2 Daerah Pemakaman Mayat di Dalam Gua-Gua Batu
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pemakaman mayat di dalam gua-gua batu terdapat di daerah Tana Toraja dan Toraja Utara. Pemakanan mayat di dalam gua-gua tersebut terletak di pegunungan yang menjadi pusat wisata unggulan di Sulawesi Selatan.
Pemakaman ini juga dijadikan sebagai tradisi masyarakat Toraja, sehingga biasanya masyarakat Toraja seringkali meletakkan mayat-mayat atau orang yang sudah meninggal ke dalam daerah tersebut dan dijadikan sebagai tradisi umum.
Pemakaman Mayat di Dalam Gua-Gua Batu Terdapat di Daerah Tana Toraja
Dikutip dari situs eprints.unm.ac.id, pemakaman mayat di dalam gua-gua batu terdapat di daerah Sulawesi Selatan. Daerah yang dijadikan pemakaman di dalam gua-gua yaitu di Tana Toraja dan Toraja Utara.
Pemakaman yang dijadikan sebagai tradisi masyarakat Toraja yakni dijadikan sebagai situs wisata umum. Salah satu situs wisata yang terdapat pemakaman tersebut yaitu Gua Londa, yang berada di perbatasan daerah Makale dan Rantapeo.
Namun, untuk bisa mencapai ke lokasi tersebut, pengunjung akan menempuh perjalanan selama 6 jam dari Kota Makassar. Ketika pengunjung memasuki kawasan wisata, maka akan disambut oleh gapura-gapura klasik dengan berbagai sisi yang dihiasi oleh ukiran khas Toraja.
Di bagian tengah dalam kawasan gua terdapat patung kepala kerbau dengan adanya tanduk yang menjuntai. Wisata Gua Londa tersebut merupakan kawasan pemakaman Suku Toraja yang tempatnya terdiri dari kuburan baru sebagai tempat penyimpanan mayat.
Gua Londa merupakan tempat wisata pemakaman yang dikhususkan bagi leluhur Toraja dan untuk keturunannya. Bahkan konon jauh sebelum Agama Islam dan Protestan masuk ke Indonesia, Tana Toraja sudah mengenal kepercayaan nenek moyang yang dijadikan sebagai tradisi hingga sekarang.
Namun, ada banyak alasan dan latar belakang mengapa mayat-mayat di Tana Toraja harus dimakamkan di dalam gua-gua dan liang bukit. Alasan yang digunakan di antaranya sedang menunggu kerabat yang sedang merantau dan membiarkan keluarga agar bisa menunjukkan kasih sayang kepada jenazah.
Bahkan alasan utamanya yaitu menunggu biaya yang cukup untuk melaksanakan upacara rambu solo, atau upacara adat yang digunakan untuk mengantarkan jenazah ke alam.
Demikian merupakan penjelasan dari pemakaman mayat di dalam gua-gua batu terdapat di daerah Tana Toraja dan Toraja Utara. (Sis)
Baca juga: Rasa Tanggung Jawab terhadap Sikap Beriman kepada Hari Akhir