Apa Itu Chalant dan Nonchalant? Arti, Perbedaan, dan Contohnya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa itu chalant dan nonchalant? Istilah yang menggambarkan dua sikap yang berlawanan khususnya dalam menunjukkan emosi, kepedulian, dan antusiasme.
Dalam artikel “To be Nonchalant or Chalant” yang dikutip dari www.rhsecho.com, nonchalant artinya bersikap santai, tenang, dan tidak menunjukkan kecemasan, ketertarikan, atau antusiasme. Dan, chalant sebaliknya.
Apa Itu Chalant dan Nonchalant dalam Kaitannya dengan Emosi
Dalam penggunaan di media sosial, apa itu chalant dan nonchalant maknanya berkembang menjadi lebih ekstrem. Seseorang dianggap nonchalant ketika ia terlihat sangat cuek, tidak peduli, dan tidak menunjukkan perasaan.
Misalnya, seseorang sebenarnya sangat ingin mendapatkan nilai yang bagus, tetapi ketika ditanya tentang ujiannya ia menjawab “Ah, terserah. Aku nggak peduli.”
Padahal sebenarnya ia sangat peduli. Sikap seperti ini dapat muncul karena seseorang ingin terlihat “cool” atau tidak terlalu peduli dengan apa pun.
Berbeda dengan istilah nonchalant, chalant dalam bahasa slang di media sosial digunakan untuk menggambarkan seseorang yang terbuka dalam menunjukkan emosi dan kepeduliannya.
Orang yang chalant tidak takut menunjukkan bahwa dirinya merasa senang, sedih, bersemangat, khawatir, tertarik, atau peduli terhadap sesuatu.
Contohnya, ketika mendapatkan nilai bagus, seseorang tidak malu untuk mengatakan: “Aku senang sekali! Aku sudah belajar keras untuk ujian ini.”
Dalam konteks hubungan, seseorang yang chalant juga tidak berusaha untuk menyembunyikan ketertarikannya. Apabila menyukai seseorang, ia dapat menunjukkan perhatian dan mengungkapkan perasaannya secara wajar.
Contoh sikap Nonchalant dalam kehidupan sehari-hari dalam belajar misalnya “Aku nggak belajar kok. Kalau nilainya jelek ya sudah.” sedangkan orang yang bersifat Chalant “Aku benar-benar ingin dapat nilai bagus, jadi tadi malam aku belajar.”
Menjadi nonchalant itu tidak selalu buruk. Sikap tenang dan tidak mudah panik justru bisa menjadi hal positif. Masalahnya hanya ketika nonchalant artinya sengaja menekan atau menyembunyikan emosi agar terlihat keren, kuat, atau tidak peduli.
Tekanan untuk selalu terlihat nonchalant cukup kuat di kalangan anak muda saat ini. Ada siswa yang sebenarnya pandai matematika namun berpura-pura tidak mampu karena takut dianggap terlalu serius oleh lainnya.
Ada juga yang sengaja tidak mengerjakan tugas agar tampak tidak peduli dengan sekolah.
Sebaliknya, menjadi chalant artinya memberikan ruang bagi diri sendiri untuk peduli, bersemangat, menunjukkan perasaan, dan menjadi versi terbaik diri sendiri.
Apa itu chalant dan nonchalant? Dalam penggunaan istilah modern ini, keduanya merupakan bahasa slang yang sebagai berkebalikan. Keduanya bukan kata bahasa Inggris baku dan penggunaannya bisa beragam di kalangan pengguna media sosial. (Win)
Baca juga: Personal Best adalah Apa? Simak Penjelasannya di Sini