Konten dari Pengguna

9/20 Diubah Menjadi Pecahan Desimal, Begini Cara Menghitungnya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi menghitung 9/20 diubah menjadi pecahan desimal. Foto: Unsplash.com/Antoine Dautry
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menghitung 9/20 diubah menjadi pecahan desimal. Foto: Unsplash.com/Antoine Dautry

Salah satu bentuk pecahan yang dapat ditemui dalam soal latihan Matematika adalah 9/20 diubah menjadi pecahan desimal.

Dalam pelajaran matematika, pecahan digunakan untuk menyatakan bagian dari suatu keseluruhan dengan nilai yang lebih kecil atau lebih besar dari satu.

Kemampuan mengubah bentuk pecahan membantu siswa memahami hubungan antara pembagian, nilai tempat, dan penulisan angka desimal.

Soal Matematika: 9/20 Diubah Menjadi Pecahan Desimal

Ilustrasi menghitung 9/20 diubah menjadi pecahan desimal. Foto: Unsplash.com/Karina Syrotiuk

Dikutip dari cuemath.com, berikut adalah cara menghitung 9/20 diubah menjadi pecahan desimal menggunakan operasi pembagian.

Pecahan tersebut terdiri atas angka 9 sebagai pembilang dan angka 20 sebagai penyebut. Untuk mengubahnya menjadi desimal, pembilang dibagi dengan penyebut sehingga diperoleh nilai dalam bentuk angka yang menggunakan tanda koma dalam penulisan Indonesia.

Langkah pertama adalah menuliskan pecahan 9/20 sebagai operasi pembagian, yaitu 9 ÷ 20. Karena angka 9 lebih kecil daripada 20, hasil pembagian akan berupa bilangan kurang dari satu.

Agar pembagian lebih mudah dilakukan, angka 9 dapat ditulis sebagai 9,00 tanpa mengubah nilainya. Penambahan angka nol di belakang bilangan desimal tidak mengubah besar bilangan tersebut.

Selanjutnya, 9,00 dibagi dengan 20. Angka 20 tidak dapat membagi 9 menjadi bilangan bulat positif, sehingga hasil pembagian dimulai dengan angka 0 sebelum tanda koma.

Setelah 9 diubah menjadi 90 persepuluh, angka 20 dapat masuk ke dalam 90 sebanyak 4 kali, sebab 20 × 4 = 80. Sisa pembagian pada tahap ini adalah 10.

Sisa 10 kemudian diturunkan ke nilai tempat berikutnya sehingga menjadi 100. Angka 20 dapat masuk ke dalam 100 sebanyak 5 kali karena 20 × 5 = 100.

Tidak ada sisa setelah pembagian tersebut selesai. Hasil akhirnya adalah 0,45 dalam penulisan desimal Indonesia, atau 0.45 dalam format yang menggunakan titik sebagai pemisah desimal.

Hasil tersebut juga dapat diperiksa melalui perkalian balik. Jika 0,45 dikalikan dengan 20, hasilnya adalah 9. Perhitungan ini membuktikan bahwa nilai desimal tersebut setara dengan pecahan awal, yaitu 9/20.

Cara lain untuk memahaminya adalah mengubah penyebut menjadi 100. Pembilang dan penyebut pecahan 9/20 sama-sama dikalikan 5 sehingga menghasilkan 45/100. Pecahan tersebut berarti 45 perseratus, yang ditulis sebagai 0,45 dalam bentuk desimal.

P pecahan 9/20 setara dengan 45/100 dan memiliki nilai desimal yang sama, yaitu 0,45. Cara ini dapat digunakan untuk mengubah pecahan lain menjadi desimal dengan menyesuaikan penyebutnya menjadi 10, 100, atau 1.000.

Dengan memahami pembagian dan perubahan penyebut, proses konversi pecahan dapat dilakukan secara lebih teratur. Jadi, hasil 9/20 diubah menjadi pecahan desimal adalah 0,45, yang setara dengan 45/100. (Suc)

Baca Juga: FPB dari 28 84 dan 96 dalam Matematika, Ini Cara Menghitung dan Jawabannya