. (Foto: IMDb)
The Bowers Gang adalah sekumpulan remaja yang sedikit lebih tua dari The Loosers Club dan menghabiskan waktu mereka dengan melakukan kekacauan di Kota Derry, termasuk mengganggu The Loosers Club. Henry Bowers memimpin grup ini dan memiliki anggota bernama Victor Criss, Belch Huggins, dan Patrick Hockstetter.
Ketika suatu waktu mereka mengejar Ben, dalam pencariannya Patrick sampai mencari ke dalam selokan dan di situlah ia bertemu dengan Pennywise yang kemudian dibunuh olehnya. Pennywise jugalah yang bertanggung jawab memengaruhi Henry Bowers untuk membunuh ayahnya yang abusive.
ADVERTISEMENT
Di akhir film, Henry Bowers mengikuti The Loosers Club ke Neibolt Street dan menyerang Mike. Untungnya, Mike berhasil menghindar dan mendorong Henry jatuh ke dalam sumur. Sejak saat itu, nasibnya tidak dijelaskan hingga IT: Chapter Two memberikan kejelasan pada karakter ini.

Pennywise

Untitled Image
Pennywise. (Foto: IMDb)
Musuh utama dari film IT, tidak mungkin kalian bisa lupa dengan karakter ini. Kita tahu kalau Pennywise sudah meneror Derry sejak lama sekali. Setiap 27 tahun, Derry selalu mengalami kejadian aneh.
Pada awal film IT, Pennywise membunuh Georgie, adiknya Bill, yang akhirnya mendorong Bill untuk mencari adiknya yang hilang hingga akhirnya dapat mengalahkan Pennywise.
Kekuatan dari Pennywise adalah memberikan ilusi sesuai dengan ketakutan masing-masing orang. Ia menjadi kuat karena ketakutan setiap orang tersebut malah menambah kekuatannya.
ADVERTISEMENT
Sayangnya, alih-alih membunuhnya, The Loosers Club hanya membuat Pennywise masuk ke dalam hibernasi lebih awal sehingga dirinya sangat berpotensi bangkit 27 tahun kemudian. Plot tersebut adalah awal dari kisah IT: Chapter Two.

Cinta Segitiga

Untitled Image
Beverly dan Bill (Foto: IMDb)
Sebagai satu-satunya perempuan di The Loosers Club, Beverly selalu menjadi sosok yang dikagumi oleh anggota lainnya. Di awal film, Ben memiliki perasaan dengannya. Ben secara sembunyi-sembunyi menuliskan puisi kepadanya dan sayangnya Beverly pikir itu adalah puisi yang ditulis oleh Bill. Perasaan Bill dan Beverly pun bertumbuh seiring berjalannya film ini.
Ketika Beverly tidak sadarkan diri karena ditangkap oleh Pennywise, Bill sedang sibuk fokus mencari Georgie. Ben mencium Beverly untuk membangunkannya dan seketika juga Beverly tersadar kalau puisi itu ditulis oleh Ben, bukan Bill.
ADVERTISEMENT
Tetap saja, film IT diakhiri dengan hubungan romantis antara Bill dengan Beverly. Kemudian, pada IT: Chapter Two, kisah cinta segitiga itu kembali disinggung, termasuk puisi yang ditulis oleh Ben.

Sumpah The Loosers Club

Untitled Image
Sumpah The Loosers Club. (Foto: IMDb)
Setelah mengalahkan Pennywise, Bill meminta The Loosers Club membuat sumpah kalau Pennywise belum mati sepenuhnya, mereka semua akan kembali untuk mengalahkannya. Ini adalah alasan utama kenapa mereka semua kembali ke Derry 27 tahun kemudian walaupun ingatan mereka menghilang secara misterius, kecuali Mike Hanlon.
Mike tetap tinggal di Derry meskipun teman-temannya meninggalkan Derry satu per satu. Ketika Pennywise kembali, Mike adalah orang yang memanggil seluruh anggota The Loosers Club kembali ke Kota Derry.
Menurut Andy Muschietti, Mike jadi semacam orang yang mengumpulkan berbagai macam informasi untuk dapat mengalahkan Pennywise untuk selamanya.
ADVERTISEMENT
Penulis: Andri
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan