Konten dari Pengguna

Apa itu Cowok Avoidant Attachment Style? Ini Dampaknya Bagi Mental

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Apa itu Cowok Avoidant. Unsplash.com/Usman Yousaf
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apa itu Cowok Avoidant. Unsplash.com/Usman Yousaf

Apa itu cowok avoidant attachment style? Cowok dengan avoidant attachment style cenderung merasa tidak nyaman dengan kedekatan emosional.

Laki-laki seperti ini sangat menghargai kemandirian dan tergolong sulit membuka diri atau mengandalkan orang lain dalam hubungan.

Namun, laki-laki dengan sifat avoidant attachment tidak berarti seseorang yang tidak bisa mencintai, tidak membutuhkan hubungan, atau tidak ingin memiliki pasangan. Ada hal-hal lain yang harus dipahami soal sifat ini.

Apa itu Cowok Avoidant Attachment Style? Ini Penjelasannya

Ilustrasi Apa itu Cowok Avoidant. Unsplash.com/Patrick Daley

Apa itu cowok avoidant attachment style? Menurut health.clevelandclinic.org, avoidant attachment style adalah salah satu pola keterikatan yang tergolong tidak aman (insecure attachment).

Ciri utama pola keterikatan ini adalah ketidaknyamanan yang kuat terhadap emosi, kebutuhan tinggi untuk mandiri, dan sulit merasa dekat dengan orang lain.

Dalam konteks sifat dalam diri seorang laki-laki, ia mungkin sebenarnya menyayangi pasangannya.

Namun di situasi tertentu saat hubungan mulai semakin serius, atau pasangan ingin membicarakan perasaan secara mendalam. Laki-laki itu justru merasa tidak nyaman dan malah mengambil jarak.

Beberapa ciri-ciri perilaku yang dapat terlihat pada laki-laki dengan sifat ini antara lain:

  • Lebih mengedepankan kemandirian daripada keterbukaan emosional

  • Sulit untuk mengungkapkan perasaan dan kebutuhannya

  • Cenderung mengandalkan diri sendiri saat menghadapi masalah emosional dalam hubungan

  • Merasa tidak nyaman saat pasangannya terlalu dekat

  • Menarik diri di saat hubungan terasa semakin intim

  • Sulit untuk mempercayai orang lain dalam hal emosional

  • Lebih nyaman menunjukkan perhatian dengan tindakan atau pemberian daripada kata-kata dan percakapan emosional

Laki-laki dengan avoidant attachment style bukan berarti tidak punya perasaan. Justru laki-laki ini menekankan bahwa seseorang dengan pola ini tetap dapat merasakan cinta dan menginginkan hubungan yang dekat.

Masalahnya adalah pada cara menghadapi kedekatan dan mengekspresikan emosi. Pola ini sering berkaitan dengan pengalaman masa lalu di saat anak-anak.

Misalnya, seorang laki-laki yang tumbuh di lingkungan yang kurang memberi ruang untuk mengekspresikan diri, pernah diabaikan dalam keluarganya, atau terbiasa menganggap bahwa menunjukkan emosi adalah sesuatu yang salah.

Pola avoidant tidak selalu terbentuk sejak kecil, ada juga pengalaman traumatis seperti hubungan yang buruk, atau pengalaman interpersonal yang menyakitkan.

Hal tersebut juga dapat membuat seseorang yang sebelumnya memiliki keterikatan aman menjadi memilih menarik diri dalam hubungan.

Memperbaiki avoidant attachment untuk kesehatan mental cukup penting. Karena dapat membantu seseorang mengembangkan hubungan yang lebih sehat dan meningkatkan kesejahteraan emosional.

Proses memperbaikinya dapat memberikan beberapa manfaat untuk meningkatkan kesadaran terhadap emosi.

Seseorang dapat belajar mengenali apakah dirinya sedang kecewa, frustrasi, takut, sedih, atau marah, daripada menganggap semua emosi sekadar merasa tidak enak.

Setelah mengetahui emosi dan pemicunya, seseorang harus belajar meresponsnya daripada otomatis menghindar atau menekan emosi tersebut.

Belajar meningkatkan kemampuan berkomunikasi dengan mengungkapkan perasaan dan kebutuhan kepada orang lain dengan jelas.

Selain itu, bantuan terapis juga diperlukan apabila seseorang merasa pola ini sudah sangat mengganggu hubungan.

Terapi bisa membantu seseorang memahami emosi, mengenali pemicu, membangun self-awareness, dan secara bertahap belajar mengekspresikan kebutuhan dan perasaan.

Apa itu cowok avoidant attachment style? Laki-laki dengan pola ini mungkin menginginkan hubungan dan mampu mencintai, namun tidak nyaman dengan kedekatan emosional tertentu. Pola ini bisa diubah bertahap apabila memang ingin membangun hubungan yang sehat. (Win)

Baca juga: Apa Itu PNP Motor? Cari Tahu Pengertian dan Kegunaannya di Sini