Marvel Ubah Standar Film Komedi

Konten Media Partner
12 Agustus 2020 8:06 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Seth Rogen (Foto: IMDb)
zoom-in-whitePerbesar
Seth Rogen (Foto: IMDb)
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Play Stop Rewatch, Jakarta - Seth Rogen, seorang aktor, produser, dan sutradara yang fokus ke dalam dunia komedi menyatakan bahwa Marvel Cinematic Universe (MCU) seperti film Ant-Man dan Thor: Ragnarok merupakan film komedi menyamar sebagai film superhero.
ADVERTISEMENT
Rogen saat ini sedang mempromosikan An American Pickle, film yang mengharuskannya memerankan dua peran sekaligus, sebagai Herschel Greenbaum, seorang imigran yang membeku dengan acar selama 100 tahun dan Ben Greenbaum, cicit dari Herschel yang hidup di era modern sebagai mobile app developer.
Rogen juga mengajak Evan Goldberg sebagai produser, orang yang pernah bekerja sama dengannya pada Sausage Party, This Is The End, Neighbors, dan Good Boys.
Hampir semua film-film tersebut diproduksi dengan dana yang tidak terlalu besar dengan harapan bisa mendapatkan keuntungan dari Box Office. Sayangnya, hanya Neighbors yang mendapatkan kesuksesan, sisanya hanya mendapatkan keuntungan yang cukup.
Ini menggeser cara film komedi dengan budget rendah untuk rilis di platform layanan streaming karena tidak menghasilkan banyak uang dari Box Office.
Thor: Ragnarok (Foto: Marvel)
Akan tetapi, Rogen percaya bukan itu masalahnya. Menurutnya, ada film komedi dengan budget yang lebih besar menyamar sebagai film superhero. Rogen spesifik menunjuk kepada film-film MCU seperti Ant-Man, Deadpool, dan Thor: Ragnarok.
ADVERTISEMENT
Rogen bilang jika ingin membuat film komedi dengan budget besar, mereka akan berkompetisi dengan film-film MCU. Sehingga, mereka perlu mengetahui pasar penonton seperti apa yang ada dan film seperti apa yang perlu mereka buat.
Meskipun sebuah film superhero, Thor: Ragnarok dibuat oleh Taika Waititi yang terbukti kemampuan komedinya lewat film What We Do in the Shadows dan Jojo Rabbit.
Bahkan, film sekelas Captain America: The Winter Soldier dan Civil War yang memiliki narasi serius juga mampu mencampurkan komedi di dalamnya.
Film komedi harus berjuang untuk mendapatkan tempatnya sendiri di pasar industri film seperti sekarang. Dengan kebanyakan orang menonton lewat layanan streaming, film komedi harus dibuat sangat bagus untuk dapat menghasilkan uang.
ADVERTISEMENT
Jika film komedi menampilkan narasi yang mencerminkan kedekatan dengan kehidupan nyata kita, maka film komedi lebih banyak kesempatan untuk berhasil.
Di sisi lain, jika komedi ingin dibuat dengan budget yang besar, maka mereka harus menyadari bahwa mereka akan bersaing dengan MCU.