5 Puisi Bertema Sumpah Pemuda yang Menginspirasi Generasi Muda
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puisi bertema Sumpah Pemuda yang menginspirasi generasi muda menjadi salah satu cara untuk mengenang semangat perjuangan para pemuda dalam mempersatukan bangsa Indonesia.
Peringatan Sumpah Pemuda bukan sekedar mengenang peristiwa bersejarah pada 28 Oktober 1928, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya kontribusi pemuda bagi bangsa. Semangat yang diwariskan para pemuda terdahulu dapat dituangkan dalam karya sastra yang menyentuh hati dan membangkitkan motivasi.
5 Puisi Bertema Sumpah Pemuda yang Menyentuh Hati
Berikut adalah deretan puisi bertema Sumpah Pemuda menjadi salah satu bentuk karya sastra yang menggambarkan semangat persatuan, perjuangan, dan kecintaan terhadap tanah air, dikutip dari laman id.scribd.com.
Melalui rangkaian kata yang penuh makna, puisi-puisi ini mengajak pembaca untuk mengenang perjuangan para pemuda dalam menyatukan bangsa Indonesia pada 28 Oktober 1928.
Puisi 1 - Sumpah Pemuda
Sumpah Pemuda telah tercanangkan
28 Oktober adalah harinya
Di mana semua unsur negeri menjadi satu
Satu kesatuan… bangsa Indonesia
Satu nusa, satu bangsa, satu bahasa
Ya… INDONESIA
Di situlah bahasa Melayu berubah nama
Menjadi bahasa Indonesia yang kita ketahui saat ini
Bahasa Indonesia seiring waktu makin berkembang
Menjadi bahasa nan mandiri, mulailah terpisah
Namun akar tetaplah sama dengan serumpun
Hanya nama dan sejarah yang memisahkan
Namun di balik kerudung banggaku
Aku masih menyimpan segenggam duka
Semakin berkembang bahasa persatuanku
Namun semakin hancurlah dia….
Serbuan-serbuan kosakata dari bahasa adikuasa
Makin mencabik-cabik bahasaku
Makin kacau balau bahasaku
Jangan sampailah bahasaku hilang….
Zaman memang tak bisa dihalang
Namun kapankah kita sebangga Prancis pada bahasanya?
Masih malukah kita dengan bahasa kita sendiri?
Kapankah kita menganggap bahasa Indonesia sebagai kebanggaan?
Itu yang patut dipertanyakan pada setiap anak bangsa
Anak bangsa yang merasa dirinya bangsa Indonesia….
Mana semangat Sumpah Pemuda itu, kawan?
Apakah hanya sebagai pemanis bibir belaka?
Bahasa menunjukkan bangsa
Banggalah kita dengan bahasa kita
Bahasa pemersatu ratusan suku di tanah air tercinta
Bahasa Indonesia…
Puisi 2 - Pahlawanku
Pahlawanku..
Aku bangga padamu..
Kau rela mengorbankan nyawamu melawan banyaknya penjajah yang datang ke tanah air ini
Demi membela tanah air yang kau cintai.
Pahlawanku..
Kau melawan
Kau menyerang
Tak gentar dengan perlawanan yang mereka berikan
Pahlawanku..
Sungguh banyak jasa-jasamu pada negara ini
Sungguh banyak yang telah kau berikan bagi negara ini
Pahlawanku, kau pantang menyerah
Pahlawanku.
Bukan hanya yang tua..
Tetapi yang muda pun ikut berperang melawan para penjajah
Para pahlawan mudaku
Demi menghormati jasa-jasamu pada negara ini
Kami buatkan hari yang istimewa untukmu
Hari Sumpah Pemuda
Hari di mana kau bersumpah mempertahankan Indonesia
Tanggal 28 Oktober, itulah hari Sumpah Pemuda
Sekali lagi..
Kami sebagai bangsa Indonesia
Bangga padamu, wahai Pahlawanku
Kusulam bendera merah putih dengan benang
Puisi 3 - Sumpah Pemuda
Merah yang berani, putihnya yang suci
Tanggal 28 Oktober haruslah dikenang
Sebagai masa bangsa-bangsa jadi satu jati diri
Gunung Talang, Gunung Kelimutu
Jaraknya jauh tapi sama berapinya
28 Oktober berbagai suku menyatu
Jadi satu, yakni bangsa Indonesia
Tanah Riau terkenal gurindam dua belas
Tanah Jawa terkenal seni wayangnya
Bersatu dari barat-timur menolong tertindas
Demi mewujudkan bangsa yang dicita-cita
Hutan lebat melimpah rusa
Melihat mereka mengundang rindu
Bahasa mencerminkan bangsa
Dengan bahasa marilah kita berpadu
Siti Aisyah menenun perca
Disusun-susunnya menjadi kain nan indah
Janganlah persatuan ini binasa
Jangan karena ego bangsa kita terpecah
Puisi 4 - Pemuda Harapan Bangsa
Hatiku bergetar ketika kudengar
Bait-bait Sumpah Pemuda terbacakan
Begitu tulus dan penuh semangat membara
Para pemuda berjuang untuk tanah air Indonesia
Mereka tak gentar dengan senjata tajam dan tembakan yang menghadang
Mereka kuatkan tekad
Bulatkan semangat untuk bangsa dan negara
28 Oktober 1928
84 tahun yang lalu, bahkan saat kita belum terlahir
Semangat pemuda terus membara
Untuk menyatukan tanah air Indonesia
Untuk menyatukan bahasa Indonesia
Untuk menyatukan bangsa Indonesia
Pemuda Harapan Bangsa
Tonggak perjuangan kini berada di tangan kita
Singsingkan lengan baju kita
Lanjutkan perjuangan para pemuda
Untuk terus mempertahankan kemerdekaan
Memajukan bangsa dan menjaga nama baik Indonesia di mata dunia
Puisi 5 - Indonesia Berjaya
Di alam kemerdekaan ini
Dalam mengisi cita-cita dan masa depan
Mari kita singsingkan lengan
Sebagai semangat generasi yang cerdas
Sebagai penerus bangsa
Kita diingatkan
Dalam hari Sumpah Pemuda 28 Oktober
Tugas ini berada di pundak pemuda-pemudi
Lewat alam pendidikan
Yang mencerdaskan kehidupan
Demi cita-cita masa depan
Indonesia Berjaya.
Itulah deretan puisi bertema Sumpah Pemuda yang juga menyampaikan pesan mengenai pentingnya menjaga bahasa Indonesia, menghargai jasa para pahlawan, serta meneruskan perjuangan generasi terdahulu demi masa depan bangsa. (Idaf)
Baca juga: Tiga Hasil Sidang PPKI pada Tanggal 18 Agustus 1945 dalam Sejarah Indonesia