Misbar Jakarta, Layar Tancap Versi Kaum Milenials
Play Stop Rewatch, Jakarta - Jika kalian pernah melihat drive-in-theatre pada film hollywood yang kalian tonton atau swiming pool cinema yang sering dilakukan di barat. Di Indonesia sendiri juga sebenarnya memiliki budaya yang tidak kalah menarik dari mereka, yakni layar tancap.
Melihat sudah hilangnya budaya tersebut di kota-kota besar, Putra Adyasa, Project Officer dari Misbar Jakarta tergerak untuk melanjutkan budaya tersebut. Misbar Jakarta bergerak di bidang movie experience cinema di mana konsepnya membawa cinema ke luar ruangan, tidak jauh berbeda dengan budaya layar tancap.
Misbar Jakarta membawa pengalaman layar tancap tersebut dengan gaya yang lebih millennials. Awalnya, Misbar ingin menggunakan konsep drive-in-theatre. Karena keterbatasan luasan tanah di daerah Jakarta dan sekitarnya, maka dari itu Misbar mengubah konsepnya menjadi Rooftop Cinema.
Rooftop Cinema ini sendiri diadakan di bulan Februari 2019 pada JSCHive. Acara tersebut berjalan seminggu sekali pada hari Sabtu setiap minggunya. Tidak hanya menonton film saja, setelah acara diadakan karaoke bersama untuk mencairkan suasana.
Putra Adyasa mengatakan bahwa ia ingin acara ini bisa menjadi wadah untuk short filmmaker bisa memamerkan karyanya di sini. Terlepas short film atau feature lenght movie, semua film yang ditampilkan harus sesuai dengan anak muda.
"Ekspetasinya adalah penonton ingin memberikan testimoni, ternyata asyik juga nonton layar tancap"
Melihat acara ini berlangsung di luar ruangan, kendala yang tidak bisa dihindari adalah ketika terjadinya hujan. Walaupun terjadi hujan, Misbar sudah menyiapkan alternatif lain dengan mempersiapkan indoor screening. Nyatanya, walaupun hujan, penonton tetap antusias untuk menonton hanya dengan perlengkapan jas hujan yang disediakan panitia (adv).
"Kita lebih menekankan (kepada mereka), experience-nya emang gini, customer bisa tau (kalau) emang ini state of the art-nya Misbar"
Penulis: Andri
