7 Orang Dapat Menyelesaikan Suatu Pekerjaan dalam 6 Hari, Ini Cara Menghitungnya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

7 orang dapat menyelesaikan suatu pekerjaan dalam 6 hari merupakan informasi yang dapat digunakan untuk memahami hubungan antara jumlah pekerja dan waktu pengerjaan.
Dalam soal Matematika, kedua hal tersebut saling berkaitan karena perubahan jumlah tenaga kerja dapat mempngaruhi lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan. Hubungan ini dapat dihitung menggunakan konsep perbandingan berbalik nilai.
Soal Matematika: 7 Orang Dapat Menyelesaikan Suatu Pekerjaan dalam 6 Hari
Dalam soal Matematika, pernyataan 7 orang dapat menyelesaikan suatu pekerjaan dalam 6 hari. Untuk menentukan jumlah pekerja yang dibutuhkan apabila waktu pengerjaan berubah, langkah pertama adalah menghitung total beban pekerjaan.
Setelah itu, hasilnya digunakan untuk mengetahui jumlah tenaga kerja berdasarkan waktu penyelesaian yang ditentukan.
Pertama, hitung total pekerjaan berdasarkan jumlah pekerja dan waktu pengerjaan yang tersedia. Jika 7 orang menyelesaikan pekerjaan dalam 6 hari, perhitungannya adalah:
7 × 6 = 42 orang-hari.
Hasil tersebut menunjukkan bahwa beban pekerjaan setara dengan 42 orang yang bekerja selama satu hari. Dengan kata lain, apabila pekerjaan dilakukan oleh satu orang saja dengan kemampuan yang sama, waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikannya adalah 42 hari.
Jika ditanya berapa orangkah yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan itu dalam setengah hari, maka setengah hari dapat ditulis sebagai 1/2 hari.
Dalam penjelasan akun YouTube Utak Atik Otak, perhitungannya menggunakan rumus: Jumlah pekerja = Total pekerjaan ÷ Waktu pengerjaan
= 42 ÷ 1/2
= 42 × 2
= 84 orang.
Jadi, jumlah pekerja yang dibutuhkan adalah 84 orang. Perhitungan tersebut mengasumsikan setiap pekerja memiliki kemampuan dan produktivitas yang sama serta dapat mengerjakan tugas secara bersamaan.
Perhitungan tersebut menggunakan konsep perbandingan berbalik nilai atau berbalik harga. Perbandingan berbalik nilai adalah hubungan antara dua besaran yang perubahannya saling berlawanan. Ketika nilai salah satu besaran meningkat, nilai besaran lainnya akan menurun, begitu pula sebaliknya.
Pada contoh ini, jumlah pekerja berbanding terbalik dengan waktu pengerjaan. Semakin banyak orang yang mengerjakan pekerjaan dengan beban yang sama, semakin sedikit waktu yang diperlukan untuk menyelesaikannya.
Sebaliknya, semakin sedikit jumlah pekerja, semakin lama waktu yang dibutuhkan. Konsep ini berbeda dengan perbandingan senilai. Dalam perbandingan senilai, kedua besaran mengalami perubahan searah.
Contohnya adalah jarak yang ditempuh dan jumlah bensin yang diperlukan. Semakin jauh jarak perjalanan, semakin banyak bensin yang dibutuhkan dengan kondisi penggunaan yang sama.
7 orang dapat menyelesaikan suatu pekerjaan dalam 6 hari merupakan contoh soal yang dapat diselesaikan menggunakan perbandingan berbalik nilai. Hubungan antara jumlah pekerja dan waktu pengerjaan menjadi dasar dalam menentukan kebutuhan tenaga kerja.
Berdasarkan langkah perhitungan tersebut, jumlah pekerja yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan dalam setengah hari adalah 84 orang. (Rahma)
Baca juga: Soal Matematika Kelas 1 SD Penjumlahan dan Pengurangan Bersusun